KUNCI JAWABAN Tema 1 Kelas 5 Halaman 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, 40 Subtema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia. Adapun terkait soal terdapat pada Subtema 1 Pembelajaran 4 tentang Organ Gerak Hewan Buku Tematik SD kurikulum 2013 edisi revisi 2018. Pada artikel ini dibahas soal dan kunci jawaban Tema 1 kelas 5 SD bertema Organ Gerak Hewan dan Manusia halaman 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, dan 40.


Baca Yuk :

Pada masing-masing subtema terdapat 6 pembelajaran yang dibahas.

Pembahasan soal dan kunci jawaban Tema 1 kelas 5 SD ini dapat digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.

KUNCI JAWABAN Tema 1 Kelas 5 Halaman 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, 40 Subtema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia

Inilah ulasan soal kunci jawaban Buku Tematik Tema 1 Kelas 5 SD / MI Subtema 1 pembelajaran 4 halaman 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, dan 40 yang dikutip dari Buku Guru dan Siswa serta beberapa sumber:

Halaman 31

Tata letak bangunan, sanitasi, jalan, dan pembuangan limbah kandang kelinci Pak Rudi sangat rapi. Dengan demikian, setiap pengunjung yang datang akan merasa nyaman. Sebelum membangun kandang kelinci, Pak Rudi telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan membuat denah. Tahukah kamu apa itu denah? Denah merupakan gambaran tentang tata letak dalam suatu ruangan atau tempat.

Gambaran yang lebih luas dibandingkan dengan denah adalah peta. Peta merupakan gambaran dengan menggunakan skala tertentu mengenai suatu daerah. Pada pembelajaran sebelumnya, kamu sudah mengetahui luas dan letak wilayah Negara Indonesia dengan menggunakan peta. Dengan peta kita juga bisa mengetahui kondisi geografis negara Indonesia.

Halaman 32 – 35

Ayo Mengamati

Amatilah peta pada pembelajaran sebelumnya. Tuliskan kondisi geografis wilayah Indonesia, khususnya kondisi geografis pulau-pulau besar di Indonesia.




Jawaban:

Kondisi Geografis Pulau Jawa Berdasarkan Peta

1. Luas : 128,297 km2

2. Batas

a. Laut : Laut Jawa, Samudra Hindia, Selat Sunda, Selat Bali.

b. Daratan : Pulau Kalimantan, Pulau Sumatera, Pulau Bali.

3. Keadaan Alam

a.  Nama-nama pantai dan laut : Pantai Pangandaran, Pantai Carita, Laut Jawa

b.  Nama-nama dataran rendah : Dataran Rendah Semarang, Dataran Rendah Madiun

c.  Nama-nama gunung : Gunung Ciremai, Gunung Merapi, Gunung Slamet.

Kondisi Geografis Pulau Sumatera Berdasarkan Peta

1. Luas : 473,481 km2

2. Batas

a. Laut : Teluk Benggala, Samudra Hindia, Selat Malaka

b. Daratan : Malaysia, Singapura, India, Pulau Kalimantan



3. Keadaan Alam

a.  Nama-nama pantai dan laut : Pantai Pasir Putih, Pantai Air Manis, Pantai Lampuuk

b.  Nama-nama dataran rendah : Dataran Rendah Cermin, Kota Jambi

c.  Nama-nama gunung : Gunung Kerinci, Gunung Leuser, Gunung Dempo.

Kondisi Geografis Pulau Kalimantan Berdasarkan Peta

1. Luas : 743,330 km2

2. Batas

a. Laut : Laut Jawa, Selat Makassar, Selat Karimata

b. Daratan : Malaysia, Brunei Darussalam, Pulau Sulawesi, Pulau Jawa

3. Keadaan Alam

a.  Nama-nama pantai dan laut : Pantai Segajah, Pantai Kijing, Pantai Ambalat

b.  Nama-nama dataran rendah : Ketapang, Selor

c.  Nama-nama gunung : Gunung Mando, Gunung Bawang, Gunung Piyabung

Kondisi Geografis Pulau Sulawesi Berdasarkan Peta

1. Luas : 174,600 km2

2. Batas

a. Laut : Laut Banda, Selat Makassar, Laut Sulawesi

b. Daratan : Filipina, Kepulauan Maluku, Pulau Kalimantan, Pulau Nusa Tenggara




3. Keadaan Alam

a.  Nama-nama pantai dan laut : Pantai Talise, Pantai Gong, Pantai Nirwana

b.  Nama-nama dataran rendah : Bulukumba, Gowa

c.  Nama-nama gunung : Gunung Mahawu, Gunung Karangetang, Gunung Soputan.

