Memasuki tahun 2020, para siswa sekolah menengah tingkat akhir mulai disibukkan dengan urusan-urusan ujian. Mulai dari ujian sekolah, hingga ujian nasional. Begitu pula tentang bagaimana kelanjutan studi mereka setelah selesai sekolah. berikut ini tentang Jadwal dan Jalur Penerimaan PTN Berdasarkan Permendikbud.

Jadwal dan Jalur Penerimaan PTN Berdasarkan Permendikbud

Bagi siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang hendak melanjutkan studinya ke jenjang berikutnya, dapat menempuh beberapa jalur. Mulai dari PPDB, jalur prestasi, dan jalur seleksi lainnya. Lantas bagaimana dengan penerimaan siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menjelaskan melalui Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana dan Perguruan Tinggi.

Beberapa jalur penerimaan yang bisa ditempuh oleh lulusan SMA saat hendak melanjutkan studi ke perguruan tinggi diatur dalam peraturan tersebut dalam pasal 2,4, dan 5.

Dalam pasal 3, Permendikbud No 6 Tahun 2020 menjelaskan jalur penerimaan mahasiswa baru program sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dapat ditempuh melalui jalur Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN), dan seleksi lainnya.

Seleksi Nasional Masuk PTN (SNMPTN)

SNMPTN sendiri dilakukan berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik, nonakademik, dan/atau portofolio calon mahasiswa. Sistem ini mulai dikenalkan pada tahun 2008. Bagi siswa yang mengikuti seleksi ini, siswa harus terdaftar di Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), dan nilai rapor semester 1 hinggi semester 5 terisi pada sistem tersebut. Biasanya, siswa yang memilih program studi bidang seni dan olahraga wajib menggugah portofolio.

Pada seleksi ini setiap siswa diperbolehkan memilih dua program studi dari satu PTN atau dua PTN. Beberapa ketentuan lain yang disebutkan dalam Permendikbud No 6 tahun 2020 adalah siswa tingkat akhir memiliki prestasi unggul, memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing PTN, dan memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN).

Seleksi Bersama Masuk PTN (SBMPTN)

Pada pasal 3 Permendikbud No 6 tahun 2020, SBMPTN dilakukan berdasarkan hasil UTBK dan dapat ditambah dengan kriteria lain sesuai dengan talenta khusus yang ditetapkan PTN yang bersangkutan. SBMPTN biasanya dapat diikuti oleh siswa lulusan tiga tahun terakhir. Maka pada tahun 2020, siswa lulusan tahun 2018 dan 2019 juga bisa ikut serta, dan harus sudah memiliki ijazah. Sedangkan siswa lulusan tahun 2020 memiliki Surat Keterangan Lulus Pendidikan Menengah.



Karena SBMPTN didasarkan pada hasil UTBK, maka siswa yang mengikuti seleksi ini wajib memiliki nilai UTBK. Selain itu, sama halnya dengan SNMPTN, siswa yang memilih program studi seni dan olahraga wajib menggugah portofolio.

Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)

UTBK sendiri merupakan tes masuk ke perguruan tinggi yang dilaksanakan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Lembaga ini merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara tes perguruan tinggi terstandar di Indonesia.

Di tahun 2020, UTBK bisa diikuti oleh siswa lulusan SMA/MA/SMK sederajat tahun 2018, 2019, dan 2020. Bagi lulusan Paket C di tahun yang sama juga bisa turut mengikuti UTBK 2020.

Ada dua tes dalam UTBK yang disebutkan dalam Pasal 3 Permendikbud No 6 tahun 2020, yaitu tes potensi skolastik dan tes kompetensi akademik. Tes potensi skolastik, yaitu tes yang bertujuan untuk mengukur kemampuan kognitif yang diperlukan bagi calon mahasiswa yang diprediksi mampu menyelesaikan studi di perguruan tinggi. Sedangkan, tes kompetensi akademik, yaitu tes yang bertujuan untuk menilai kompetensi lainnya.

Seleksi lainnya

Sebagaimana disebutkan dalam Pasal 3 Permendikbud No 6 tahun 2020, terdapat satu jalur penerimaan yang diserahkan sepenuhnya kepada masing-masing PTN. Salah satu contoh seleksi lain yang diselenggarakan oleh PTN langsung antara lain Seleksi Masuk Universitas Indonesia (Simak UI) atau Ujian Tulis Universitas Gadjah Mada (Utul UGM).

Materi, tata cara, dan persyaratan pendaftar bisa berbeda-beda karena diatur langsung oleh universitas dan jurusan masing-masing.

Jadwal Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru

Permendikbud Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana dan Perguruan Tinggi pasal 4 mengatur tentang jadwal pelaksanaan ketiga jalur penerimaan mahasiswa baru, yaitu:

(1) Pelaksanaan SNMPTN dilakukan sebelum pelaksanaan SBMPTN.

(2) Pelaksanaan SBMPTN dilakukan sebelum atau setelah calon mahasiswa lulus pendidikan menengah.

(3) Pelaksanaan seleksi lainnya dilakukan setelah pengumuman hasil SNMPTN dan SBMPTN serta harus sudah selesai paling lambat pada akhir bulan Juli tahun berjalan.

jadwal snmptn

Di tahun 2020 sendiri, pendaftaran SNMPTN akan dilaksanakan mulai 14-27 Februari 2020 mendatang, setelah sebelumnya sekolah dan siswa mengisi PDSS pada 13 Januari-6 Februari 2020. Hasil seleksi ini kemudian diumumkan pada 4 April 2020.

Sementara SBMPTN mulai menerima pendafataran pada tanggal 2-13 Juni 2020, dengan pengumumannya di tanggal 30 Juni 2020.

Bagi siswa yang hendak mendaftar SBMPTN dan membutuhkan nilai UTBK, dapat mengikuti tes UTBK pada 20-26 April 2020 setelah mendaftar pada tanggal 30 Maret-11 April 2020.

Selanjutnya, Permendikbud Nomor 6 Tahun 2020 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana dan Perguruan Tinggi Padal 5 menjelaskan penetapan hasil kelulusan SNMPTN, SBMPTN, dan seleksi lainnya merupakan kewenangan Rektor.

Unduh Informasi SNMPTN Unduh Informasi SNMPTN

(Ismi Hakim Azzahrah)

 

Chat Bersama Kami
Read previous post:
Siswa Berprestasi SMA Al Ma’soem Raih Medali di YASH 2020 di India
Siswa Berprestasi SMA Al Ma’soem Raih Medali di YASH 2020 di India

Model Kognisi Lots Mots dan Hots
Model Kognisi Lots Mots dan Hots

Istilah dalam Radio Streaming
Istilah dalam Radio Streaming

Close