Ayo Disiplin Gunakan Aplikasi PeduliLindungi!. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengingatkan seluruh pemangku kepentingan termasuk pemerintah daerah meningkatkan pengawasan dalam penggunaan PeduliLindungi saat periode Natal dan tahun baru. Menurutnya, tempat-tempat umum, pusat perbelanjaan, dan tempat wisata serta restoran menjadi kawasan penting yang harus dikontrol dengan PeduliLindungi.

Hal ini disampaikan Menkominfo mengingat adanya penurunan penggunaan aplikasi PeduliLindungi oleh masyarakat dalam kurun waktu beberapa pekan sebelum Nataru. Terjadi tren penurunan pekanan check-in PeduliLindungi di beberapa sektor, seperti transportasi, pusat perbelanjaan, dan rekreasi.

Ayo Disiplin Gunakan Aplikasi PeduliLindungi!

Johnny juga mengungkapkan, khusus pekan ini saja terdapat 74 persen kabupaten/kota di Jawa-Bali yang mengalami penurunan check-in PeduliLindungi jika dibandingkan pekan lalu. Oleh sebab itu, semua pemangku kepentingan agar tetap terus mengontrol aktivitas publik.

Baca Juga :  Efek Ginjal Ketika Kita Berpuasa 13 Jam Sehari

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI Siti Nadia Tarmizi meminta kepada semua pihak untuk lebih disiplin dalam penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di setiap tempat publik yang dikunjungi.

“Untuk perkembangan scan QR code PeduliLindungi, dapat kami sampaikan bahwa disiplin penggunaan PeduliLindungi harus terus ditingkatkan,” kata Nadia dalam Siaran Pers PPKM yang diikuti secara daring di Jakarta, Jumat (24/12/2021).

Berdasarkan data yang dimiliki oleh pihaknya, sampai saat ini PeduliLindungi telah diimplementasikan di 56.306 outlet dengan 13.457.013 total pengguna tersebar di seluruh Indonesia.

Selama perjalanannya, aplikasi tersebut telah mencatat kehadiran setiap individu yang berkunjung ke suatu tempat publik. Dengan rincian sebanyak 59.750.772 juta orang diperbolehkan masuk dengan kriteria sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap.

Baca Juga :  Puasa Bisa Mengurangi Penyakit Asam Lambung, Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Kemudian sebanyak 4.574.255 juta orang juga sudah diverifikasi oleh petugas, dengan kriteria baru mendapatkan vaksin dosis pertama.

Walaupun banyak orang sudah terverifikasi memenuhi syarat dengan vaksinasi, namun tercatat pula sebanyak 231.568 ribu orang tidak diperbolehkan masuk akibat tak memenuhi syarat dan 6.212 ribu orang dinyatakan positif COVID-19 dan telah melakukan kontak erat.

Dengan banyaknya jumlah orang yang dinyatakan positif tetap berkeliaran di tempat publik, Nadia mengimbau kepada semua pihak untuk memastikan menggunakan aplikasi tersebut untuk mempermudah pelacakan kontak erat pada saat pergi ke suatu tempat.

Demikian dengan pengelola tempat publik. Dia mengimbau pengelola untuk melakukan pengawasan yang ketat selama jam operasional berlangsung dengan menerapkan Aplikasi PeduliLindungi, mencegah terjadinya kerumunan maupun pelanggaran protokol kesehatan yang berpotensi membuka peluang penularan virus SARS-CoV-2 lebih meluas.

Baca Juga :  Tips Aturan Minum 8 Gelas Sehari Saat Puasa, Mana Yang Lebih Baik?

Ayo Disiplin Gunakan Aplikasi PeduliLindungi!

(suara.com)