Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar. Melansir laman resmi DITSMP Kemdikbud RI, Hari Puisi Nasional merujuk pada peringatan hari wafatnya Chairil Anwar. Ia merupakan seorang penyair yang telah melahirkan 96 karya, termasuk 70 puisi.

Bahkan banyak karya-karyanya yang terkenal hingga kini. Chairil Anwar merupakan tokoh yang telah berjasa dalam pembaharuan puisi di Indonesia. Hari Puisi Nasional diperingati setiap tanggal 28 April setiap tahunnya. Hari istimewa ini tidak terlepas dari sosok penyair terkemuka di Indonesia, Chairil Anwar.

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Berkat dedikasinya di bidang sastra, Chairil Anwar dinobatkan sebagai pelopor Angkatan 45. Kiprah Chairil Anwar memang telah mewarnai dunia sastra di Indonesia.

Kontroversi Hari Puisi Nasional

Tanggal Hari Puisi Nasional ternyata menyimpan kontroversi. Pasalnya, terdapat dua versi peringatan Hari Puisi di Indonesia.

Kendati demikian, semua versi sama-sama merujuk pada tokoh Chairil Anwar.

Seperti disebutkan di atas, salah satu versi adalah 28 April yang merujuk pada tanggal wafat Chairil Anwar, 28 April 1949. Sementara versi lain menyebutkan Hari Puisi di Indonesia diperingati pada 26 Juli. Hal ini merujuk pada tanggal lahir Chairil Anwar pada 26 Juli 1922.

Mengutip jurnal Universitas Brawijaya berjudul Nasionalisme Chairil Anwar (Studi Hermeneutika Filosofis pada Puisi-puisi Chairil Anwar), Hari Puisi diperingati 26 Juli pertama kali dideklarasikan pada 22 November 2012 oleh Sutardji Calzoum Bachri selaku Presiden Penyair Indonesia didampingi 40 penyair se-Indonesia.

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Sosok Chairil Anwar

Melansir situs Ensiklopedia Kemdikbud RI, Chairil Anwar merupakan seorang penyair dan hidup dengan menyair. Dia mendapat uang dari hasil menulis sajak.

Pada bulan Januari-Maret 1948, ia bekerja menjadi redaktur majalah Gema Suasana. Namun, karena merasa tidak puas, ia mengundurkan diri dari pekerjaan itu. Dia kemudian bekerja sebagai redaktur di majalah Siasat sebagai pengasuh rubrik kebudayaan “Gelanggang” bersama dengan Ida Nasution, Asrul Sani, dan Rivai Apin.

Ia merencanakan untuk mendirikan sebuah majalah kebudayaan yang bernama “Air Pasang” dan “Arena”. Namun, rencana itu belum juga terwujud hingga Chairil Anwar meninggal dunia.

Chairil Anwal mencintai dunia sastra hingga akhir hayatnya. Hal ini terlihat di tahun wafatnya, yakni pada 1949, ia menghasilkan tujuh buah sajak. Sajak di tahun terakhir hidupnya tersebut yakni “Mirat Muda”, “Chairil Muda”, “Buat Nyonya N”, “Aku Berkisar Antara Mereka”, “Yang Terhempas dan Yang Luput”, “Derai-Derai Cemara”, dan “Aku Berada Kembali”.

Chairil Anwar meninggal dunia pukul 14.30 pada tanggal 28 April 1949 karena sakit paru-paru. Jenazahnya dimakamkan pada tanggal 29 April 1949 di Pemakaman Umum Karet, Jakarta Selatan, dengan memperoleh perhatian besar dari masyarakat.

Tanggal wafatnya tersebut lantas kini diperingati sebagai Hari Puisi Nasional.

Baca Juga :  Download Soal ATP Informatika Kelas 10 11 dan 12 SMA Fase E-F Kurikulum Merdeka PDF Gratis

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Cara Memperingati Hari Puisi Nasional

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk memperingati Hari Puisi Nasional. Berikut diantaranya:

  1. Mengunggah twibbon Hari Puisi Nasional di media sosial
  2. Membuat pelatihan pembuatan dan membaca puisi
  3. Mengunggah puisi karya Chairil Anwar di media sosial
  4. Menggelar lomba membuat atau membaca puisi
  5. Menggelar bedah karya
  6. Memperkenalkan puisi kepada masyarakat

Selain 6 kegiatan di atas, tentunya masih banyak cara yang dapat dilakukan untuk memperingati Hari Puisi Nasional.

Berbagai cara bisa dilakukan untuk merayakan Hari Puisi Nasional tahun ini. Salah satunya dengan memasang Twibbon Hari Puisi Nasional di media sosial masing-masing.

Hari Puisi Nasional diperingati pada tanggal 28 April setiap tahunnya. Dikutip dari laman Kemdikbud RI, hari spesial ini merujuk pada peringatan wafatnya sang legenda penyair Chairil Anwar.

Sosok penyair tersebut meninggal pada tanggal 28 April 1949. Semasa hidupnya, Chairil Anwar telah melahirkan 96 karya sastra, termasuk 70 diantaranya adalah puisi.

Nah, bagi kamu yang ingin turut berpartisipasi dalam perayaan Hari Puisi Nasional tahun ini, berikut 40 kumpulan link twibbon yang bisa digunakan untuk media sosial.

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Itulah kumpulan link twibbon hari puisi nasional yang dapat digunakan di media sosial. Dengan membagikan twibbon ini kamu turut berpartisipasi dalam merayakan hari puisi di Indonesia.

