Bagaimana Bacaan Doa Sahur Puasa Ramadhan, Dianjurkan untuk Mengakhirkan Sahur, Niat Puasa dan Doa Buka Puasa. Hari pertama Ramadhan 2021, jangan lupa untuk sahur karena dianjurkan untuk sahur dan mengakhirkannya. Berpuasa ini adalah ibadah wajib bagi seorang Muslim. Berikut ini bacaan doa sahur puasa Ramadhan, dianjurkan untuk mengakhirkan sahur, niat puasa serta doa buka puasa.

Bagaimana Bacaan Doa Sahur Puasa Ramadhan, Dianjurkan untuk Mengakhirkan Sahur, Niat Puasa dan Doa Buka Puasa

Baca Yuk :

Di bulan Ramadhan 1442 H atau 2021 ini, berikut bacaan atau lafadz Niat Puasa Ramadhan 1442 H dan Doa Buka Puasa Ramadhan 2021 serta doa makan sahur.



Awal Ramadhan 2021 atau 1 Ramadhan 1442 H telah ditetapkan dalam sidang isbat digelar Kementerian Agama, Senin 12 April 2021 sore.

1 Ramadhan 1442 H tepat dengan 13 April 2021. Sama dengan perhitungan hisab dari Muhammadiyah.

Dari sekarang, kita bisa mempersiapkan diri untuk menghadapi puasa Ramadhan 1442 H, termasuk diantaranya mengingat kermbali bacaan Niat Puasa Ramadhan. Selain itu ada anjuran dari Nabi Muhammad SAW Saat Sahur.

Ya, Nabi Muhammad SAW sangat menganjurkan kepada umat muslim / muslimah untuk menjalankan ibadah sahur di bulan Ramadan.

Meski tak menjadi rukun wajib puasa ramadhan, pentingnya melaksanakan sahur adalah bagian persiapan bagi tubuh kita selama berpuasa di Ramadhan 2021 atau 1442 H

Melaksanakan sahur sebelum puasa menjadi sunah Nabi Muhammad SAW yang dianjurkan selama Ramadan. Cocok juga dilaksanaan saat Ramadhan 1442 H.

Agar lebih afdal atau lebih utama, ada baiknya kita melafalkan doa sebelum memulai makan sahur seperti yang dilakukan Nabi Muhammad SAW.

Seperti apa bunyi doanya?

Rasulullah SAW menganjurkan mereka yang akan berpuasa pada siang hari untuk menyantap hidangan di waktu sahur.

Rasulullah SAW mengatakan bahwa santapan hidangan sahur itu penuh berkah sebagai keterangan hadits berikut ini:

وعن أبي سعيد الخدري رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم السحور كله بركة فلا تدعوه ولو أن يجرع أحدكم جرعة من ماء فإن الله عز و جل وملائكته يصلون على المتسحرين

Artinya, “Dari Abu Sa’id Al-Khudri RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Sahur sepenuhnya mengandung berkah. Maka itu, jangan kalian meninggalkannya meskipun kalian hanya meminum seteguk air karena Allah dan malaikat bershalawat untuk mereka yang bersahur,’” (HR Ahmad).

Anjuran makan sahur ini begitu kuat. Oleh karena itu, kesempatan makan di waktu sahur sedapat mungkin tidak dilewatkan.

Bahkan Rasulullah SAW menganjurkan sahur meski hanya dengan seteguk air mengingat keberkahan Allah yang luar biasa saat itu.

وعن عبد الله بن عمر رضي الله عنهما قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم تسحروا ولو بجرعة من ماء رواه ابن حبان في صحيحه

Artinya, “Dari Abdullah bin Umar RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘’ Hendaklah kalian bersahur meskipun hanya seteguk air,” (HR Ibnu Hibban).

Dalam hal ini, ada doa yang bisa dibaca ketika menyantap hidangan sahur. Lafal doanya adalah sebagai berikut ini:

يَرْحَمُ اللهُ المُتَسَحِّرِيْنَ

Yarhamullâhul mutasahhirîn.

Artinya, “Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur.”

Doa ini dibaca oleh Rasulullah SAW saat menyantap hidangan sahur.

Doa ini diriwayatkan oleh Imam At-Thabarani.

