Peringatan Dini BMKG, Selasa, 7 Desember 2021, Waspada Cuaca Ekstrem di 32 Wilayah Indonesia, Berikut peringatan dini cuaca ekstrem untuk 32 wilayah di Indonesia pada Selasa, 7 Desember 2021.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang terjadi di 32 wilayah. BMKG memprediksi 28 wilayah di Indonesia berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang. Sementara itu, empat wilayah lainnya diprediksi berpotensi turun hujan disertai petir sampai angin kencang.

Baca Yuk :

peringatan dini cuaca ekstrem Selasa, 7 Desember 2021, dikutip dari web.meteo.bmkg.go.id:

Wilayah yang Berpotensi Hujan Disertai Kilat/Petir hingga Angin Kencang:

  • Aceh
  • DKI Jakarta
  • Bali
  • Sulawesi Tengah

Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Disertai Kilat/Petir dan Angin Kencang:

  • Sumatera Barat
  • Riau
  • Kep. Riau
  • Bengkulu
  • Sumatera Selatan
  • Kep. Bangka Belitung
  • Lampung
  • Banten
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Yogyakarta
  • Jawa Timur
  • Nusa Tenggara Barat
  • Nusa Tenggara Timur
  • Kalimantan Barat
  • Kalimantan Tengah
  • Kalimantan Utara
  • Kalimantan Timur
  • Sulawesi Utara
  • Gorontalo
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku Utara
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua

Dalam siaran pers yang diterbitkan oleh BMKG di Jakarta pada 3 Desember 2021, disampaikan bahwa cuaca ekstrem diprediksi masih akan menghantam sejumlah wilayah di Indonesia hingga 9 Desember mendatang.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mewanti-wanti pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi curah hujan di atas normal.

“Sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki periode hujan. Dengan indikasi aktifnya fenomena La Nina pada periode musim hujan ini, maka kewaspadaan terhadap potensi peningkatan curah hujan di atas normal harus lebih ditingkatkan,” ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati di Jakarta pada Jumat 3 Desember 2021.

Dwikorita menjelaskan bahwa kini Siklon Tropis Nyatoh masih berada di wilayah Samudera Pasifik Barat sebelah timur Filipina dengan intensitas yang masih kuat hingga 24 jam ke depan.

Sementara, bibit Siklon 94W yang berada di sekitar Teluk Benggala dalam periode 24 jam ke depan masih bergerak ke arah barat laut.

“Sistem Siklon Nyatoh dan Bibit 94W ini posisinya semakin menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampak terhadap kondisi cuaca di wilayah Indonesia menjadi tidak signifikan. Meskipun begitu, dampak terhadap potensi gelombang tinggi 2.5 – 4.0 meter (Rough Sea) masih perlu diwaspadai di beberapa wilayah perairan,” tuturnya.

Dengan semakin menjauhnya Siklon Nyatoh dan Bibit 94W dari wilayah Indonesia, maka kondisi tersebut membuka peluang terhadap peningkatan aliran massa udara yang cukup intens dari wilayah Laut China Selatan ke arah selatan memasuki wilayah atmosfer Indonesia.

Hal ini mengakibatkan sejumlah wilayah akan memiliki curah hujan yang tinggi.

Referensi: web.meteo.bmkg.go.id, bmkg.go.id, pikiran-rakyat.com, tribunnews.com

Baca Yuk :

Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , , , , , , ,

Streaming Now