Phiradio Pindah Ke http://phiradio.tikomdik-disdikjabar.id

Mengenal Generalized Anxiety Disorder (GAD), GAD atau gangguan kecemasan umum merupakan gangguan yang menyebabkan penderitanya merasa cemas berlebih dalam jangka waktu yang lama terhadap banyak situasi atau peristiwa, namun hal apa yang dikhawatirkan tidak spesifik.

Kecemasan tersebut tidak dapat dikendalikan sehingga mengganggu kehidupan sehari-hari. Namun demikian, belum dapat diketahui secara pasti apa penyebab GAD.

Baca Yuk :

Mengenal Generalized Anxiety Disorder (GAD)

Gangguan kecemasan umum atau generalized anxiety disorder (GAD) merupakan kecemasan yang berlebihan dan berlangsung terus-menerus terhadap banyak hal.

Akan tetapi, gangguan ini berbeda dengan kecemasan biasa. Setiap orang pasti pernah merasa cemas akan sesuatu hal. Misalnya pada saat menghadapi ujian atau melakukan wawancara pekerjaan. Perasaan cemas seperti ini termasuk normal.

Sedangkan pada penderita GAD biasanya sering ketakutan akan bencana alam dan terlalu berlebihan khawatir pada kondisi keuangan, kesehatan, keluarga, pekerjaan, atau hal-hal lainnya. Penderita GAD mengalami kesulitan untuk mengendalikan rasa cemas mereka. Sehingga, rasa cemas tingkat tinggi tersebut juga akan memengaruhi kehidupan mereka sehari-hari.

Penyebab Gangguan Kecemasan Umum

Para ahli kejiwaan menduga kondisi ini dapat terjadi akibat kombinasi dari sejumlah faktor, contohnya:

  • Memiliki riwayat mengalami kejadian traumatis atau menimbulkan stres, seperti kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) atau penganiayaan anak.
  • Adanya aktivitas berlebihan di bagian otak yang mengendalikan emosi dan tingkah laku.
  • Senyawa serotonin dan noradrenalin yang tidak seimbang dalam otak pengidap.
  • Faktor keturunan. Mereka yang memiliki kerabat dekat dengan gangguan kecemasan umum memiliki risiko lima kali lebih besar untuk mengalami kondisi sejenis.
  • Jenis kelamin. Wanita juga dipercaya lebih rentan untuk mengidap gangguan ini.
  • Pernah menggunakan obat-obatan terlarang atau mengonsumsi minuman keras.
  • Aktivitas berlebihan pada area otak yang terlibat dalam pengaturan emosi dan perilaku.
  • Ketidakseimbangan zat kimia otak yaitu serotonin dan noradrenalin, yang terlibat dalam pengendalian dan pengaturan mood.
  • Faktor genetik, riwayat keluarga bisa meningkatkan risiko gangguan hingga lima kali lipat.
  • Mengalami kondisi sakit dalam jangka panjang, seperti artritis.

Orang dengan GAD tidak dapat menghilangkan kekhawatiran mereka, meskipun mereka biasanya menyadari bahwa sebagian besar kecemasan mereka tidak beralasan.

Kekhawatiran mereka disertai dengan gejala fisik seperti gemetar, berkedut, ketegangan otot, sakit kepala, lekas marah, berkeringat, dan merasa pusing atau kehabisan napas.

Mereka cenderung merasa lelah, sulit berkonsentrasi, dan mungkin menderita depresi. GAD juga seringkali menyebabkan penderita merasa mual, sering pergi ke kamar mandi, atau merasa ada benjolan di tenggorokan.

Gejala gangguan kecemasan umum atau generalized anxiety disorder (GAD) sebenarnya merupakan bentuk maupun gabungan dari gejala beberapa gangguan mental lain, seperti:

  • Gangguan panik
  • fobia – seperti agorafobia atau klaustrofobia
  • gangguan stres pasca trauma atau post-traumatic stress disorder (ptsd)
  • gangguan kecemasan sosial atau fobia sosial

Namun, pada gangguan kecemasan umum, penderita akan merasa cemas akan berbagai situasi dan kondisi, dan bukan hanya pada satu peristiwa tertentu. Penderita akan merasa cemas hampir setiap hari dan sering kesulitan untuk mengingat kapan mereka merasa rileks.

Ketika satu kecemasan sudah terselesaikan, hal lain akan muncul sebagai masalah baru. Selain itu, GAD dapat menyebabkan munculnya gejala lain baik mental maupun fisik, seperti:

  • Merasa khawatir dan resah
  • Susah tidur atau berkonsentrasi
  • Mudah marah
  • Pusing, lelah, gemetar
  • Jantung berdebar-debar (palpitasi)
  • Nyeri otot, nyeri perut, nyeri kepala
  • Sesak napas
  • Merasa sakit
  • Berkeringat berlebihan

Pencegahan Gangguan Kecemasan Umum

Gangguan kecemasan umum atau generalized anxiety disorder (GAD) memang tak dapat diprediksi atau pun dicegah secara langsung.

Beberapa kiat berikut merupakan cara yang bisa dilakukan secara rutin untuk mengurangi gangguan kecemasan, yaitu:

  • Berolahraga secara teratur
  • Berhenti merokok
  • Membatasi jumlah alkohol dan kafein yang dikonsumsi
  • Melakukan kegiatan atau latihan relaksasi, baerlatih nafas secara teratur, dan latihan yoga, meditasi, atau tai chi.
  • Melakukan hobi atau kegiatan relaks yang disukai, seperti bermain musik, berkebun, merajut, atau melukis.

Gangguan kecemasan sosial maupun gangguan kecemasan umum sebaiknya tidak disepelekan begitu saja.

Karena, gangguan kecemasan ini bukan suatu penyakit yang bisa sembuh dengan sendirinya. Diperlukan perawatan dan pengobatan yang tepat untuk mengelola gejalanya. Jika tidak, gangguan ini akan berkembang dan bisa menjadi masalah kesehatan jangka panjang.

Jika gejala yang muncul sudah sangat ekstrem dan menyulitkan dalam beraktivitas, sebaiknya segera minta bantuan pada ahli, yaitu psikolog atau psikiater. Hal ini bertujuan untuk membantu meredakan gejala dan membuat pengidap gangguan mental ini menjadi lebih nyaman.

Referensi:

  • https://www.klikdokter.com
  • https://www.halodoc.com
  • https://www.mayoclinic.org
Baca Yuk :

Artikel Pilihan :

Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , , , , ,