Setelah AM dan FM, teknologi radio berkembang lagi. Dinamakan satelit, karena radio ini mentransmisikan gelombang radio memakai sinyal digital.Kali ini kita membahas tentang Sejarah Radio Satelit Melalui Sinyal Digital.



Sejarah Radio Satelit Melalui Sinyal Digital

Sinyal digital ini berbeda dengan sinyal analog pada radio AM dan FM yang bersifat kontinu. Sinyal digital terdiri dari kode biner 0 dan 1. Keunggulan dari radio satelit adalah kemampuan jangkauan yang sangat luas dengan memanfaatkan teknologi satelit. Meski begitu, penerima sinyal radio ini harus menggunakan perangkat yang bisa menerjemahkan sinyal digital tersebut.

Radio satelit juga memilki keterbatasan pada penghalang satelit pemancar. Sinyal radio sulit untuk ditemukan pada tempat yang memiki berkategori penghalang seperti gedung tinggi dan terowongan. Nah, biasanya jenis radio satelit digunakan untuk radio dalam mobil.

Untuk meningkatkan kualitas siaran, digunakan stasiun repeater. Keuntungannya, kualitas suara yang dihasilkan tentunya lebih baik dibanding radio AM ataupun FM. Radio satelit menghasilkan suara yang jernih hampir tanpa noise.

Radio satelit masih terbilang mahal karena perangkat yang digunakan mahal dan mengharuskan pengguna berlangganan untuk menikmati layanan radio satelit.

Radio satelit dimulai pada tahun 1992 ketika FCC mengalokasikan spektrum untuk penyiaran nasional Layanan Radio Audio Digital berbasis satelit.

Dari empat perusahaan yang mengajukan lisensi untuk penyiaran, dua dari mereka (Sirius dan XM) menerima persetujuan untuk menyiarkan pada 1997. XM akan diluncurkan pada tahun 2001, dan Sirius pada tahun 2002. Akhirnya keduanya kemudian bergabung untuk membentuk Sirius XM Radio pada tahun 2008. (Cili Tami)

Chat Bersama Kami
Read previous post:
Khansa Pendaki Cilik yang Mendaki Gunung Kilimanjaro Afrika
Khansa Pendaki Cilik Indonesia yang Mendaki Gunung Kilimanjaro Afrika

Talkshow With SMK Kesehatan Bhakti Kencanaana
Talkshow With SMK Kesehatan Bhakti Kencana

Radio
Perkembangan Stasiun Radio

Close