Di awal tahun 2020 ini, warga dunia digegerkan dengan penyebaran virus yang ganas. Virus corona namanya, disebut-sebut datang dari Wuhan, Cina dan penyebarannya yang sangat mudah. Bagaimana Virus Corona Penyebaran dan Penanganannya?

Virus Corona 

Masyarakat tampak khawatir dan panik dengan adanya virus corona ini. Otoritas Cina bahkan sampai menetapkan larangan keluar rumah atau daerah tempat tinggal kepada masyarakat China. Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran lebih luas ke berbagai daerah. Selain itu otoritas China juga membangun dua rumah sakit ‘kilat’ khusus pasien virus corona.



Kedua rumah sakit itu adalah RS Houshenshan, yang ditargetkan beroperasi pada 3 Februari 2020 dengan 1.000 tempat tidur, dan RS Leishenshan yang dijadwalkan beroperasipada 5 Februari 2020 dengan 1.300 tempat tidur.

Mudahnya virus ini menyebar menunjukkan banyaknya warga yang dinyatakan positif corona. Akibatnya, hampir seluruh dunia meningkatkan pengecekan kesehatan terhadap pendatang dari luar negeri untuk menghindari penyebaran virus corona di luar Cina.

Phiradio merangkum beberapa hal yang penting untuk diketahui dari virus corona.

Virus Corona Penyebaran dan Penanganannya

Apa itu virus corona?

Virus corona disebut sebagai kelompok virus yang menyerang manusia oleh otoritas Cina dan World Health Organization. Diketahui sebanyak enam di antaranya sudah diketahui sebelum kemunculan virus corona baru di Wuhan.

Virus corona menyerang ke sistem pernapasan manusia. Virus corona menjadi berbahaya ketika masuk kedalam paru-paru, yang selanjutnya dapat merusak fungsi paru-paru. Penyakit ini dikenal sebagai pneumonia, yaitu peradangan akibat  virus era mikro organisme.

Ketika paru-paru mulai rusak fungsinya, proses pertukaran oksigen menjadi sulit dan menyebabkan kesulitan serta kegagalan napas bagi pengidapnya.

Gejala virus corona dan tindaklanjutnya

Gejala virus corona baru bisa dilihat setelah masa inkubasinya yang berlangsung selama dua sampai 14 hari. Diketahui gejala virus corona cukup umum dan mirip dengan  flu, yaitu bersin, batuk, flu disertai demam. Infeksi yang lebih parah, yaitu ketika virus corona sudah masuk ke dalam paru-paru, gejalanya akan menunjukkan gangguan pernapasan.

Ketika gejala-gejala yang disebutkan mulai terasa, penanganan paling tepat dan efektif adalah memeriksakan diri kedokter. Selain itu istirahat cukup, konsumsi makan bergizi dan suplemen dapat meningkatkan daya tahan tubuh terhadap virus.

Menjaga daya tahan dan kekebalan tubuh menjadi penting agar tubuh kita tidak mudah terinfeksi dengan virus.

Penyebaran virus corona

Virus dapat menyebar melalui udara bebas yang kemudian terhidup  lewat hidung dan mulut, hingga akhirnya masuk kesaluran napas atas, tenggorokan, dan paru-paru. Virus corona sendiri memiliki sifat host specific, yaitu menyebar dari manusia kemanusia dengan penularan langsung. Contohnya melalui bersin atau batuk.

Mencegah penyebaran virus korona

Para ahli kesehatan mengimbau untuk tidak melakukan kontak langsung dengan  orang  yang positif terinfeksi virus. Dianjutkan juga untuk selalu mencuci tangan dengan sabun atau pembersih tangan yang  mengandung alkohol. Selain itu, penggunakan  masker wajah juga menjadi keharusan, termasuk menutup mulut saat bersin atau batuk.

 

Chat Bersama Kami
Read previous post:
inovasi sedotan dari tanaman rawa
Inovasi Sedotan Dari Tanaman Rawa

dua-warga-indonesia-positif-corona
Dua Warga Indonesia Positif Virus Corona

ranu-manduro-ditutup
Sempat Viral, Ranu Manduro Kini Ditutup

Close