Beasiswa S2 DASS 2021 Diperebutkan 1.197 Saintis Muda. Sebanyak 1.197 saintis muda mendaftar untuk mendapatkan beasiswa Dexa Award Science Scholarship (DASS) 2021. Setelah melewati proses penjurian yang ketat akhirnya terpilih tiga pemenang yang mendapatkan beasiswa pendidikan S2 dan juga penelitian .

Beasiswa S2 DASS 2021 Diperebutkan 1.197 Saintis Muda

Sejak dibuka 23 Maret 2021 dan ditutup pada 21 April 2021, ada 1.197 saintis muda yang mendaftar di beasiswa DASS ini. Proposal penelitian hingga babak penjurian diseleksi ketat oleh para saintis terbaik di Indonesia yang terdiri dari para saintis terkemuka dari guru besar farmasi dari ITB, Unpad, UI, Universitas Sanata Dharma dan perwakilan dari PT Dexa Medica.



Setelah proses penjurian, terpilih 3 pemenang yang mendapatkan beasiswa pendidikan S2 dan juga penelitian serta bebas memilih kampus S2 terakreditasi A di seluruh Indonesia. Pemenang program beasiswa DASS 2021 adalah Jenifer Kiem Aviani alumni Institut Teknologi Bandung, Ni Putu Eka Krisnayanti alumni dari Universitas Udayana, dan Ahmad Ikhsanudin alumni dari Universitas Lampung.

Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbudristek Nizam mengatakan, partisipasi masyarakat dengan pemberian beasiswa ini sangat baik untuk meningkatkan jumlah saintis dan peneliti di bidang kesehatan.

“Saya sampaikan apresiasi dan selamat kepada Dexa yang selama ini telah memberikan beasiswa bagi mahasiswa jenjang S2 untuk mengambil studi di bidang farmasi dan kesehatan,” katanya pada Virtual Ceremony Dexa Award Science Scholarship 2021 yang disiarkan Youtube Dexan TV, Rabu (30/6).

Nizam juga menyampaikan tentang pentingnya pengembangan bahan baku obat dan juga inovasi baru dibidang kesehatan agar Indonesia tidak lagi bergantung pada produk luar negeri. Nizam berharap, penelitian yang akan dilakukan para pemenang jangan hanya sebagai formalitas kelulusan sebagai sarjana melainkan menghasilkan karya penelitian yang berguna bagi masyarakat dan bangsa.

Salah satu pemenang beasiswa DASS 2021 Jenifer Kiem Aviani, alumni jurusan Biologi ITB menuturkan, sebagai amanah yang harus dipertanggungjawabkan maka dia akan gunakan beasiswa ini untuk menempuh S2 sebaik mungkin dan memberikan yang terbaik juga untuk penelitian yang akan dia garap.




Tidak hanya itu, ujarnya, dia juga berharap penelitiannya akan dapat dipublikasikan di jurnal internasional. Lebih lanjut, dia berharap, penelitiannya bisa menjadi produk yang berguna bagi masyarakat. “Terima kasih kepada Dexa yang memberi kesempatan pada peneliti muda untuk melanjutkan sekolah,” ujarnya.

Sementara Ni Putu Eka Krisnayanti alumni dari Universitas Udayana menuturkan motivasi dia mengikuti seleksi DASS karena ingin melanjutkan studi S2. Selain itu juga sebagai langkah awal untuk mewujudkan mimpinya menjadi saintis muda di indonesia. “Saya siap untuk melanjutkan S2, melaksanakan penelitian dan siap bergabung menjadi salah satu saintis di Dexa Medica,” ucapnya.

Beasiswa S2 DASS 2021 Diperebutkan 1.197 Saintis Muda

https://edukasi.sindonews.com/read/471226/213/diperebutkan-1197-saintis-muda-inilah-3-pemenang-beasiswa-s2-dass-2021-1625112447


Read previous post:
Haniya Azzahra, Salah Satu Inisiator Kolaborasi Mimpi untuk Kaum Difabel
Haniya Azzahra, Salah Satu Inisiator Kolaborasi Mimpi untuk Kaum Difabel

Close