Kondisi Geografis Pulau Papua dan Maluku Berdasarkan Peta

1. Luas : Papua = 786000 km2, Maluku = 74505 km2

2. Batas

a. Laut : Samudera Pasifik, Laut Arafura, Laut Banda

b. Daratan : Biak, Papua Nugini, Australia

3. Keadaan Alam

a.  Nama-nama pantai dan laut : Pantai Teluk Triton, Pantai Yen Beba, Pantai Bakaro

b.  Nama-nama dataran rendah : Dataran Rendah Arafura, Trans-Fly, Pulau Seram

c.  Nama-nama gunung : Puncak Carstenz Pyramid, Gunung Yamin, Gunung Kapalamadan



Kondisi Geografis Pulau Bali dan Nusa Tenggara Berdasarkan Peta

1. Luas : Bali = 5635,66 km2, Nusa Tenggara = 68871,25 km2

2. Batas

a. Laut : Laut Bali, Selat Lombok, Samudera Hindia

b. Daratan : Kalimantan, Timor Leste

3. Keadaan Alam

a.  Nama-nama pantai dan laut : Pantai Sanur, Pantai Kuta, Pantai Segigi

b.  Nama-nama dataran rendah : Dataran Rendah Tabanan, Gianyar, Sumbawa

c.  Nama-nama gunung : Gunung Agung, Gunung Batur, Gunung Tambora

Halaman 35

Ayo Berdiskusi

Setelah kamu mengetahui kondisi geografis pulau-pulau besar yang ada di Indonesia, buatlah kesimpulan kondisi geografis wilayah Indonesia secara umum. Bandingkan hasil kesimpulanmu dengan temanmu. Mintalah pendapat dan penjelasan dari bapak atau ibu guru.

Jawaban:

Kondisi geografis wilayah Indonesia adalah kepulauan dengan dua pertiga wilayahnya berupa perairan. Bentang alam Indonesia sangat lengkap dan bervariasi mulai dari pantai, dataran rendah, lembah, padang rumput, rawa, sungai, hutan, dataran tinggi, bukit dan perbukitan, serta gunung dan pegunungan. Di Indonesia juga banyak terdapat gunung berapi, danau, dan sungai, baik sungai besar maupun kecil, sungai panjang atau pun pendek. Antara pulau yang satu dengan pulau yang lainnya memiliki karakteristik kondisi geografis yang berbeda-beda. Demikian pula dengan hasil alamnya.

>>> Halaman 36

Ayo Mencoba

Setelah kamu mengetahui kondisi geografis wilayah negara Indonesia, sekarang giliranmu untuk mengetahui kondisi geografis wilayah tempat tinggalmu. Gambarkan ke dalam sebuah peta sederhana.

Untuk mendapatkan data dan informasi yang akurat, kamu bisa melakukan pengamatan langsung dan bertanya kepada para pengurus RT dan RW ataupun tokoh masyarakat di wilayah tempat tinggalmu.

Peta Kondisi Geografis Wilayah RW Tempat Tinggalku.

Jawaban:

Jawaban disesuaikan oleh siswa berdasarkan Kondisi Geografis Wilayah RW Tempat Tinggal.




Halaman 37

Luas, letak, dan kondisi geografis negara Indonesia merupakan modal dasar yang sangat penting bagi pembangunan nasional dan pemerataan hasil-hasilnya. Namun demikian, semuanya itu harus didukung dengan perilaku dan sikap positif yang sesuai dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Sikap dan perilaku negatif yang bertentangan dengan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila akan menjadi penghambat pembangunan nasional.

Ayo Membaca

Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan

Gotong royong merupakan modal dasar bagi terciptanya suasana kemasyarakatan yang harmonis. Mengapa demikian? Karena dengan bergotong royong, masyarakat akan sering melakukan silaturahmi dan kerja sama, sehingga terjalinlah solidaritas. Seiring dengan munculnya rasa solidaritas inilah, akan muncul juga rasa empati dan simpati di antara masyarakat yang akan mempererat dan memperkuat hubungan masyarakat.