Pada hadits ini, Rasulullah SAW juga mengatakan bahwa kurma adalah sebaik-baik hidangan sahur.

egiatan dapur umum kembali digelar untuk menyiapkan makanan yang dibagikan saat buka puasa dan sahur (istimewa)

وروي عن السائب بن يزيد رضي الله عنه قال قال رسول الله صلى الله عليه و سلم نعم السحور التمر وقال يرحم الله المتسحرين

Artinya, “Diriwayatkan oleh As-Saib bin Zaid RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Sebaik-baik hidangan sahur adalah kurma.” Rasulullah SAW lalu berdoa, ‘Semoga Allah menurunkan rahmat-Nya bagi mereka yang bersahur,’” (HR At-Thabarani).

Hadits ini dikutip oleh Syekh Abdul ‘Azhim al-Mundziri dalam Kitab At-Targhib wat Tarhib, [Beirut: Darul Kutub Al-Ilmiyyah], cetakan pertama, juz II, halaman 90. Wallahu a’lam. (Alhafiz K/NU Online)

Anjuran Rasulullah SAW untuk Mengakhirkan Sahur

Melansir laman Tribunnews.com (tayang 14 Juni 2016) Rasulullah Muhammad SAW menganjurkan kepada umat Islam untuk mengakhirkan waktu sahur atau menjelang imsak.

Rupanya, anjuran sunnah ini memiliki manfaat yang baik bagi orang yang menjalankan puasa.

Guru Besar Bidang Keamanan Pangan dan Gizi Departeman Gizi Masyarakat Institut Pertanian Bogor (IPB), Ahmad Sulaeman mengatakan, makan sahur memang sebaiknya dilakukan mendekati waktu imsak.

“Tujuannya agar cadangan energi bisa bertahan lama. Karena itu, makanan yang dianjurkan adalah makanan yang bisa bertahan lama dan tidak cepat-cepat dicerna,” katanya kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (14/5/2016).

Makanan yang paling lambat dicerna adalah makanan yang menjadi sumber protein dan lemak yaitu sekitar 4 hingga 6 jam.

Hal Ini menjadikan lapar dan haus menjadi lebih pendek.

Intinya, kata dia, makanan yang dikonsumsi harus terdiri dari makanan yang merupakan sumber protein, karbohidrat, lemak, vitamin dan mineral dalam jumlah dan proporsi yang seimbang.

Ia mencontohkan, makanan yang bisa dikonsumsi saat sahur yakni nasi atau penukar nasi seperti nasi dari beras analog, jagung, sorgum, ubi, talas, kentang, pisan tanduk mentah yang sudah direbus, sukun bersama lauk pauknya.

Makanan pokok yang lambat dicerna atau yang indeks glikemiknya rendah seperti nasi merah, talas, sukun, nasi dari beras yang tidak disosoh sangat baik dikonsumsi pada saat sahur.

Lauk pauknya bisa berasal dari protein hewani seperti ikan, telur, ayam, daging maupun dari protein nabati seperti tempe dan tahu.

“Jangan lupa disertai buah, termasuk kurma dan sayur sebagai sumber serat dan vitamin serta beberapa nutrasetikal. Bisa juga ditambah minum susu atau yogurt atau minuman probiotik lainnya yang akan membantu proses pencernaan,” ungkap Sulaeman yang juga Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB

Saat sahur sebaiknya diakhiri dengan minum air putih yang cukup, sekitar 2 hingga 3 gelas.

Berikut bacaan niat puasa Ramadhan beserta terjemahnya.

Niat Puasa Ramadhan

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ اَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ ِللهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghodin ‘an adaa’i fardhi syahri romadhoona haadzihis-sanati lillahi ta’aalaa

Artinya: “Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu di bulan ramadhan tahun ini, karena Allah Ta’ala.”

Doa Berbuka Puasa

Bacaan doa buka puasa Ramadhan 2020 atau Ramadhan 1441 H serta amalan sunnah Nabi Muhammad SAW soal berbuka puasa akan disajikan.

Berikut bacaan do’a buka puasa yang dilafalkan sebelum menyantap makanan dan minuman.

اَللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّحِمِيْنَ

“Allaahummalakasumtu wabika amantu wa’aa rizkika aftortu birohmatika yaa arhamarra himiin”


Artinya :

“Ya Allah karena-Mu aku berpuasa, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (puasa) dengan rahmat-Mu Ya Allah Tuhan Maha Pengasih”.

Baca Yuk :