Soal dan Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 63 – 72 Buku Tematik. Tetap semangat mengikuti belajar online. Apalagi sekarang memasuki Ujian Kenaikan Kelas (UKK). Orangtua siswa tetap sabar dan setia terus mendampingi demi mendapatkan pelajaran yang maksimal.

Soal dan Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 63 – 72 Buku Tematik

Literasi dan panduan juga wajib disiapkan orangtua untuk mendampingi anak belajar di rumah. Berikut simak soal dan kunci jawaban tema 9 kelas 6 SD halaman 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 Buku Tematik.



Dalam Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 SD terdapat 3 Subtema. Subtema 1 dalam Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 SD adalah Keteraturan yang Menakjubkan.

Untuk subtema 2 adalah Benda Angkasa dan Rahasianya dan subtema 3 adalah Tokoh Penjelajah Ruang Angkasa.

Berikut kunci jawaban tema 9 Kelas 6 SD subtema 1 Pembelajaran 6.

Kunci Jawaban Halaman 63 – 64

Ayo Berdiskusi

Bagaimana denganmu? Bagaimana dengan masyarakat di sekitarmu? Apakah keteraturan memberikan manfaat bagi kita? Bagaimana perilaku masyarakat untuk menciptakan keteraturan itu?

Perhatikan gambar kegiatan berikut ini dengan saksama. Lalu, diskusikan pendapatmu dengan teman sekelompokmu tentang peristiwa dalam gambar dengan upaya keteraturan yang diupayakan masyarakat.

Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 66

Persatuan dan kesatuan merupakan salah satu hal penting untuk mendapatkan keteraturan di dalam kehidupan bermasyarakat. Masyarakat harus dapat memahami pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa untuk menjadi bangsa yang berdaulat. Selain itu, pemahaman tersebut juga akan membantu masyarakat Indonesia dalam menghargai dan mencintai tanah airnya. Tahukah kamu pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia bagi masyarakat kita?

Jawaban:

Masyarakat yang bersatu dan saling mendukung akan lebih mudah menyelesaikan masalah.

Tercapailah masyarakat teratur, aman, tenteram dan damai.

Serta menumbuhkan sikap saling menghormati dan bekerja sama dalam masyarakat.

Ayo Membaca

Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia

Peristiwa sejarah bangsa Indonesia mendorong para pendiri bangsa untuk mempertahankan dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dengan berbagai cara. Oleh sebab itu, pemahaman terhadap pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa sebaiknya dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia, karena persatuan dan kesatuan bangsa adalah pusaka yang harus dipelihara. Persatuan dan kesatuan bangsa sangat penting bagi warga negara secara individu, sebagai masyarakat, dan juga sebagai bangsa dan negara.

1. Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bagi Diri Sendiri

Bagi diri sendiri, persatuan dan kesatuan mengandung arti bahwa setiap keinginan dan kepentingan pribadi harus disesuaikan dengan mengutamakan kepentingan orang banyak. Menghargai semangat persatuan memiliki arti penting bagi diri sendiri, di antaranya yaitu:

a. Mengembangkan sikap tenggang rasa dan saling menghargai dalam hidup bermasyarakat.

b. Memperkuat persatuan di dalam keluarga yang dapat memengaruhi semangat persatuan di masyarakat.

2. Pentingnya Persatuan dan Kesatuan bagi Masyarakat

Dalam kehidupan masyarakat semangat persatuan dan kesatuan harus dimiliki seluruh anggota masyarakat, karena:

a. Masyarakat yang bersatu akan lebih mudah menyelesaikan masalah di sekitarnya sehingga tercapai masyarakat yang aman, tenteram, dan damai.

b. Masyarakat yang bersatu dapat mengatasi konflik dalam masyarakat yang dapat memecah belah.

c. Dapat menumbuhkan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan gotong royong dalam masyarakat.

3. Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bagi Bangsa dan Negara Indonesia

Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia berarti persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia. Bangsa yang bersatu akan lebih cepat dan mudah mencapai tujuan untuk menjadi masyarakat yang adil dan makmur. Tujuan tersebut harus berdasarkan nilai-nilai yang terkandung di dalam Dasar Negara Indonesia, yaitu Pancasila. Bangsa yang bersatu akan menjadi bangsa yang kuat dan dapat menyelesaikan permasalahannya dengan lebih baik. Bangsa yang bersatu akan selalu melestarikan unsur-unsur sosial budaya seperti sikap kekeluargaan dan jiwa gotong royong.

