Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Gratis untuk UMKM. Dalam menjalankan sebuah usaha tentu saja Anda membutuhkan alat bantu pencatatan keuangan untuk bisnis Anda Karena dengan alat penunjang ini membantu Anda untuk membuat laporan keuangan perusahaan.

Pencatatan penjualan toko bisa saja dilakukan secara manual misalnya dengan menggunakan buku besar atau untuk lebih mudahnya menggunakan aplikasi pembukuan sederhana.

Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Gratis untuk UMKM

Saat ini, sudah banyak bisnis yang mulai menggunakan aplikasi catatan keuangan usaha untuk mengelola pemasukan dan pengeluaran pada usahanya.

Sebelum memasuki mengenai apa saja aplikasi pembukuan, Anda harus tahu apa itu pembukuan.

Pembukuan akuntansi adalah suatu proses pencatatan yang dilakukan secara teratur untuk mengatur keuangan usaha dan informasi keuangan yang meliputi modal, kewajiban, keuntungan, harta, dan biaya lainnya.

Tidak hanya itu informasi keuangan lainnya seperti jumlah harga perolehan  dan penyerahan barang maupun jasa yang nantinya menyusun laporan keuangan seperti laporan laba rugi pada periode tertentu.

Baca Juga :  Tips Cara Menambahkan Tanda Tangan di PDF

Bagi para pelaku usaha, catatan keuangan merupakan bagian terpenting yang tidak boleh terlewatkan dalam sebuah bisnis. Catatan keuangan yang tidak disusun dengan baik dan rapi pasti menimbulkan berbagai masalah dalam arus kas bisnis.

Biasanya, pencatatan keuangan dilakukan secara manual di sebuah buku tulis atau menggunakan program Microsoft Excel. Tapi, kini ada beberapa aplikasi pembukuan bisnis yang memiliki beragam fitur untuk memudahkan pencatatan keuangan.

Aplikasi-aplikasi itu bisa dimanfaat para pelaku Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk mencatat keuangan bisnisnya. Selain itu, ada beberapa aplikasi pencatat keuangan gratis yang bisa diunduh di smartphone, baik Android maupun iOS.

Berikut ini KompasTekno merangkum daftar aplikasi catatan keuangan gratis yang bisa digunakan UMKM.

  1. BukuWarung

BukuWarung merupakan aplikasi catatan keuangan, yang dirancang untuk usaha kecil menengah. Pengguna dapat melakukan pencatatan pembelian, pengeluaran, hutang dan piutang, stok produk, hingga fitur kasir online hanya melalui smartphone. Memiliki rating 4,5 dari 5. BukuWarung hanya tersedia di Android dan dapat diunduh melalui Play Store dan dikembangkan oleh PT Buku Usaha Digital. Aplikasi ini memiliki ukuran 18 MB.

Baca Juga :  Cara Mudah Registrasi Akun Kereta Cepat Whoosh 2024

2. BukuKas

BukuKas merupakan aplikasi pembukuan bisnis UMKM untuk pencatatan keuangan usaha sehari-hari. Memiliki berbagai fitur seperti pencatatan transaksi penjualan, kelola stok barang, terima dan kirim uang gratis biaya antarbank hingga download laporan keuangan otomatis.

BukuKas tersedia di ponsel Android dan iPhone. Di Play Store, aplikasi ini berukuran 33 MB dengan rating 3,4.

Sementara di App Store, aplikasi ini memiliki ukuran 79 MB dengan rating 4,3. BukuKas dikembangkan oleh PT Beegroup Financial IndonesiaBisnis.

3. Teman Bisnis

Sama seperti aplikasi sebelumnya, Teman Bisnis merupakan aplikasi pencatatan keuangan untuk UMKM. Namun aplikasi ini hanya tersedia di Android dan dapat diunduh lewat Play Store.

Aplikasi ini memiliki fitur utama, yakni pemasukan dan pengeluaran transaksi, stok barang, pencatatan piutang dan utang, pengelolaan kontak pelanggan, dan analisis keuangan usaha.

Baca Juga :  Tips Cara Menambahkan Tanda Tangan di PDF

Aplikasi Teman Bisnis yang dikembangkan oleh Badr Interaktif, memiliki ukuran 14 MB memperoleh rating 4,6 dari lima.

4. Moodah

Aplikasi pencatat keuangan gratis yang terakhir adalah Moodah. Aplikasi Moodah memiliki beberapa fitur, yakni mencatat transaksi pemasukan dan pengeluaran, hutang piutang, dan megunduh laporan penjualan dalam bentuk PDF atau Excel.

Moodah hanya dapat diunduh di ponsel Android. Anda dapat mengunduh aplikasinya di sini Aplikasi ini memiliki rating 4,4 dari 5 dengan ukuran aplikasi 47 MB. Moodah dikembangkan oleh PT Solusi Moodah Indonesia.

Rekomendasi Aplikasi Pencatatan Keuangan Gratis untuk UMKM

Sumber : https://kompas.com/