Belakangan ini media sosial diramaikan oleh video mengenai pemandangan indah yang diunggah oleh warganet. Pemandangan itu adalah Ranu Manduro yang berada di Mojokerto. Lokasi tersebut digadang-gadang mirip dengan pemandangan di Selandia Baru. Namun nyatanya, Ranu Manduro merupakan bekas galian tambang yang kini telah ditinggalkan oleh perusahaan.

Setelah viral, Ranu Manduro semakin ramai dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah. Bahkan, pada akhir pekan kemarin, terjadi kemacetan parah karena banyaknya kendaraan yang membawa pengunjung ke sana.



Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Mojokerto, Amat Susilo mengatakan, Ranu Manduro merupakan kawasan pertambangan aktif, bukan tempat wisata dan tidak dikelola secara resmi oleh Pemerintah Daerah Mojokerto.

Lokasi Ranu Manduro sendiri terletak di Desa Manduro Manggung Gajah Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Berdasarkan perkembangan terakhir, seperti diberitakan oleh Kompas.com, di pintu masuk menuju kawasan Ranu Manduro tertulis ‘Dilarang Keras Wilayah Pertambangan Tanpa Izin’.

Menurut Kepala Desa Manduro Manggung Gajah, Eka Dwi Firmansyah, kawasan padang rumput itu ditutup oleh pihak pemilik lahan, PT Wira Bumi.Ia menyebutkan, warga telah berkomunikasi dengan pemilik lahan untuk membuka kembali kawasan Ranu Manduro demi kepentingan warga.

Sejak viral dan banyak dikunjungi wisatawan, warga bisa mendapatkan penghasilan di Ranu Manduro.  Susilo juga membenarkan, pemilik lahan sudah melarang untuk memasuki kawasan itu.

Masyarakat yang berkunjung ke Ranu Manduro diperingatkan agar berhati-hati. Alasannya, tanah di Ranu Manduro labil, banyak kubangan, tebing bebatuan, dan saat ini memasuki musim penghujan.

Penutupan ini dilakukan satu hari setelah tim Divisi Pariwisata dari Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Pemkab Mojokerto datang langsung meninjau lokasi Ranu Manduro.

Arya Baginda Pangestu

Sumber: Kompas.com | Suara.com

Chat Bersama Kami
Read previous post:
imPersona 2020
ImPersona 2020

itb cooperative day 2020, seminar itb cooperative day 2020, itb cooperative day,seminar itb
Seminar ITB Cooperative Day 2020

Wonderful Deafferent Show SLBN Cicendo Kota Bandung
Wonderful Deafferent Show SLBN Cicendo Kota Bandung

Close