Informasi PPDB SMA 2020 2021 di Jabar Calon Peserta Didik Serahkan Berkas ke Sekolah Asal. Kepala Disdik Provinsi Jabar, Ibu Dewi Sartika mengatakan, menurut PP No.17 tahun 2020 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, disebutkan bahwa keputusan penerimaan calon peserta didik menjadi peserta didik dilakukan mandiri melalui rapat dewan guru yang disetujui kepala sekolah.

Informasi PPDB SMA 2020 2021 di Jabar Calon Peserta Didik Serahkan Berkas ke Sekolah Asal

Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat bersiap menyelenggarakan proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA/SMK/SLB tahun ajaran 2020/2021. Disdik akan mulai menyosialisasikan PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) mulai 1 Mei, karena pedoman PPDB tingkat SMA/SMK di Jabar juga sudah selesai.



Menurut Kadisdik Jabar Ibu Dewi, “Penetapan peserta didik baru di SMA/SMK itu ditentukan melalui rapat dewan guru yang dipimpin kepala sekolah dan ditetapkan dengan SK kepala sekolah,” kata Ibu Dewi saat melakukan On Air di Radio PRFM 107.5 News Channel, Senin (27 April 2020) yang lalu.

Ibu Dewi menambahkan, dalam masa pandemi Covid-19, terbit Surat Edaran (SE) Mendikbud No. 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19. Dalam SE tersebut dijelaskan mengenai pelaksanaan pendidikan termasuk PPDB harus memenuhi protokol kesehatan.

Informasi PPDB SMA 2020 2021 di jabar

“Protokol kesehatan jadi dasar, sehingga tidak ada kerumunan yang ada di sekolah (Saat PPDB),” katanya. Menurut Ibu Dewi, proses pendaftaran PPDB tahun ini dilakukan daring secara online.



Sebagian besar persyaratan PPDB sama dengan tahun lalu. Ada 4 jalur PPDB yakni :

  1. Jalur zonasi,
    Namun, berbeda dengan tahun ajaran 2019/2020 yang menetapkan kuota zonasi 90%, tahun ini jalur zonasi akan dikurangi menjadi 50%.
  2. Afirmasi
    Sedangkan kuota 15% diberikan bagi siswa yang berasal dari keluarga ekonomi tidak mampu atau jalur afirmasi.
  3. Perpindahan tugas orangtua/wali
    Sementara jalur perpindahan atau apabila orang tua siswa pindah tempat tinggal, kuota di jalur ini diberikan kuota 5%.
  4. Prestasi.
    Pada tahun ajaran lalu, jalur prestasi hanya mendapatkan kuota 5%, baik melalui prestasi akademik maupun non-akademik.

“Kuota jalur zonasi 50%, afirmasi 15%, perpindahan orangtua 5%, dan prestasi 5%,” kata Ibu Dewi.

Perbedaan lain lanjut Dewi, kalau tahun lalu calon peserta didik menyerahkan berkas persyaratan ke sekolah tujuan. Tahun ini berkas persyaratan diserahkan ke sekolah asal masing-masing.

“Sekarang pengisian daripada pendaftaran ada di sekolah asal, SMP asal. Berkas-berkas itu hanya cukup diverifikasi oleh sekolah asal, lalu sekolah asal yang mendaftarkan ke sekolah tujuan,” kata dia.

Adapun untuk indikator jalur zonasi adalah jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah.



Sementara indikator jalur prestasi, kalau tahun lalu menggunakan nilai UN, tahun ini menggunakan nilai raport semester 1 sampai 5.

“Nilai raport jadi indikator dalam jalur prestasi,” kata Dewi.

Semoga Informasi PPDB SMA 2020/2021 di Jabar Calon Peserta Didik Serahkan Berkas ke Sekolah Asal ini dapat bermanfaat ya SobatPhi.

Sumber Referensi : prfmnews.pikiran-rakyat.com

Chat Bersama Kami
Read previous post:
Jadwal-Pendaftaran-Kuliah-Online-di-Unpas
Jadwal Pendaftaran Kuliah Online di Unpas

Memperingati-Hari-Buruh-Internasional-1-Mei-2020
Memperingati Hari Buruh Internasional 1 Mei 2020

Universitas-Pendidikan-Indonesia-Bukan-hanya-Kampus-Pendidik
Universitas Pendidikan Indonesia Bukan hanya Kampus Pendidik

Close