DISDIK JABAR, Acara HUT ke 7 Forum OSIS Jawa Barat 2020 dengan mengusung tema “Sinergi Pemimpin Muda Jawa Barat untuk Indonesia Emas 2045 Pemimpin Muda Tolak Radikalisme dan Hoaks”, yang diselenggarakan pada hari sabtu 18 januari 2020 di Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung.

Acara HUT ke 7 Forum OSIS Jawa Barat 2020

Di era revolusi industri 4.0 ini, pemuda dituntut harus menguasai teknologi. Maka dari itu, anak muda harus terus belajar, melek digital, meningkatkan literasi serta mengedepankan toleransi.



Hal tersebut disampaikan oleh Ibu Dewi Sartika,  Kepala Dinas Pendidikan  Provinsi Jawa Barat,  pada Hari Ulang Tahun (HUT) ke-7 Forum OSIS Jawa Barat (FOJB) dan Gathering Ketua OSIS Jawa Barat di Aula Ki Hajar Dewantara, Kantor Disdik Jabar, Jln. Dr. Radjiman No. 6, Kota Bandung, Sabtu (18/1/2020).

pada Acara HUT ke 7 Forum OSIS Jawa Barat 2020 disampaikan oleh Kadisdik, FOJB merupakan wadah pencetak pemimpin sehingga harus mampu menjadi contoh bagi siswa lainnya. Terlebih, anggota FOJB sudah dibekali karakter kepemimpinan, ide kreatif, dan kemampuan berkomunikasi yang baik. “Karakter tersebut harus bisa ditularkan kepada teman-temannya yang lain. Tak hanya itu, siswa juga harus meningkatkan budi pekerti, kejujuran, dan saling menguatkan agar menjadi pemimpin yang berkualitas di masa depan,” imbau Kadisdik.

Kadisdik berharap, terpilihnya 500 siswa FOJB ini bisa lebih sensitif terhadap isu, menampung ide-ide terbaik dari siswa lainnya, dan mampu menjadi pelopor yang mampu menolak radikalisme dan kabar hoax.

Pada acara yang mengusung tema “Sinergi Pemimpin Muda Jawa Barat untuk Indonesia Emas 2045 Pemimpin Muda Tolak Radikalisme dan Hoaks” ini, Bunda Literasi Jawa Barat, Bunda Atalia Praratya Kamil mengingatkan bahwa FOJB harus bisa menjadi corong informasi bagi teman-temannya agar menolak radikalisme dan kabar hoax.

“Radikalisme bisa dicegah dengan beberapa cara. Di antaranya, dengan menanamkan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, memperkaya wawasan keagaamaan, mewaspadai pola perekrutan terorisme, menjadikan keluarga sebagai tempat berkonsultasi, dan melaporkan hal-hal yang mencurigakan kepada aparat negara,” tuturnya.

Menurut Bunda Atalia, berbagai kasus hoax dan radikalisme dapat menghancurkan negara. Oleh karena itu, diharapkan pemuda Jabar, khususnya FOJB dapat terlibat dalam penolakan kabar hoax dan radikalisme. Siswa harus berada dalam lingkungan yang positif karena radikalisme muncul dari lingkungan sekitar.

Disampaikan pula pada Acara HUT ke 7 Forum OSIS Jawa Barat 2020 oleh Ketua FOJB, Nur Rohman  mengungkapkan, selama 7 tahun berdiri, FOJB sudah banyak memberikan pergerakan demi perubahan Jawa Barat yang lebih baik. Salah satunya, menyosialisasikan aksi tangkal radikalisme dan hoax di kalangan siswa.

Chat Bersama Kami
Read previous post:
Perangkat Dasar Radio FM
Perangkat Dasar Radio FM

Omnibus Law Di Berbagai Negara
Omnibus Law Di Berbagai Negara

Hari Kusta Internasional 2020
Hari Kusta Internasional 2020

Close