Tidak ada perbedaan dalam prinsip gotong royong. Gotong royong adalah kerja bersama, memeras keringat secara bersama, dan perjuangan saling bantu membantu secara bersama. Gotong royong dilakukan demi mencapai tujuan bersama. Tidak mempedulikan agama, suku, ataupun golongan.

Prinsip-prinsip gotong royong sangat bermanfaat bagi pelaksanaan pembangunan nasional. Karena semua masyarakat merasa saling memiliki. Masyarakat juga merasa mempunyai tujuan yang sama, yakni terwujudnya kehidupan yang sejahtera. Dengan bergotong royong, segala program pembangunan yang dicanangkan oleh pemerintah akan dapat dilaksanakan dengan baik tanpa adanya g a n g g u a n y a n g disebabkan oleh ketidakharmonisan masyarakat.

Halaman 38

Ayo Berlatih

Sebutkan ide pokok masing-masing paragraf pada teks “Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan”.

Jawaban

Ide pokok masing-masing paragraf pada teks “Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan”.
Ide pokok masing-masing paragraf pada teks “Gotong Royong Modal Dasar Pembangunan”. (gawekami.com)

Halaman 39

Ayo Menulis

Berdasarkan ide pokok berikut, kembangkan menjadi sebuah paragraf.

1.      – Ide Pokok

Musyawarah mufakat yakni nilai luhur bangsa yang harus terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

–          Paragraf

Musyawarah mufakat yakni nilai luhur bangsa yang harus terus di terapkan dalam kehidupan sehari. Melalui musyawarah mufakat keputusan sanggup diambil secara bersama atas dasar saling menghargai dan menghormati. Melalui musyawarah mufakat sanggup menghindarkan dari sikap egois, sifat suka memaksakan kehendak serta tidak menghargai atau menghormati pendapat orang lain.



2.      – Ide Pokok

Kebebasan memeluk agama atau kepercayaan adalah hak setiap warga negara.

–          Paragraf

Kebebasan memeluk agama atau iktikad yakni hak setiap warga negara. Hak orang lain wajib kita hargai dengan cara saling menghormati dan bekerja sama antarpemeluk agama yang berbeda-beda. Kita dihentikan memaksakan suatu agama dan keperyaaan kepada orang lain, kita harus saling menghormati kebebasan dalam menjalankan ibadah.

Selain pengetahuan dan keterampilan dalam beternak kelinci, ternyata Pak Rudi juga memiliki wawasan yang luas tentang bangsa dan negara. Pak Rudi banyak memberikan pengetahuan kepada Edo berkaitan dengan Pancasila dan kondisi geografis wilayah Indonesia.

Halaman 40

Ayo Renungkan

1. Dengan mengamati peta, kamu telah mengetahui kondisi geografis Indonesia dan kondisi geografis tempat tinggalmu. Apa yang dapat kamu lakukan untuk memanfaatkan kondisi geografis lingkungan atau wilayah tempat tinggalmu?

Jawaban:

Kita dapat memanfaatkan kondisi geografis lingkungan wilayah tempat tinggal untuk menunjang kegiatan ekonomi. Misalnya saja lingkungan sekitar berupa daerah pegunungan maka dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan pariwisata.

2. Gotong royong dan musyawarah merupakan contoh perilaku yang mencerminkan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam sila-sila Pancasila.Masihkah kedua perilaku tersebut diterapkan di wilayah tempat tinggalmu? Sebutkan contohnya!




Jawaban:

Gotong royong masih diterapkan di lingkungan tempat tinggalku, misalnya saja saat ada tetangga yang hajatan banyak warga sekitar yang membantu. Sementara musyawarah juga masih diterapkan dalam beberapa kegiatan bersama, misalnya saja ketika membahas pembangunan tempat ibadah.

Kerja Sama dengan Orang Tua

Ceritakan kepada orang tuamu perilaku-perilaku yang telah kamu lakukan yang menunjukkan pengamalan nilai-nilai luhur sila-sila Pancasila.

*) Disclaimer: Jawaban di atas hanya digunakan oleh orang tua untuk memandu proses belajar anak.

KUNCI JAWABAN Tema 1 Kelas 5 Halaman 31, 32, 33, 34, 35, 36, 37, 38, 39, 40 Subtema 1 Organ Gerak Hewan dan Manusia

Sumber : https://pontianak.tribunnews.com/2021/07/29/kunci-jawaban-tema-1-kelas-5-halaman-31-sampai-40-subtema-1-organ-gerak-hewan-dan-manusia?page=all

 

Baca Yuk :