Ukuran Lubang Knalpot Mobil. Sebagai saluran pembuangan gas sisa pembakaran atau knalpot juga memiliki pengaruh terhadap tenaga mesin. Lantaran itulah, komponen mobil ini memiliki arti penting. Bahkan, begitu pentingnya tak sedikit pemilik mobil yang berusaha menggantinya dengan knalpot hasil kreasi bengkel atau produsen knalpot. Hanya, tak sedikit pula yang merasa kecewa. Pasalnya setelah knalpot diganti tenaga mobil bukan semakin baik justru sebaliknya.

Ukuran Lubang Knalpot Mobil

Mengganti knalpot guna meningkatkan sistem pembuangan kendaraan roda empat sering menjadi pilihan para pecinta modifikasi. Penggantian knalpot ini tentunya dapat mempengaruhi performa, selain menghasilkan suaranya yang lebih meraung. Ada anggapan bahwa semakin besar saluran akan memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap performa. Padahal hal terebut tidaklah sepenuhnya benar. Menurut Yosef Bee, pengelola bengkel H2O Bodywork, mengatakan bahwa diameter saluran pembuangan seharusnya disesuaikan dengan kapasitas mesin mobil yang diusung.



Mengganti atau meningkatkan sistem pembuangan kendaraan roda empat sering menjadi pilihan para pecinta modifikasi. Akan tetapi, Anda sebenarnya harus memahami bagaimana diameter knalpot itu bisa sesuai dengan mobil yang Anda miliki.

Modifikasi yang dilakukan pada knalpot mungkin bertujuan untuk mencari raungan suara yang lebih baik. ada anggapan bahwa semakin besar saluran maka akan memberikan pengaruh yang lebih baik terhadap performa.

Jangan sampai dimensi exhaust melebihi kapasitas mesin, misal 1.000 sampai 1.500 cc masih bisa pakai pipa exhaust dengan diamter 2 inci. Kalau 1.500 hingga 2.000 cc pakai 2,5 inci dan seterusnya.

Dengan begitu tenaga yang dihasilkan stabil atau bahkan lebih baik dari sebelumnya. Sedangkan menggunakan saluran pembuangan dengan ukuran pengaturan yang lebih besar dari kapasitas mesin justru akan melemahkan output tenaga.



Dengan begitu, tenaga yang dihasilkan stabil atau bahkan lebih baik dari sebelumnya. Sedangkan menggunakan saluran pembuangan dengan ukuran pengaturan yang lebih besar dari kapasitas mesin, justru akan melemahkan semburan tenaga.

Untuk itu, berikut ini beberapa tips tentang bagaimana memilih knalpot yang sesuai dengan mobil Anda.

1. Perhatikan saluran gas buang

Struktur saluran gas buang atau knalpot berbeda pada setiap mobil. Oleh sebab itu, sebelum Anda membeli yang baru, Anda harus mengecek struktur ini terlebih dahulu. Hal ini dimaksudkan agar saat Anda membeli knalpot yang baru, strukturnya bisa sesuai untuk meningkatkan performa kinerja mesin mobil Anda.

2. Saluran header knalpot

Jika Anda sering mendengar bunyi knalpot yang “aneh-aneh”, maka ini bisa jadi karena pengaruh bentuk header yang berbeda-beda. Biasanya, mereka yang mengganti header knalpot memang berniat untuk menghasilkan suara knalpot yang lebih keren. Selain untuk menghasilkan bunyi knalpot yang berbeda, penggantian header knalpot ini juga akan memengaruhi tarikan mesin mobil. Jadi, sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

3. Jangan berlebihan memodifikasi knalpot

Selain header, ada juga pipa knalpot dan muffler. Masing-masing memiliki fungsi yang berbeda. Jika mobil Anda mobil matic, mengganti bagian header saja sudah cukup karena jika terlalu berlebihan maka justru akan menurunkan performa mobil Anda. Pergantian knalpot secara menyeluruh hanya perlu dilakukan untuk mobil manual agar hasilnya lebih maksimal.




4. Sesuaikan ukuran knalpot

Anda perlu memerhatikan perbandingan ukuran antara kapasitas tabung mesin dengan diameter kepala knalpot. Setiap merek mobil punya ukuran knalpot yang berbeda-beda sehingga Anda tidak boleh sembarangan menggantinya. Kalau Anda bisa mendapatkan perbandingan yang tepat antara ukuran keduanya, maka tak hanya suara garang yang bisa dihasilkan, tapi juga tarikan yang oke.

Ukuran Lubang Knalpot Mobil

https://www.otosia.com/tips/

Read previous post:
dtks-kemensos
Cara Pencairan Bansos Kemensos 2021 Pakai NIK KTP

Close