Daftar Wilayah yang Terdampak Gerhana Matahari Cincin 14-15 Oktober 2023. Saat terjadi gerhana Matahari cincin, Bulan akan tampak sedikit lebih kecil dari Matahari, sehingga tidak dapat menutupi seluruh piringan. Hasilnya akan terlihat “cincin api” yang indah, menurut Space, Sabtu (7/10/2023).

Gerhana Matahari cincin akan menjadi salah satu fenomena astronomis yang terjadi di bulan ini, tepatnya pada 14-15 Oktober 2023. Lantas, bagaimana terjadinya gerhana Matahari cincin dan bisakah dilihat dari Indonesia?

Daftar Wilayah yang Terdampak Gerhana Matahari Cincin 14-15 Oktober 2023

Gerhana matahari cincin, juga dikenal sebagai “gerhana matahari annular,” terjadi ketika Bulan berada di antara Bumi dan Matahari, tetapi Bulan tampak lebih kecil daripada Matahari karena jarak relatifnya yang lebih jauh. Hal ini menyebabkan Matahari terlihat seperti cincin cahaya di sekitar Bulan, sehingga dikenal sebagai “cincin api.” Fenomena ini terjadi ketika Bulan berada dalam fase purnama dan berada dalam posisi yang tepat untuk menghalangi sebagian besar Matahari.

Gerhana matahari cincin jarang terjadi karena beberapa faktor, termasuk orbit Bulan yang elips yang membuat jarak antara Bulan dan Bumi berubah selama siklusnya. Selain itu, gerhana matahari cincin hanya terlihat di sebagian kecil wilayah di Bumi karena jalur gerhana tersebut relatif sempit.

Untuk melihat gerhana matahari cincin dengan aman, penting untuk menggunakan alat khusus seperti kacamata khusus matahari atau teleskop yang dilengkapi dengan peralatan perlindungan matahari. Melihat gerhana matahari tanpa perlindungan matahari yang sesuai dapat merusak mata Anda secara serius. Jadi, selalu berhati-hati ketika mengamati gerhana matahari atau konsultasikan dengan para ahli jika Anda ingin mengamati fenomena ini.

Fenomena langit yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Besok selama dua hari yakni, Sabtu-Minggu 14-15 Oktober 2023, akan ada gerhana Matahari cincin.

Baca Juga :  KODE REDEEM Mobile Legends 25 Maret 2024 Terbaru

Gerhana Matahari cincin merupakan fenomena langit yang terjadi ketika Bumi, Bulan, dan Matahari berada di satu garis sejajar. Bayangan Bulan akan jatuh di bumi sehingga menutupi penampakan Matahari.

Ukuran Bulan yang masih tampak kecil dari Bumi membuat cahaya Matahari masih terlihat hingga menyerupai cincin.

Proses terjadinya gerhana Matahari cincin

Gerhana Matahari cincin yang akan terjadi pada 14-15 Oktober 2023 ini tidak akan menggelapkan langit seperti gerhana Matahari total pada 21 Agustus 2017.

Gerhana Matahari terjadi ketika Bulan baru berada tepat di antara Bumi dan Matahari dan bayangannya mengenai Bumi.

Gerhana Matahari cincin terjadi ketika Bulan tampak relatif kecil di langit, sehingga tidak dapat menutupi seluruh piringan Matahari. Akibatnya, ini meninggalkan cincin luar tipis yang sering disebut “cincin api”.

Kemudian, kemampuan Bulan dalam menutupi seluruh piringan Matahari bergantung pada jarak Bulan dari Bumi.

Bulan mempunyai orbit yang agak elips mengelilingi Bumi, sehingga pada dua titik setiap bulannya, Bulan berada pada posisi terjauh (apogee) dan terdekat (perigee) dengan Bumi.

Hal ini membuat Bulan tampak sedikit lebih kecil dan sedikit lebih besar dari rata-rata di langit kita.

Pada 14 Oktober 2023, Bulan baru akan terlihat relatif kecil, sehingga hanya menutupi 91 persen piringan Matahari jika dilihat dari jalur annularitas sempit yang membentang dari Oregon hingga Texas dan seterusnya.

Daftar Wilayah yang Terdampak Gerhana Matahari Cincin 14-15 Oktober 2023

Apakah bisa dilihat dari Indonesia?

Senada, peneliti astronomi dan astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Clara Yono Yatini mengatakan bahwa gerhana Matahari cincin terjadi karena Matahari dihalangi oleh Bulan.