Kunci Jawaban Halaman 65 – 67

Ayo Berdiskusi

A. Bersama kelompokmu, lakukanlah kegiatan sebagai berikut:

1. Bacalah kembali bacaan “Pentingnya Persatuan dan Kesatuan Bangsa Indonesia” dengan saksama. Tentukan beberapa informasi-informasi penting yang terdapat di dalam bacaan.

Jawaban:

a. Mengembangkan sikap tenggang rasa dan saling menghargai dalam hidup bermasyarakat.

b. Masyarakat yang bersatu dapat mengatasi konflik dalam masyarakat yang dapat memecah belah.

c. Untuk mempertahankan dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa dengan berbagai cara.

2. Gunakan tabel berikut ini untuk mengingat ide-ide pokok dari bacaan tersebut

Jawaban:

1. Untuk Diri Sendiri

Bagi diri sendiri, persatuan dan kesatuan mengandung arti bahwa setiap keinginan dan kepentingan pribadi harus disesuaikan dengan mengutamakan kepentingan orang banyak. Menghargai semangat persatuan memiliki arti penting bagi diri sendiri, di antaranya yaitu:

a. Mengembangkan sikap tenggang rasa dan saling menghargai dalam hidup bermasyarakat.

b. Memperkuat persatuan di dalam keluarga yang dapat memengaruhi semangat persatuan di masyarakat.

2. Untuk Masyarakat

Dalam kehidupan masyarakat semangat persatuan dan kesatuan harus dimiliki seluruh anggota masyarakat, karena:

a. Masyarakat yang bersatu akan lebih mudah menyelesaikan masalah di sekitarnya sehingga tercapai masyarakat yang aman, tenteram, dan damai.

b. Masyarakat yang bersatu dapat mengatasi konflik dalam masyarakat yang dapat memecah belah.

c. Dapat menumbuhkan sikap saling menghormati, bekerja sama, dan gotong royong dalam masyarakat.

3. Untuk Bangsa dan Negara Indonesia

Persatuan dan kesatuan Bangsa Indonesia berarti persatuan bangsa yang mendiami wilayah Indonesia. Bangsa yang bersatu akan lebih cepat dan mudah mencapai tujuan untuk menjadi masyarakat yang adil dan makmur.

Diskusikanlah bersama dengan kelompokmu peristiwa-peristiwa yang terjadi yang menunjukkan pentingnya persatuan dan kesatuan bagi diri sendiri, masyarakat serta bangsa dan negara. Kamu dapat menggunakan berbagai sumber informasi untuk menjelaskan peristiwa tersebut.

Jawaban:

A. Bagi Diri Sendiri

– Mengembangkan sikap tenggang rasa dan tepa salira

– Tidak memaksakan kehendak orang lain

B. Bagi Masyarakat

– Hidup rukun dengan semangat kekeluargaan antarwarga masyarakat

– Bergaul dengan sesama warga masyarakat tidak membedakan-bedakan suku, agama, ras, ataupun aliran

C. Bagi Bangsa dan Negara

– Mendahulukan kepentingan bangsa dan negara diatas kepentingan pribadi dan golongan

– Memberikan kesempatan yang sama kepada semua daerah untuk mengembangkan kebudayaan daerah lainnya.

4. Presentasikanlah hasil diskusimu di depan kelas dengan memberikan kesempatan kelompok lain untuk memberikan pertanyaan berdasarkan presentasimu.

B. Membuat Pertanyaan

Dari hasil diskusi dan presentasi dari kelompokmu dan kelompok yang lain, catatlah hal-hal menarik dan tuliskanlah pertanyaan yang berhubungan dengan isi presentasi tersebut. Catat dan tuliskanlah di tempat yang tersedia.

Hal menarik:

Jawaban:

1. Keinginan kelompok dan bersama harus didahulukan daripada keinginan pribadi.

2. Seluruh masyarakat harus memiliki rasa persatuan dan kesatuan.

3. Bila masyarakat bersatu maka akan lebih cepat menggapai tujuan.

Pertanyaanku:

Jawaban:

Disesuaikan dengan pertanyaan siswa.

Kunci Jawaban Halaman 68 – 69

Ayo Membaca

Kejujuran Wina

Oleh Fransisca Emilia

Menjelang malam hari, di sebuah rumah di Banyumanik, Semarang, seorang siswa kelas enam SD, Wina, baru ingat kalau esok pagi harus mengumpulkan tugas menulis cerpen. Wina lalu mencoba mengerjakan tugas itu. Namun hanya beberapa kalimat yang berhasil ia selesaikan. Selanjutnya buntu.

