Merayakan Hari Bumi setiap tanggal 22 April oleh dunia di tengah pandemi covid-19. Tapi tahun ini, ada yang berbeda dengan peringatan Hari Bumi. Orang tak merayakan dengan berkumpul atau melakukan pelbagai aksi. Pandemi virus corona mengharuskan setiap orang untuk menjaga jarak aman, membatasi aktivitas hingga melakukan penguncian wilayah (lockdown) demi mengerem laju penyebaran virus penyebab Covid-19.

Merayakan Hari Bumi di Tengah Pandemi Covid-19

Hari Bumi adalah hari pengamatan tentang bumi yang dicanangkan setiap tahun pada tanggal 22 April dan diperingati secara internasional. Hari Bumi dirancang untuk meningkatkan kesedaran dan apresiasi terhadap planet yang ditinggali manusia ini yaitu bumi. Dicanangkan oleh Senator Amerika Serikat Gaylord Nelson pada tahun 1970 seorang pengajar lingkungan hidup. Tanggal ini bertepatan pada musim semi di Northern Hemisphere (belahan Bumi utara) dan musim gugur di belahan Bumi selatan. PBB sendiri merayakan hari Bumi pada 20 Maret sebuah tradisi yang dicanangkan aktivis perdamaian John McConnell pada tahun 1969, adalah hari di mana matahari tepat di atas khatulistiwa yang sering disebut Ekuinoks Maret.



Kini hari bumi diperingati di lebih dari 175 negara dan dikoordinasi secara global oleh Jaringan Hari Bumi (Earth Day Network).

Sejak mulai diperingati 50 tahun silam pada 1970, baru kali ini bumi menghadapi dua krisis sekaligus. Krisis itu adalah pandemi virus corona (Covid-19) dan perubahan iklim.

Dikutip dari situs resmi Hari Bumi. “Pada Hari Bumi, 22 April 2020, kita memiliki dua krisis: salah satunya adalah pandemi virus corona COVID-19. Yang lainnya adalah bencana yang perlahan mengancam iklim kita”.

Pandemi Covid-19 diharapkan dapat menjadi pengingat bahwa ancaman perubahan iklim sangat nyata. Di periode Covid-19, bumi bisa rehat sejenak dari aktivitas yang memicu perubahan iklim.

Untuk mengatasi dua krisis yang dihadapi bumi, Earth Day mengajak setiap orang untuk merayakan Hari Bumi bersama. Peringatan Hari Bumi bertujuan untuk mengajak setiap orang mencintai bumi dan menyelamatkan bumi.



Karena tak ada perkumpulan atau aksi seperti biasanya, setiap orang dapat ikut serta merayakan Hari Bumi dari rumah. Caranya, bisa dengan membagikan pesan positif dari rumah melalui media digital.

Namun yang lebih penting, pandemi ini telah memberikan hikmah kepada kita mengenai gaya hidup yang ideal, sadar terhadap lingkungan alam, dan peduli pada lingkungan sosial. Bumi harus diberi waktu untuk beristirahat sejenak dari eksploitasi manusia dan sesaat membersihkan diri dari hiruk-pikuk aktivitas penghuninya. Selamat Hari Bumi!

Chat Bersama Kami
Read previous post:
Pelatihan-Content-Creator-di-Jabar,-Bisa-Magang-dan-Langsung-Kerja
Pelatihan Content Creator di Jabar, Bisa Magang dan Langsung Kerja

Kuliah-Di-UII-Kampus-yang-Bertabur-Prestasi
Kuliah Di UII Kampus yang Bertabur Prestasi

Jadwal-Acara-Belajar-Dari-Rumah-di-TVRI-Hari-Rabu-22-April-2020
Jadwal Acara Belajar Dari Rumah di TVRI Hari Rabu 22 April 2020

Close