Keren, Motor Listrik Nusa Khatulistiwa Made In Indonesia. Produsen sepeda motor listrik lokal, Nusa, akan merilis tiga produk sekaligus dalam waktu dekat ini. Satu di antaranya adalah sepeda motor listrik model sport Nusa Khatulistiwa (K Series).

Motor Nusa akan diproduksi di dalam negeri, mulai desain, sasis dan komponen lainnya. Sementara komponen yang masih didatangkan dari luar negeri dengan status impor adalah baterai dan motor listrik.

Motor listrik baru asal Indonesia, Nusa Khatulistiwa mulai diperkenalkan di Tanah Air. Perusahaan merilis model kendaraan roda dua tanpa emisi dengan konsep sport.

Keren, Motor Listrik Nusa Khatulistiwa Made In Indonesia

Nusa menawarkan dua varian pada K_Series. Pertama adalah varian Basic yang memiliki kecepatan puncak 150 km per jam dan TooFast yang bisa digeber hingga 200 km per jam.

Varian Basic didukung baterai Lithium Ion Cell 10 kWh dengan jarak tempuh 180 km dalam sekali pengisian daya. Sedangkan TooFast menggunakan baterai Lithium Ion Cell 14 kWh yang sanggup digunakan untuk berkendara hingga 250 km dalam sekali pengisian daya.

Lantas, berapa harga yang ditawarkan bisa memboyong sepeda motor listrik sport ini ke rumah?

Nusa Khatulistiwa varian Basic ditawarkan dengan harga Rp 140 juta. Sedangkan TooFast dibanderol Rp 180 juta. Produsen menawarkan full customize untuk warna body, jok motor, speed, baterai, rem, dan roda.

Meski pabrikan raksasa otomotif Indonesia seperti Honda, Yamaha, Suzuki, Kawasaki dan lain-lainnya, belum ‘panas’ memperkenalkan motor listrik, hal ini tidak berlaku untuk para industri otomotif dalam negeri. Kali ini masyarakat Indonesia bakal memiliki pilihan baru motor listrik yang disapa ‘Nusa’.

Sebagai catatan Nusa Motors didirikan kurang lebih 2 tahun yang lalu, tepatnya di awal pandemi. Proses pengembangan memang di mulai di awal tahun 2020, tetapi ide, riset serta mencari talenta-talenta muda yang bisa terlibat di dalamnya, kurang lebih sudah digagas lebih dari 5 tahun. Akhirnya pada tahun ini diputuskan untuk mengambil nama Nusa yang memiliki arti Tanah Air.

Nusa didirikan Domex Mandey yang menjadi CEO dan Tomi Gunawan sebagai CIO (Chief Innovation Officer). Walaupun Domex tidak memiliki pengalaman dalam industri otomotif, tetapi dia sudah berkecimpung di dunia teknologi kurang lebih 20 tahun, memulai karirnya sebagai juru masak di salah satu restoran di Australia hingga terakhir berkesempatan untuk memimpin perusahaan teknologi besar asal Korea, Kakao Corp sebagai Chief Evangelist Officer di Indonesia yang sebelumnya mengakuisisi aplikasi Path yang sempat terkenal di awal era media sosial dan aplikasi Kakao Talk, Domex juga dipercaya untuk menjadi penasehat di perusahaan-perusahaan teknologi baik dalam negeri dan luar negeri.

Sedangkan Tomi Gunawan, sosok yang cukup senior di dunia otomotif dengan pengalaman lebih dari 20 tahun dan sudah memulai suatu bengkel sejak 1995, pertama kali menerima pesanan pengecatan helm milik temannya. Pesanan pertamanya itu pun hanya dihargai Rp 5.000 saja kini bengkel Tomi Airbrush cukup menjadi acuan dalam dunia modifikasi otomotif khususnya airbrush.

Keren, Motor Listrik Nusa Khatulistiwa Made In Indonesia

Motor listrik Nusa

Motor listrik Nusa Foto: Doc. Nusa Motors

“Bagi saya, Nusa adalah suatu titik awal di mana dua orang pemuda dengan segala keterbatasannya berani menantang ketidakmungkinan menjadi mungkin, banyak orang bermimpi tapi jarang yang tersadar untuk memulai dan membangun. Nusa kami bangun untuk menjadikan suatu titik baru dari industri otomotif yang didirikan oleh dua anak bangsa Indonesia untuk menjelajahi Dunia,” ujar Domex.

“Industri Otomotif berada di puncak perubahan besar yang mengandalkan penggerak listrik. Kami percaya bukan hanya produk dan teknologi yang harus berubah, tetapi bagaimana orang menggunakan produk ini dan seluruh pengalaman mengendara yang berbeda. Keterbatasan kami menjadikan semangat untuk menjadi lebih, mungkin sekarang tidak menjadikannya tercepat atau terhemat, tetapi kami yakin untuk lebih bersemangat untuk mengembangkan sebuah produk inovasi yang sebelumnya tidak mungkin menjadi mungkin,” Tomi menambahkan.

Keren, Motor Listrik Nusa Khatulistiwa Made In Indonesia

Saat ini Nusa motors memperkenalkan 3 Electric Sport Motorcycle dengan nama Nusa Khatulistiwa (K_Series), Sepeda Listrik Nusa 2XR (Rigid non Shock Suspension), dan Sepeda Listrik Nusa 2XL (with Shock Suspension).

“Motor listrik bebek tergolong banyak alias hampir red ocean, kami lebih memilih untuk membikin pasar niche kami sendiri di kategori premium seperti Tesla tapi kendaraan roda dua. Motor bebek yang banyak beredar di Indonesia juga tergolong whitelabel, kami bersyukur dengan keterbatasan kami, bisa membangun semuanya dari nol dengan talenta-talenta dalam negeri. Dengan spesifikasi dari Nusa K_Series (Khatulistiwa), motor ini bisa dibilang sebagai motor listrik tercepat di Asia Tenggara. Untuk spesifikasi memang masih akan difinalisasi sampai melewati proses homologasi, tapi sejauh ini sudah 80% di finalisasi,” ujar Domex.

Berikut spesifikasi motor listrik Nusa

1. Nusa Khatulistiwa (K_Series)

Motor listrik Nusa

Motor listrik Nusa Foto: Doc. Nusa Motors

Nusa Khatulistiwa, Motor Listrik Made In Indonesia

– Top Speed:

Basic: 150km/h

Too Fast: 200km/h

– Jarak Tempuh:

Basic: 180 km

Too Fas:t 250km

– Battery Litihium Ion Cell

Basic 10kWh

Too Fast: 14kW

– Harga

Basic: Rp 140.000.000

Too Fast: Rp 180.000.000

– Full Customize / Configurator (Warna Body, Jok Motor, Speed, Battery, Brake, Velg dan Roda)

2. Nusa 2XR & 2XL (Sepeda)

Motor listrik Nusa

Sepeda listrik Nusa Foto: Doc. Nusa Motors

– Battery Lithium Ion Cell: 400 watts-hours

– Removable Battery

– Top Speed 40km/h

– Range 80km

– Harga: Rp 15.000.000 & Rp 18.000.000

Motor listrik Nusa

Sepeda listrik Nusa Foto: Doc. Nusa Motors
Keren, Motor Listrik Nusa Khatulistiwa Made In Indonesia
Sumber : detik.com