Pandangan Wina lalu tertuju pada tumpukan majalah di rak buku. Ada beberapa majalah tua koleksi ibunya. Wina tiba-tiba mendapat akal. Ia tahu di majalah itu ada kolom untuk anak-anak yang memuat cerita anak. Wina lalu memilih salah satu cerita. Ia menyalin cerita itu

Esok paginya di kelas, Wina segera mengumpulkan tugasnya kepada Boy, si ketua kelas. Tera teman sebangkunya lalu menyapa Wina. “Cerpenmu sudah selesai, Wina?”

“Eeem…, Sudah, Tera,” jawab Wina ragu.

“Aku menyalin dari majalah tua ibuku. Tapi jangan bilang siapa-siapa, ya?” bisik Wina.

Tera terbelalak. “Lho? Itu namanya kamu jadi plagiator, Win!”

“Plagiator?” Wina balik bertanya.

“Iya. Kamu mencontek karya orang lain, berarti kamu plagiator.”

“Tapi, ini kan hanya untuk tugas sekolah,” kilah Wina.

“Tetap saja plagiat, Win! Tidak baik!” tegas Tera.

Bel masuk jam pelajaran pertama berbunyi. Wina tidak dapat berkonsentrasi sepanjang pelajaran. Ucapan Tera tentang plagiator tadi terus mengusiknya.

Saatnya Bu Indi memasuki kelas. Wina gemetar menahan degup jantungnya yang berdetak hebat. Bu Indi masuk kelas dengan membawa setumpuk kertas tugas menulis cerpen yang telah dikumpulkan melalui Boy, ketua kelas. Bu Indi memang meminta tugas dikumpulkan lebih awal agar beliau punya waktu untuk membaca dan memeriksa pekerjaan murid-muridnya.

Ibu sudah membaca certa-cerita kalian. Ada satu cerpen yang bagus sekali.” Bu Indi diam sejenak. “Wina, tolong maju dan bacakan cerpenmu, ya!”

Wina terkejut. Ia lalu berjalan ke depan kelas dengan kepala tertunduk.

Bu Indi menyerahkan kertas tugasnya. “Silakan dibaca.”

Wina tiba-tiba memberanikan diri berkata. “Maaf, Bu. Sebenarnya, cerpen ini bukan karya saya. Saya menyalinnya dari sebuah majalah lama.

Terdengar helaan napas Bu Indi. Ruang kelas mendadak senyap.

“Baiklah. Kembalilah ke bangkumu, Wina,” kata Bu Indi.

Anak-anak, mengambil karya orang lain dan diakui sebagai milik sendiri itu namanya menjiplak atau plagiat. Itu perbuatan yang tidak baik,”kata Bu Indi.

Wina menunduk semakin dalam.

“Namun, Ibu juga menghargai kejujuran Wina. Butuh keberanian besar untuk mengakui kesalahan. Wina telah bersikap sportif. Namun Wina tetap harus mengumpulkan tugas cerpen buatan sendiri besok pagi.

Wina mendesah lega karena mendapatkan kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya. Ia berjanji akan mengumpulkan cerpen karyanya sendiri tepat waktu seperti yang diminta Bu Indi.

Ayo Menulis

Sudahkah kamu membaca cerita di atas? Bagaimana pendapatmu tentang cerita tersebut? Apakah kamu dapat mengikuti jalan ceritanya dengan baik? Apakah kamu dapat membayangkan watak si tokoh utama? Dalam sebuah cerita fiksi, biasanya diawali dengan pengenalan tokoh dalam cerita, penjelasan masalah yang terjadi, dan berikutnya cara penyelesaian masalahnya. Setelah kamu membaca dengan saksama, lakukanlah kegiatan berikut ini dengan teliti.

Jawaban:

Sudah, cerita tersebut sangat menginspirasi.

Ya, aku dapat mengikuti alurnya dengan baik.

Iyaa, watak tokoh utama yaitu Wina sangat jujur mau mengakui kesalahan dan bertanggung jawab.

Kunci Jawaban Halaman 70 – 73

A. Lengkapi diagram berikut ini!

1. Judul: Kejujuran Wina

2. Pengarang: Fransisca Emilia

3. Tokoh Utama: Wina

4. Watak: Jujur dan bertanggung jawab

5. Hal yang Kamu Sukai tentang Tokoh Utama: Wina bersikap jujur dan berani mengakui kesalahanya.

6. Hal yang Mengejutkanmu dari Cerita: Bu Indi menghargai kejujuran Wina dan memberikan kesempatan mengumpulkan cerpen lagi.

