Disdik Jabar, Tiara Nuraeni adalah seorang siswi dari SMKN 1 Soreang yang membuat Inovasi Bantal Sensor Anti Ngantuk bagi pengendara mobil yang berhasil meraih peringkat 2, pada Lomba Pelajar Pelopor Keselamatan Jalan (PPKJ) yang digagas Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung. Dan lolos tingkat provinsi.



“Awalnya sekolah juga enggak tahu karena memang saya enggak ambisius dan coba-coba aja pengen ikutan. Alhamdulillah, ternyata menang,” seluruh siswa diharuskan membuat inovasi untuk mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas. Tiara pun membuat inovasi berupa Inovasi Bantal Sensor Anti Ngantuk bagi pengendara mobil. ungkapnya saat menceritakan pengalamannya, Kamis (2/1/2020).

“Alat ini memanfaatkan sensor detak jantung. Jika sensor tersebut mendeteksi bahwa pengendara sedang mengantuk atau tidak sehat, alat ini akan langsung ngasih notifikasi ke handphone pengendara,” jelasnya.

Inovasi inilah yang mengantarkannya lolos ke tingkat provinsi. Meski hasilnya tak sesukses di tingkat kabupaten, ia mengaku mendapat banyak pelajaran dan apresiasi. Salah satunya dari pihak Jasa Marga yang berencana mengembangkan temuannya tersebut.

Tiara mengaku, inovasi tersebut terinspirasi dari ayahnya yang merupakan seorang sopir. “Tiara sering denger cerita Ayah. Kadang, beliau cerita sering ngantuk dan kelelahan kalau lagi bawa mobil. Nah, dari situ idenya muncul,” ungkap tiara.

Chat Bersama Kami
Read previous post:
Self Sabotages
Self Sabotages

Kisah Semangkuk Es Krim
Kisah Semangkuk Es Krim

Inspirasi dari Muhammad Reza Nurrahman Wisudawan Fisika ITB dengan IPK 3.98
Inspirasi dari Muhammad Reza Nurrahman Wisudawan Fisika ITB dengan IPK 3.98

Close