Sobat Phi, kali ini kita akan membahas tentang Sejarah Radio HD (High Definition), Radio kini sudah berkembang ke teknologi digital. Nah, radio berdefinisi tinggi atau HD (High Definition) adalah satunya. Radio HD (High Definition) merupakan jenis radio digital yang prinsip kerjanya menggabungkan radio analog dan digital.



Sejarah Radio HD (High Definition) Gabungan antara Analog dan Digital

Dengan konsep Radio HD (High Definition) ini, stasiun digital dan stasiun analog bisa berbagi frekuensi yang sama dalam satu waktu. Dengan kondisi ini, lebih banyak konten yang dapat disiarkan ke publik pada lokasi yang sama. Ini akan meningkatkan efisiensi dari siaran radio itu sendiri. Dalam segi kualitas, Radio HD memilki kualitas suara yang sama jernihnya dengan radio satelit.

Keunggulan Radio HD, layanan yang ada tidak berbayar layaknya radio satelit. Namun, sama seperti radio satelit, Radio HD membutuhkan perangkat khusus yang mampu menerima sinyal digital yang ditransmisikan. Karena penggunaan Radio HD ini yang belum masal, maka pembiayaan perangkat untuk radio hd masih terbilang mahal dibandingkan dengan Radio analog konvensional.

Radio digital memutar suara menjadi sinyal digital untuk transmisi dan kemudian melakukan decoding ke penerima radio digital, sehingga output suara yang dihasilkan bisa sekualitas di CD (Compact Disc).

Bedakan dengan radio online ya, Sobat Phi. Di radio online, pendengar dapat mendengarkan siaran menggunakan perangkat berbasis internet. Jadi hanya bisa didengarkan asalkan tersambung dengan internet. Seperti www.phiradio.net ini.

Sementara radio digital tak butuh internet, sama halnya dengan radio FM/AM yang membutuhkan kotak radio khusus. Namun, gelombang penerima yang diterima oleh radio digital berbeda dengan radio FM. (Cili Tami)

 

Chat Bersama Kami
Read previous post:
gerhana bulan penumbra 2020
Gerhana Bulan Penumbra 11 Januari 2020

Talkshow With Akhrom Rozaqul H
Talkshow With Akhrom Rozaqul H

Radio
Sejarah Radio Satelit Melalui Sinyal Digital

Close