Phiradio Pindah Ke http://phiradio.tikomdik-disdikjabar.id

Mengapa Bersin saat Melihat Cahaya Terang, Diperkirakan 18 hingga 35 persen dari populasi, terus-menerus bersin saat melihat cahaya terang. Ternyata, dunia kesehatan telah meneliti fenomena ini sejak lama.

Seorang ahli bedah sinus sekaligus pengajar di Massachusetts Eye and Ear Infirmary, membenarkan adanya hal ini, Dr. Benjamin Bleier, mengatakan bahwa Bersin saat melihat cahaya terang merupakan suatu kelainan yang dikenal dengan istilah medis sebagai photic sneeze reflex atau refleks bersin fotik.

Baca Yuk :

Mengapa Bersin saat Melihat Cahaya Terang

Dilansir laman Scientific American, bersin refleksif yang disebabkan oleh cahaya, terutama sinar matahari, diperkirakan terjadi pada 18 hingga 35 persen populasi dan dikenal sebagai photic sneeze reflex (PSR) atau sindrom ACHOO (autosomal dominant compulsive helio-ophthalmic outbursts of sneezing). Biasanya refleks ini dialami oleh perempuan.

Sifat genetik bersin ini telah diketahui setidaknya selama 25 tahun terakhir dan secara berkala dibahas dalam berbagai literatur medis dan pers. Reaksi terhadap perubahan cahaya mendadak dari redup menjadi sinar matahari atau sebaliknya biasanya memicu refleks ini.

Orang dengan kondisi ini bisa bersin paling sedikit dua atau tiga kali setelah terpapar cahaya terang, namun bisa juga lebih banyak, bahkan hingga 40 kali. Photic sneeze reflex dikenal juga dengan sebutan Autosomal Dominant Compulsive Helio-Ophthalmic Outbursts of sneezing (ACHOO).

Kondisi ini bersifat genetik, sehingga sering terjadi dalam satu keluarga. Jika orangtua memiliki kondisi ini, kemungkinan besar sang anak juga memiliki kondisi serupa.

walaupun banyak teori yang menjelaskan alasan terus bersin saat melihat cahaya terang ini, Dr. Bleier percaya jika ini disebabkan oleh perubahan intensitas cahaya. Ketika cahaya yang diterima mata terlalu banyak, sinyal saraf di otak jadi mengalami kebingungan.

“Ketika mata terpapar cahaya silau, sistem saraf parasimpatik memerintahkan pupil mengerut untuk melindungi mata dari kerusakan ringan. Efek ini secara tidak langsung mengaktifkan respons tubuh, salah satunya bersin yang mengendalikan sekresi lendir,” jelas Dr. Bleier.

Terus bersin saat melihat cahaya terang memang sangat mengganggu. Untungnya, kondisi ini umumnya tidak membahayakan. Hanya saja menjadi tanda peringatan bahaya bagi pengemudi dan pilot.

Untuk meminimalisir terjadinya situasi yang membahayakan, orang dengan photic sneeze reflex harus memeriksakan kondisinya ke dokter.

Dokter mungkin akan memberikan obat yang bisa meredakan gejala. Selain itu, orang yang terus bersin saat melihat cahaya terang juga bisa mengikuti beberapa tips berikut ini, seperti:

  • Menggunakan topi atau kacamata hitam khusus untuk mengurangi paparan cahaya yang terang. Selalu bawa benda ini ke mana pun saat Anda keluar rumah.
  • Pastikan pengaturan cahaya kamar, ruangan kantor, maupun ruangan lain di dalam rumah, tidak terlalu terang.
  • Cekatan untuk memejamkan mata atau menutupi mata ketika melihat cahaya terang.

Dikutip dari MSNBC, Pada umumnya, gangguan ini tidak menyebabkan bahaya serius. gangguan ini bisa sangat membahayakan untuk profesi tertentu seperti poilot pesawat terbang, atlet baseball maupun kegiatan ekstrem lain yang butuh konsentrasi tinggi.

Mengapa Bersin saat Melihat Cahaya Terang

Referensi:

  • Terus Bersin Saat Melihat Cahaya Terang, Apa Penyebabnya?,hellosehat.com
  • Ternyata Ini Sebabnya, Orang Bisa Bersin saat Melihat Cahaya Terang,okezone.com
  • Lebih mudah bersin saat melihat cahaya? Ini alasannya! , merdeka.com
  • Why looking at the sun can make you sneeze, pbs.org
Baca Yuk :

Artikel Pilihan :

Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , , ,