Sobatphi, Indonesia kehilangan satu lagi salah satu putra terbaiknya, yaitu B J Habibie, bukan hanya seorang teknokrat, beliau juga adalah negarawan dan Guru Bangsa.Beliau  banyak memberikan Nasehat.

Nasehat Pendidikan BJ Habibie, Selamat Jalan Guru Bangsaku

Manusia dimuka bumi ini diberi waktu oleh Allah SWT 24jam setiap harinya, baik dari dia dari keadaan sosial yg menguntungkan atau tidak, intelektual atau tidak, pria atau wanita,  pertanyaannya apa yang kamu lakukan dalam waktu 24 jam itu?



Walau kembar pun tidak ada kembar yang sama, perilakunya bisa sama namun jalan proses mengambil suatu kebijaksanaannya berbeda, walaupun si kembar itu telah mendapatkan proses pembudayaan yang sama dari orang tuanya. Proses pembudayaan adalah suatu sinergi positif dari 2 elemen yang dibutuhkan manusia.

 

Ada orang  yang pandai memanfaatkan kesempatan dan apa yang dia butuhkan untuk menjadikan sesuatu kebijaksanaan yang bernilai tinggi dalam waktu yang sesingkat singkatnya, itu harus datang dari Orangtua dan Lingkungannya.

Ada Sinergi positif dari 2 pada elemen yang menentukan pada perilaku manusia itu sendiri. Yaitu Elemen budaya dan elemen agama.

Para  guru juga harus pandai pandai mengajarkan Sinergi Positif antara 2 elemen budaya dan agama. yaitu Sumber daya manusianya. Dan Untuk setiap anak jangan pernah berhenti bertanya.

Semua itu adalah elemen – elemen yang memungkinkan terjadinya sinergi positif antara budaya dan agama.

Tapi itu tidak cukup, kita harus menyeimbangkan dengan Proses Pendidikan. Disekolah diberikan 2 elemen yaitu menyempurnakan proses pembudayaan sinergi positif dari agama dan budaya masing masing, dengan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Proses budaya Hasilnya adalah dia akan menjadi terampil.

Proses agama Hasilnya adalah Perilaku Iman dan Taqwa yang Tinggi.

Proses pendidikan hasilnya adalah kwalitas berpikir.

Bila 3 elemen tadi (budaya, agama dan ilmu pengetahuan dan teknologi bisa disinergikan secara positif, maka orang tersebut memiliki Produktifitas yang tinggi.

Namun, Jika produktifitasnya tinggi belum tentu unggul. Jika  tidak diseimbangkan dengan lapangan pekerjaan maka hasilnya akan menganggur.

Oleh karena itu penting bagi kita untuk menciptakan lapangan pekerjaan.

Semua kebutuhan yang kita perlukan mungkin bisa kita buat sendiri mulai dari handphone, motor, mobil, pesawat terbang dll.

Jangan pernah mengatakan saya tidak mampu. Setiap anak – anak Bangsa Indonesia berhak mendapatkan kesempatan.

Bagi orang tua, dan para guru sempurnakanlah Proses pembudayaan setiap anak, kita usahakan untuk menghasilkan suatu tempat dimana anak cucu kita masa depan Bangsa Indonesia bisa bekerja secara halal dan siap bersaing dimanapun dia berada.Dan menjadi Tuan Rumah di Rumahnya Sendiri, dan di luar dia adalah tamu yang di segani dan di hormati karena prestasi. Nasehat B.J. Habibie , Mantan Presiden RI saat kunjungan ke Kampus Al Kausar Boarding School.

Selamat Jalan Guru BangsakuNasehat-nasehat mu bagi generasi penerus bangsa, akan terus hidup di setiap sanubari bangsa Indonesia.

 

 

Chat Bersama Kami
Read previous post:
Talkshow bersama PK-PLK (Pendidikan Khusus - Pendidikan Pelayanan Khusus) Jawa Barat
Talkshow bersama PK-PLK (Pendidikan Khusus – Pendidikan Pelayanan Khusus) Jawa Barat

Turut berdukacita BJ Habibie wafat
Turut berdukacita Prof. Dr. Ing. H. Bacharuddin Jusuf wafat

Naufan Saja Nur Setya duta baca 2019
TalkShow dengan Naufan Saja Nur Setya Duta Baca Anak 2019

Close