Penyakit Kanker Sarkoma, Simak Gejala dan Cara Penanganannya. Kebanyakan kanker sarkoma menyerang perut, lengan, dan tungkai. Namun yang perlu diingat, risiko mengalami kanker sarkoma ini akan meningkat seiring pertambahan usia. Informasi selengkapnya ada di sini!

Pesinetron Alice Norin mengungkapkan dirinya terkena kanker sarkoma di area rahim. Alice menceritakan bahwa awalnya ia pernah merasakan sakit di area perut sejak Agustus 2023. Setelah ke dokter ternyata itu miom. Lalu, pada 12 Desember 2023 rasa sakit di area tersebut terasa teramat sangat.

Kanker sarkoma jaringan lunak menjadi salah satu tumor ganas (kanker) yang jarang ditemukan. Jumlahnya hanya 1 persen kasus pada orang dewasa, dan 7—10 persen pada anak-anak dan dewasa muda. Sarkoma jaringan lunak ini bisa menyerang bagian tubuh manapun. Kanker sarkoma seperti yang dialami Alice Norin tak begitu banyak diketahui masyarakat. Lalu apa itu kanker sarkoma?

Penyakit Kanker Sarkoma, Simak Gejala dan Cara Penanganannya

Tentang Kanker Sarkoma

Kanker sarkoma seperti yang dialami pesinetron Alice Norin adalah kanker pada kelenjar jaringan lunak atau jaringan ikat. Dokter spesialis obstetri dan onkologi konsultan onkologi RS Kanker Dharmais, Veinardi Madjid, mengumpamakan jaringan lunak atau jaringan ikat ini sebagai lem yang menyatukan organ-organ tubuh.

Baca Juga :  Kunci Jawaban Soal UTBK-SNBT 2024 Download PDF Latihan Soal UTBK-SNBT 2024

Dia menjelaskan, dalam tubuh manusia ada bermacam sel. Gabungan sel membentuk jaringan dan jaringan-jaringan membentuk organ. Seperti organ serviks, organ rahim, liver dan lainnya.

Jika dalam dunia arsitektur, Veinardi mengumpamakan bahwa jaringan ikat ini fungsinya sama seperti semen untuk membangun rumah.

Penyakit Kanker Sarkoma, Simak Gejala dan Cara Penanganannya

Penyebab Kanker Sarkoma

Menurut data kesehatan yang dipublikasikan oleh American Cancer Association disebutkan kalau sarkoma jaringan lunak terjadi akibat mutasi DNA di dalam sel, sehingga berkembang di luar kendali.

Sel-sel yang abnormal ini kemudian akan membentuk tumor yang bisa menyerang jaringan di sekitarnya. Bahkan, bisa menyebar ke tubuh bagian lain. Masalahnya, hingga saat ini penyebab terjadinya mutasi DNA belum dapat diketahui secara pasti.

Dengan kata lain, penyebab dari sarkoma jaringan lunak pun hingga kini belum diketahui. Namun, selain dari jenis sel yang mengalami mutasi genetik, beberapa ahli menduga kalau kanker sarkoma juga bisa terjadi karena virus, yaitu Kaposi’s sarcoma. Kanker yang jarang terjadi ini diakibatkan oleh virus herpes manusia tipe 8. Virusnya menyerang orang dengan sistem imunitas yang lemah.

Meskipun penyebabnya belum diketahui pasti, tetapi setidaknya ada beberapa hal yang dihubungkan dengan munculnya sarkoma.

  • Terpapar bahan kimia tertentu. Kata ahli, paparan terhadap bahan kimia bisa meningkatkan risiko terjadinya sarkoma. Asbes, arsen, dan herbisida merupakan jenis bahan kimia yang berhubungan dengan risiko terjadinya sarkoma.
  • Radiasi. Radiasi yang dijalani untuk terapi tumor lain bisa saja menyebabkan seseorang terserang sarkoma.
  • Terjadinya predisposisi genetik seperti sindrom gardner, hereditary retinoblastoma, dan neurofibromatosis von recklinghausen tipe 1. Kata ahli, rusaknya gen TP53 juga bisa menyebabkan sindrom Li Fraumeni yang meningkatkan risiko sarkoma.
  • Faktor usia. Lansia lebih berisiko mengalami sarkoma jaringan lunak.
  • Mengidap penyakit Paget, yaitu suatu jenis gangguan pada tulang.
Baca Juga :  Kode Redeem Game Point Blank 22 Februari 2024 Update Terbaru Valid

Penyakit Kanker Sarkoma, Simak Gejala dan Cara Penanganannya

Kenali Gejalanya

Mengenali gejala sarkoma memang gampang-gampang susah. Sebab di tahap awal, sarkoma jaringan lunak tidak menimbulkan gejala apa pun dan sulit ditemukan. Alasannya, tumor ini dapat tumbuh di bagian tubuh manapun. Nah, biasanya gejalanya baru dapat terlihat bila tumor makin membesar.

Gejala yang ditunjukkan bisa berupa benjolan atau pembengkakan yang disertai rasa nyeri bila tumor menekan saraf atau otot. Kondisi ini akan menimbulkan rasa tidak nyaman, hingga kesulitan bernapas.

Kata ahli, keluhan yang timbul pada sarkoma jaringan lunak bergantung dari lokasi tumor berada. Meskipun begitu, ada beberapa gejala umum yang sering timbul pada pengidap kanker sarkoma.

  • Nyeri perut, perdarahan saluran cerna, dan sumbatan aliran makanan bila sarkoma berada di dalam rongga perut.
  • Benjolan yang tidak nyeri.
  • Gangguan saraf sensorik atau motorik bila terjadi penekanan sarkoma pada saraf.
Baca Juga :  Tips Aturan Minum 8 Gelas Sehari Saat Puasa, Mana Yang Lebih Baik?

Penyakit Kanker Sarkoma, Simak Gejala dan Cara Penanganannya

Penanganan Kanker Sarkoma

Sementara, untuk penanganannya, sarkoma ini perlu diatasi dengan operasi.

Dengan kata lain, ketika kanker diangkat beserta rahimnya, maka seorang perempuan tak dapat lagi hamil dan memiliki keturunan.

Sayangnya, jika tidak diangkat maka sel kanker akan terus tumbuh. Artinya ada penambahan ukuran secara signifikan. Misalnya dari satu menjadi 10 cm dan bisa menyebar ke mana-mana.

Penyakit Kanker Sarkoma, Simak Gejala dan Cara Penanganannya

Sumber :