“Pada kondisi ini Bulan ada di antara Matahari dan Bumi,” ujar Clara kepada Kompas.com, Juamt (13/10/2023).

Meski begitu, Clara mengungkapkan, gerhana Matahari cincin tidak dapat disaksikan di Indonesia, dan hanya terjadi di beberapa wilayah di Amerika.

Baca Juga :  Cara Mendapatkan Saldo DANA Gratis via Link DANA Kaget Terbaru 2024 Cepat Cair

“Gerhana Matahari cincin sangat jarang terjadi di daerah yang sama, tetapi secara umum cukup sering terjadi,” kata dia.

“Kali ini Indonesia tidak bisa melihat fenomena tersebut. Gerhana akan melewati daerah Amerika utara, tengah, dan selatan,” sambungnya.

Profesor Riset Astronomi dan Astrofisika Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin mengatakan bahwa gerhana Matahari cincin tidak dapat disaksikan di Indonesia dan hanya dapat dilihat di sejumlah wilayah di Amerika.

“Gerhana Matahari cincin di benua Amerika pada 14 Oktober 2023,” kata Thomas, Kamis (5/10/2023).

Senada, astronom amatir Indonesia yang bernama Marufin Sudibyo mengatakan bahwa masyarakat Indonesia tidak dapat menikmati gerhana tersebut.

“Tidak akan terlihat. Bukan melintas,” kata Marufin, Kamis (12/10).

Ia menjelaskan bahwa gerhana Matahari cincin Oktober 2023 hanya meliputi sebagian besar benua Amerika dan sebagian kecil Afrika.

Sejumlah wilayah yang bisa melihat gerhana Matahari cincin, di antaranya Amerika Utara, mayoritas Amerika Selatan, kecuali Argentina bagian selatan dan Chile bagian selatan.

Kemudian, di Samudera Pasifik bagian utara, tepatnya di lepas pantai Alaska atau lepas pantai barat Kanada, gerhana Matahari cincin dapat dilihat sejak Matahari terbit.

Sementara di wilayah Samudera Atlantik bagian selatan dan sedikit wilayah Afrika, gerhana ini terjadi saat Matahari mulai terbenam.

Wilayah Afrika yang dapat menikmati gerhana Matahari cincin sendiri, meliputi Sahara Barat, Senegal, Gambia, Guinea-Bissau, Guinea, dan Sierra Leone.

Daftar Wilayah yang Terdampak Gerhana Matahari Cincin 14-15 Oktober 2023

Wilayah yang dilintasi gerhana Matahari cincin

Dilansir dari laman resmi NASA, gerhana Matahari cincin yang akan berlangsung pada 14-15 Oktober itu akan melintasi sejumlah wilayah di Amerika, seperti Amerika Utara, Tengah, dan Selatan.

Baca Juga :  Kode Redeem Clash of Clans (COC) 25 Maret 2024 Terbaru Valid

Selain itu, gerhana ini juga akan terlihat di beberapa bagian Amerika Serikat, Meksiko, dan banyak negara di Amerika Selatan dan Tengah.

Di AS, gerhana matahari cincin dimulai di Oregon pada 09.13 waktu setempat dan berakhir di Texas pada 12.03 waktu setempat.

Jalur gerhana Matahari cincin selanjutnya akan melewati Meksiko dan Amerika Tengah, melewati Guatemala, Belize, Honduras, Nikaragua, dan Panama.

Gerhana cincin melintasi Amerika Selatan di Kolombia. Melewati Brasil Utara sebelum berakhir saat Matahari terbenam di Samudera Atlantik.

Daftar Wilayah yang Terdampak Gerhana Matahari Cincin 14-15 Oktober 2023

Cara melihat gerhana Matahari cincin

Bagi Anda yang sedang berada di wilayah yang kemungkinan dilintasi oleh gerhana Matahari cincin dan ingin melihat fenomena astronomis ini dengan aman, Anda bisa menyaksikannya dengan menggunakan filter surya setiap saat.

Apakah lokasi Anda akan mengalami gerhana Matahari sebagian atau gerhana Matahari cincin, bahayanya tetap sama.

Faktanya, “cincin api” secara teknis tidak lebih dari gerhana matahari sebagian, karena 91 persen piringan Matahari tidak akan tertutup oleh Bulan baru.

Untuk itu, Anda perlu memakai kacamata gerhana Matahari. Selain itu, kamera, teleskop, dan teropong harus selalu dipasang filter Matahari tepat di depan lensanya.

Daftar Wilayah yang Terdampak Gerhana Matahari Cincin 14-15 Oktober 2023

Sumber : www.kompas.tv/