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Cara Memasang Twibbon Hari Puisi Nasional 2023

Setelah mendapatkan Twibbon Hari Puisi Nasional 2023 yang disukai dari pilihan di atas, maka perlu mengetahui cara menggunakan dan memasang Twibbon di media sosial. Berikut caranya:

  1. Silahkan pilih salah satu link Twibbon Hari Puisi Nasional 2022 di atas
  2. Pada laman selanjutnya, akan muncul gambar dan desain Twibbon yang dipilih
  3. Selanjutnya klik pada tombol ‘Pilih Foto’
  4. Foto yang dipilih akan muncul di dalam Twibbon tersebut.
  5. Atur posisi foto agar presisi dengan gambar.
  6. Setelah selesai, silahkan klik ‘download’ untuk menyimpan Twibbon di perangkat.
  7. Untuk memasang di media sosial, silahkan buka akun media sosial kamu dan upload foto Twibbon tadi.
Baca Juga :  Kode Redeem Game Super Sus 15 Januari 2024 Terbaru dan Valid, SImak Cara Mainnya

Hari Puisi Nasional diperingati setiap tanggal 28 April, yang tahun ini jatuh pada hari ini, Jumat, 28 April 2023.

Peringatan Hari Puisi Nasional 2023 ini bertepatan dengan peringatan hari wafatnya salah satu legenda penyair terkemuka asal Indonesia, Chairil Anwar.

Mengutip laman Kemendibud, kiprah Chairil Anwar dalam bidang sastra di Indonesia membuatnya dinobatkan sebagai pelopor Angkatan 45.

Sepanjang hidupnya Chairil Anwar sebagai penyair telah melahirkan 96 karya, termasuk 70 puisi. Berikut 5 puisi karya Chairil Anwar berjudul “Aku”, “Karawang-Bekasi”, “Diponegoro”, “Senja di Pelabuhan kecil”, dan “Doa”,

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Aku

Kalau sampai waktuku

Ku mau tak seorang kan merayu

Tidak juga kau

Tak perlu sedu sedan itu

Aku ini binatang jalang

Dari kumpulannya terbuang

Biar peluru menembus kulitku

Aku tetap meradang menerjang

Luka dan bisa kubawa berlari

Berlari Hingga hilang pedih perih

Dan akan lebih tidak peduli

Aku mau hidup seribu tahun lagi

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Karawang-Bekasi

Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu

Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,

Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi

Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
tidak bisa teriak “Merdeka” dan angkat senjata lagi.
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami,
terbayang kami maju dan mendegap hati?

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu.
Kenang, kenanglah kami.

Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu nyawa

Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu

Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan

Atau jiwa kami melayang untuk kemerdekaan kemenangan dan harapan
atau tidak untuk apa-apa,

Kami tidak tahu, kami tidak lagi bisa berkata
Kaulah sekarang yang berkata

Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak

Kenang, kenanglah kami
Teruskan, teruskan jiwa kami
Menjaga Bung Karno
menjaga Bung Hatta
menjaga Bung Sjahrir

Kami sekarang mayat
Berikan kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian

Kenang, kenanglah kami
yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Baca Juga :  KODE REDEEM Free Fire 8 Januari 2024 Terbaru

Diponegoro

Di masa pembangunan ini
Tuan hidup kembali
Dan bara kagum menjadi api
Di depan sekali tuan menanti
Tak genta. Lawan banyaknya seratus kali.
Pedang di kanan, keris di kiri
Berselempang semangat yang tak bisa mati.
MAJU
Ini barisan tak bergenderang-berpalu
Kepercayaan tanda menyerbu
Sekali berarti
Sudah itu mati
MAJU
Bagimu Negeri
Menyediakan api
Punah di atas menghamba
inasa di atas ditinda
Sungguhpun dalam ajal baru tercapai
Jika hidup harus merasai
Maju.
Serbu.
Serang.
Terjang.

Februari 1943

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Senja Di Pelabuhan Kecil

Ini kali tidak ada yang mencari cinta
di antara gudang, rumah tua, pada cerita
tiang serta temali. Kapal, perahu tiada berlaut
menghembus diri dalam mempercaya mau berpaut

Gerimis mempercepat kelam. Ada juga kelepak elang
menyinggung muram, desir hari lari berenang
menemu bujuk pangkal akanan. Tidak bergerak
dan kini tanah dan air tidur hilang ombak.

Tiada lagi. Aku sendiri. Berjalan
menyisir semenanjung, masih pengap harap
sekali tiba di ujung dan sekalian selamat jalan
dari pantai keempat, sedu penghabisan bisa terdekap

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

DOA

kepada pemeluk teguh

Tuhanku
Dalam termenung
Aku masih menyebut nama-Mu

Biar susah sungguh
Mengingat Kau penuh seluruh

Caya-Mu panas suci
Tinggal kerlip lilin di kelam sunyi

Tuhanku

Aku hilang bentuk
Remuk

Tuhanku

Aku mengembara di negeri asing

Tuhanku
Di Pintu-Mu aku mengetuk
Aku tidak bisa berpaling.

Hari Puisi Nasional 2023, Sejarah Hari Puisi Nasional, Download Twibbon Hari Puisi Nasional dan Berikut 5 Puisi Karya Chairil Anwar.

Sumber : https://www.tribunnews.com/

Live Streaming