Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Akan Dilanjut Tahun 2021. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berencana melanjutkan penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021. Ada beberapa kriteria penerima yang harus diperhatikan agar dapat bantuan tersebut. Menurut Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, terkait penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021 saat ini tengah didiskusikan.

Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Akan Dilanjut Tahun 2021

Meski demikian, Menaker Ida memberi respon positif jika program BLT BPJS Ketenagakerjaan tersebut diadakan kembali pada tahun depan. Calon penerima wajib mengetahui kriteria yang akan dapat BLT BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021, serta cara cek nama penerima di link kemnaker.go.id.



Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyalurkan dana bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan bagi para pekerja yang terdampak Pandemi Covid-19. BLT BPJS Ketenagakerjaan tersebut diberikan senilai Rp2,4 juta dalam 2 termin penyaluran.

Seperti yang diketahui, program BLT BPJS Ketenagakerjaan ini diperuntukan bagi para karyawan yang mempunyai gaji di abwah Rp5 juta dan terdampak pandemi Covid-19. Selain itu, ada beberapa kriteria lain yang harus dipenuhi agar terdaftar sebagai penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan di tahun 2021.

Banyak pekerja yang terbantu oleh adanya program bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan di tengah Pandemi Covid-19 ini. Realisasi penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan sudah mencapai 93,94 persen, dari total sasaran sebanyak 12,4 juta pekerja di Indonesia.

Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengatakan bahwa untuk penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021, pihaknya masih dalam tahap diskusi. Namun untuk lebih lanjutnya, Menaker Ida sangat merespon positif akan program ini diadakan kembali pada tahun depan.

BLT BPJS Ketenagakerjaan. Bantuan Subsidi Upah/Gaji bagi Pekerja/Buruh dalam penanganan Covid-19. Guna mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional, pemerintah memberikan bantuan subsidi upah yang dimulai dari pekerja/buruh yang bertujuan untuk melindungi, mempertahankan dan meningkatkan kemampuan ekonomi pekerja/buruh selama masa pandemi Covid-19

Berikut kriteria penerima bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021 berdasarkan Permenaker No 14 Tahun 2020, diantaranya:

  1. WNI yang dibuktikan dengan NIK
  2. Pekerja/Buruh penerima gaji/upah
  3. Terdaftar sebagai peserta aktif program jamsos BPJS Ketenagakerjaan yang dibuktikan dengan nomor kartu kepesertaan
  4. Kepesertaan sampai dengan bulan Juni 2020
  5. Peserta aktif program Jamsos Ketenagakerjaan yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah dibawah Rp 5 juta sesuai upah yang dilaporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan
  6. Memiliki rekening bank yang aktif.

Sementara itu, bagi yang ingin mengecek apakah nantinya terdaftar sebagai penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan atau tidak bisa dicek di link ini:

  1. https://bsu.kemnaker.go.id
  2. https://kemnaker.go.id
  3. Login melalui BPJSTK Mobile
  4. Login melalui website: sso.bpjsketenagakerjaan.go.id

Selain itu pekerja/buruh juga bisa lakukan pengecekan melalui pesan seluler (SMS) dengan cara berikut :

  1. Melalui SMS. Anda bisa mengetik di layar HP Anda “DAFTAR(spasi)SALDO#Nomorpeserta#NAMA#Tanggal lahir#Nomor peserta#Email (jika ada), kemudian kirim SMS ke 2757. Untuk tanggal lahir, gunakan format dd-mm-yy.
  2. Melalui WhatsApp. Anda bisa mengeceknya lewat nomor 08119115910 atau 08551500910.



Menaker Ida Fauziyah selalu menekankan kriteria yang akan dapat dana bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan ini, merupakan pekerja yang memiliki gaji dibawah 5 juta dan terdampak Pandemi Covid-19.

Tak hanya itu, kriteria lain bagi para pekerja diminta untuk mencantumkan rekening bank yang aktif. Karena, apabila pekerja mencantumkan rekening yang tidak aktif, maka dana bantuan BLT BPJS Ketenagakerjaan tahun 2021 tidak akan ditransfer.

Penerima BLT BPJS Ketenagakerjaan Akan Dilanjut Tahun 2021

Sumber : https://fixindonesia.pikiran-rakyat.com/nasional/pr-361167911/kabar-gembira-blt-bpjs-ketenagakerjaan-akan-dilanjut-2021-ini-bocoran-kriteria-penerimanya


Read previous post:
Disdik Jabar Luncurkan Kurikulum Masagi
Apa Itu Kurikulum Masagi?

Close