Begini Tata Cara Kurban di Tengah Pandemi. Sesuaikan dengan Protokol Covid-19 dan Anjuran. Hari Raya Idul Adha sebentar lagi nih, Sobat Phi. Prosesi penyembelihan hewan kurban sudah pasti dilakukan serentak di hari yang sama. Tapi, apa nggak dilema memotong hewan kurban di tengah pandemi? Jika salah langkah, momen Idul Adha malah bisa jadi kluster baru penyebaran covid-19, kan.



Begini Tata Cara Kurban di Tengah Pandemi

Nah, berikut ini PhiRadio sudah merangkum tata cara kurban di tengah pandemi, seperti dilansir dari Merdeka.com. Simak baik-baik, ya!

  1. Tetap Jaga Jarak

Menurut surat edaran yang resmi diterbitkan oleh Kementerian Agama, jaga jarak fisik atau physical distancing wajib dilakukan di area pemotongan hewan kurban. Penyelenggara harus mengatur kepadatan di lokasi penyembelihan. Artinya hanya dihadiri oleh panitia dan pihak yang berkurban.

Pengaturan jarak juga dilakukan antar panitia pada saat melakukan pemotongan, pengulitan, pencacahan, dan pengemasan daging. Kemudian, pendistribusian daging hewan kurban dilakukan oleh panitia ke rumah mustahik.

  1. Penerapan Kebersihan

Tidak hanya jaga jarak fisik, penerapan kebersihan personal juga perlu diterapkan. Pengukuran suhu tubuh di setiap pintu atau jalur masuk tempat penyembelihan harus dilakukan petugas khusus. Kemudian, panitia yang berada di area penyembelihan dan penanganan daging, tulang, serta jeroan harus dibedakan.



Setiap panitia yang melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan dan pendistribusian daging hewan, harus menggunakan masker, pakaian lengan panjang, dan sarung tangan selama di area penyembelihan. Selain itu, penyelenggara hendaklah selalu mengedukasi para panitia agar tidak menyentuh mata, hidung, mulut, dan telinga, serta sering mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer. Hindari berjabat tangan atau kontak langsung serta memperhatikan etika batuk atau bersin atau meludah. Lalu panitia yang berada di area penyembelihan harus segera membersihkan diri (mandi) sebelum bertemu anggota keluarga.

  1. Kebersihan Alat

Sebelum dan sesudah digunakan, bersihkan seluruh peralatan menyembelih. Selain itu, panitia harus menerapkan sistem satu orang satu alat. Jika pada kondisi tertentu seorang panitia harus menggunakan alat lain, maka harus dilakukan disinfeksi sebelum digunakan. Panitia juga harus membersihkan area penyembelihan setelah ritual kurban selesai.



Begini Tata Cara Kurban di Tengah Pandemi

Itulah garis besar tata cara kurban di tengah pandemi covid-19. Jangan lupakan syarat dan doanya ya, karena itu yang paling penting. Selamat berkurban, Sobat Phi. Semoga apa yang dikurbankan menjadi keberkahan, ya!

Chat Bersama Kami
Read previous post:
SEAQIS UNDECAFIESTA 11 Th Anniversary Contest
SEAQIS UNDECAFIESTA 11 Th Anniversary Contest

Apa Itu Wabah Bubonic?
Apa Itu Wabah Bubonic?

6 Prospek Kerja Terbaik untuk Lulusan Filsafat
6 Prospek Kerja Terbaik untuk Lulusan Filsafat

Close