Pendidikan Karakter Anak di luar kelas yang disampaikan oleh Ibu Dr.Hj.Nike Kamarubiani dari Departemen Pendidikan Masyarakat Universitas Pendidikan Indonesia dengan Pembelajaran diluar kelas (Outdoor Class Room) secara kognitif dan komunikasi sosial.

Pendidikan Karakter Anak dapat dilakukan secara terintegrasi  di dalam proses pembelajaran melalui pengenalan nilai-nilai, fasilitasi diperolehnya kesadaran akan pentingnya nilai-nilai, ke dalam tingkah laku siswa sehari-hari melalui proses pembelajaran baik yang berlangsung  di dalam maupun di luar kelas (Outdoor Class Room) pada semua mata pelajaran di sekolah.



Kata Karakter berasal dari bahasa Yunani yang berarti “to mark” atau menandai dan memfokuskan bagaimana mengaplikasikan nilai kebaikan dalam bentuk tindakan atau tingkah laku. Karakter menurut kamus dalam pusat bahasa Depdiknas adalah “bawaan, hati, jiwa, kepribadian, budi pekerti, perilaku, personalitas, sifat,  tabiat, temperamen, watak”.

Seorang Individu yang memiliki Karakter baik atau unggul adalah seseorang yang berusaha melakukan hal-hal  yang terbaik kepada Tuhan, kepada dirinya,kepada  sesama,kepada  lingkungan, kepada Bangsa dan Negara serta dunia internasional  dengan cara mengoptimalkan potensi (pengetahuan) dirinya dan disertai dengan kesadaran, emosi dan motivasinya (perasaannya).

Saat ini generasi milenial dituntut memiliki kompetensi, kolaborasi, berpikir kritis, komunikasi yang baik, merupakan tugas yang cukup berat untuk para guru. Sehingga para guru mendesain suatu proses pembelajaran di sekolah dengan Pendidikan Karakter Anak. Dan Salah satu proses pembelajaran yang digunakan untuk mencapai kompetensi itu adalah dengan pembelajaran diluar kelas (Out Door).

Jika dibandingkan dengan zaman dahulu pembelajaran hanya dilakukan di dalam kelas saja, maka untuk saat ini dengan perubahan zaman dan teknologi yang sangat pesat, pembelajaran harus dilakukan juga di luar kelas(Outdoor Class Room). Agar anak semakin semangat belajar.

Pada saat ini banyak sekali kasus anak kecanduan gadget, maka pembelajaran disekolah harus lebih “asik” lagi, jika pembelajaran disekolah dilakukan secara kreatif dan inovatif dan dilakukan juga pembelajaran diluar kelas (Outdoor Class Room), maka akan menjadi salah satu solusi agar anak yang kecanduan gadget akan teratasi.

Menurut Dr.Hj.Nike Kamarubiani menyampaikan bahwa “Jika anak sejak paud (pendidikan anak usia dini) sudah kecanduan gadged,  hingga  masalah kecil saja seperti mengkancing baju saja tidak bisa, maka akan menjadi masalah dikemudian harinya. Oleh karena itu agar anak usia dini tidak kecanduan gadget maka  pembelajaran ahrus lebih seru dilakukan diluar kelas itu dilakukan sejak usia dini dari mulai PAUD, SD, SMP dan SMA. Dan semua pihak harus terlibat antara orang tua dan guru.”

Dr.Hj.Nike Kamarubiani juga menjelaskan bahwa “Dengan banyaknya media sosial saat ini , bila penggunaan gadget  tidak digunakan secara cerdas maka akan berdampak pada kasus  cyber Bullying, Sex bebas, Narkoba dll. Penelitian  pada kota-kota besar di Jakarta bekasi dll, penggunaan gadget yaitu pada siswa kelas 6 SD, lebih dari hampir 40 persen  lebih terpapar sex dari gadget di rumah, sehingga pengawasan dari orang tua juga sangat diperlukan.”

Sehingga Pendidikan Kognitif dan komunikasi sosial yaitu berkaitan dengan pengetahuan anak dan dengan Pendidikan Karakter Anak. Pembelajaran pembelajaran diluar kelas adalah metode  untuk   meningkatkan kapasitas belajar siswa. Anak dapat belajar secara lebih mendalam melalui objek-objek yang dihadapi dari pada jika belajar di dalam kelas yang memiliki banyak keterbatasan. pembelajaran diluar kelas  juga dapat menolong anak untuk mengaplikasikan pengetahuan yang dimiliki.

Selain itu juga , pembelajaran di luar kelas lebih menantang bagi siswa dan menjembatani antara teori di dalam buku dan kenyataan yang ada di lapangan. Teori secara langsung, sehingga kualitas pembelajaran dalam situasi yang nyata akan memberikan peningkatan kapasitas pencapaian belajar melalui objek yang dipelajari serta dapat membangun ketrampilan sosial dan personal yang lebih baik.

pembelajaran diluar kelas dapat dilakukan kapan pun sesuai dengan rancangan program yang dibuat oleh guru. Pembelajaran pembelajaran diluar kelas dapat dilakukan pada waktu pembelajaran  kelas misalnya Bisa dilakukan di lingkungan sekitar sekolah, museum, sanggar seni atau outing kelas.

Pembelajaran diluar kelas dengan Pendidikan Karakter Anak yang menyenangkan yang disekolah  dapat membangun Karakter siswa melalui pengalaman belajar langsung dan konteks yang nyata. Agar proses pembelajaran ini dapat berjalan efektif maka dibutuhkan guru yang kreatif dan inovatif serta mengajarkan ilmu yang bermanfaat  kepada siswanya dengan hati dan rasa cinta sehingga siswa akan memiliki Karakter yang baik. Sehingga komunikasi orang tua dan guru juga harus saling memberikan inovasi dan berkreasi serta  bekerjasama agar Pendidikan karakter anak menjadi baik dan unggul.

Demikian penjelasan Pendidikan Karakter yang disampaikan oleh Dr.Hj.Nike Kamarubiani. SobatPhi, jangan lupa streaming terus di www.phiradio.com. Gaya-Juara.

Chat Bersama Kami
Read previous post:
Talkshow Pembelajaran Diluar Kelas (Outdoor Class Room)
Talkshow Pembelajaran Diluar Kelas (Outdoor Class Room)

Bahasa Isyarat Sibi Huruf L dan Bisindo Huruf L 
Bahasa Isyarat Sibi Huruf L dan Bisindo Huruf L 

Talkshow dengan PPI UUM (Persatuan Pelajar Indonesia Universiti Utara Malaysia) bersama Kak Utami Ichda
Talkshow dengan PPI UUM (Persatuan Pelajar Indonesia Universiti Utara Malaysia) bersama Kak Utami Ichda

Close