B.Tuliskan ringkasanmu di sini

Jawaban:

Wina mendapat tugas menulis cerpen yang harus segera dikumpulkan. Namun ternyata, Wina menyalin cerpen dari majalah lama. Tera sebagai teman sebangku menyarankan agar Wina tidak melakukan hal tersebut karena itu berarti plagiat.

Bu Indi memberi penghargaan kepada Wina atas kejujurannya tentang tugas cerpen yang dia ambil dari majalah lama. Bu Indi dengan bijaksana tetap memberi hukuman yang adil kepada Wina untuk membuat cerpen lagi. Wina dengan senang hati menerima hukuman tersebut

B. Lengkapilah tabel berikut ini berdasarkan cerita di atas. Jelaskanlah setiap tokoh tambahan yang ada di dalam cerita dengan wataknya sesuai dengan imajinasimu berdasarkan cerita di atas.

Jawaban:

– Bu Indi: Memiliki watak yang baik, bijaksana dan penyayang.

– Boy: Memiliki watak yang adil dan tegas.

– Tera: Memiliki watak yang perhatian.

Tukarkanlah hasil pekerjaanmu dengan teman sebangkumu. Lihatlah adakah perbedaan dan persamaannya dengan hasil pekerjaanmu. Cobalah untuk menelaah mengapa ada perbedaan dan persamaan hasil pemahamanmu tentang cerita fiksi di atas.




Ayo Berlatih

Tahukah kamu bahwa lagu juga dapat dijadikan alat komunikasi dan menyampaikan pesan yang baik? Lagu juga digunakan untuk menceritakan pengalaman dan fenomena alam yang terjadi di sekitar kita. Kamu tentu pernah melihat pelangi, bukan? Kamu tentu juga tahu bagaimana terjadinya pelangi. Kehadiran sinar mataharilah yang membantu terbentuknya pelangi yang tampak di bumi. Apakah menurutmu di planet lain juga akan terjadi pelangi?

Pelangi yang tampak indah telah menginspirasi Bapak A.T. Mahmud untuk membuat sebuah lagu yang tentu tidak asing bagi kamu. Kali ini kamu akan memainkan musik untuk mengiringi lagu tersebut. Kamu dapat menggunakan alat musik yang berbeda dengan memerhatikan akor dan interval nada pada lagu tersebut. Perhatikanlah akor yang digunakan berikut ini. Mainkanlah dengan memerhatikan interval nada yang digunakan.

Jika kamu tidak memiliki alat musik seperti rekorder, pianika, gitar, atau piano, kamu dapat membuat alat musikmu sendiri dengan menggunakan bendabenda di sekitarmu. Seperti menggunakan botol-botol bekas yang diisi air dengan ketinggian tertentu sehingga dapat tercipta nada-nada tertentu juga. Yuk, mainkan alat musikmu untuk mengiringi lagu berikut ini!

Setelah beberapa kali mencoba memainkan musik untuk mengiringi lagu di atas, apakah kamu dapat menyimpulkan sesuatu? Adakah kesulitan yang kamu hadapi saat memainkannya? Apakah kamu tahu cara mengatasi kesulitan tersebut? Diskusikan dengan teman sekelompokmu dan gurumu untuk mengatasi kesulitan tersebut!

Ayo Renungkan

Ceritakanlah sebuah peristiwa di dalam hidupmu yang membuatmu selalu teringat akan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di sekitarmu. Bagaimana hubungan antara menjaga persatuan dan kesatuan dengan keteraturan di dalam masyarakat sekitar kita?

Kerja Sama dengan Orang Tua

Kamu tentu mengerti bahwa keluarga merupakan unit sosial terkecil di dalam masyarakat. Di dalam keluarga ditanamkan nilai-nilai dasar, untuk menciptakan persatuan dan kesatuan. Nilai-nilai dasar tersebut yang akan diterapkan baik di dalam keluarga maupun dengan lingkunganmu. Bersama dengan orang tuamu, diskusikan hal-hal apa saja yang diterapkan di dalam keluargamu agar setiap anggota keluarga menjaga persatuan dan kesatuan di dalam keluarga.

*) Disclaimer: Kunci jawaban di atas hanya sebagai panduan bagi orang tua.

Soal dan Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 SD Halaman 63 – 72 Buku Tematik

Sumber : https://banjarmasin.tribunnews.com/2021/06/18/soal-dan-kunci-jawaban-tema-9-kelas-6-sd-halaman-63-72-buku-tematik?page=4


Read previous post:
Pengumuman UMPTKIN 2021, UIN Sunan Kalijaga Paling Diminati
Cek UMPTKIN 2021 di https://pengumuman.um-ptkin.ac.id/

Close