Setelah gelombang radio AM dan FM ditemukan, Perkembangan Stasiun Radio dimulai. Stasiun radio pertama dibangun oleh Reginald Aubrey Fessenden di Amerika Serikat. Saat itu ia menggunakan sistem radio AM untuk stasiun radionya.



Perkembangan Stasiun Radio

Sebelum adanya stasiun radio, teknologi radio hanya digunakan untuk telegram wireless. Stasiun radio pertama ini memperkenalnya cara baru untuk menggunakan radio sebagai sarana siaran suara manusia.

Ia berhasil melakukan siaran radio pertama pada Desember 1900. Jangkauan stasiun radionya saat itu mencapai 50 mil.

Setelah ditemukan radio FM, dibuatlah stasiun radio FM pertama oleh penemu radio FM itu sendiri, Armstrong. Setelah dia sukses membangun stasiun radio, federasi komunikasi yang mengatur saluran radio akhirnya memberikan alokasi frekuensi radio untuk radio Armstrong.

Sejak 1912, setiap negara menyetujui untuk memberlakukan “panggilan” untuk stasiun radio. Hal ini untuk menghindari kebingungan dengan stasiun radio negara lain. Di Amerika Serikat, huruf “W” dan “K” dipilih untuk digunakan.

Pada 1923, Komisi Komunikasi Federal menetapkan bahwa semua stasiun radio baru di sebelah timur Sungai Mississippi  menggunakan “W” sebagai huruf pertama dan stasiun di sebelah barat Mississippi menggunakan “K”.

Kemudian pada 20 Agustus 1920, Detroit MI 8MK mengudara sebagai stasiun radio pertama di Amerika Serikat. Stasiun radio itu menawarkan siaran berita pertama mengenai olahraga dan keagamaan.

Di periode akhir 1960 barulah stasiun radio FM berkembang pesat di Amerika Serikat. Saat itu terdapat hampir 2000 stasiun radio di seluruh Amerika.(Cili Tami)

Chat Bersama Kami
Read previous post:
Talkshow Tugas Berat Guru Honorer Bersama Pengawas, Guru, Operator SD Kab. Bandung
Talkshow Tugas Berat Guru Honorer Bersama Pengawas, Guru, Operator SD Kab. Bandung

Mahasiswi Teknik Fisika ITB Menjadi Juara Hult Prize On Campus di Jepang 2019
Mahasiswi Teknik Fisika ITB Menjadi Juara Hult Prize On Campus di Jepang 2019

Radio
Peran Radio di Masa Perang

Close