Kursi Paling Aman di Pesawat, Dimanakah Itu? Simak Jawaban Ahli Penerbangan. Perlu diingat bahwa kecelakaan tidak sesuai dengan perkiraan. Dalam kecelakaan United Flight 232 tahun 1989 di Kota Sioux, Iowa, 184 dari 269 orang di dalamnya selamat dari kecelakaan itu.

Dalam investigasi TIME yang mengamati data kecelakaan pesawat selama 35 tahun, mereka menemukan bahwa kursi di bagian belakang dan tengah pesawat memiliki tingkat kematian terendah yakni 28%, dibanding 44% untuk kursi lorong tengah.

Kursi Paling Aman di Pesawat, Dimanakah Itu? Simak Jawaban Ahli Penerbangan

Apakah traveler berpikir memilih kursi paling aman saat memesan tiket pesawat? Rupanya ada perhitungan soal kursi teraman di pesawat lho. Sebagian besar yang selamat duduk di belakang kelas satu, di bagian depan pesawat.

Karena, melansir CNN, Senin (20/2/2023), kebanyakan traveler akan mengincar kursi yang nyaman, seperti ruang kaki luas. Atau ada yang memilih yang paling nyaman, seperti akses mudah ke toilet.

Baca Juga :  Nilai Minimal Masuk Kuliah di PKN STAN 2024 Wajib Ikut UTBK

Ini secara logis masuk akal juga. Duduk di sebelah baris pintu keluar akan selalu memberi akses keluar tercepat dalam keadaan darurat, asalkan tidak ada api di sisi itu.

Tapi sayap pesawat menyimpan bahan bakar, jadi ini mendiskualifikasi baris keluar tengah sebagai opsi baris teraman. Lebih ke depan, traveler akan terkena dampak lebih dulu.

Adapun mengapa kursi tengah lebih aman daripada kursi jendela atau lorong, karena disediakan penyangga dengan adanya orang di kedua sisinya.

Jenis keadaan darurat juga akan menentukan kelangsungan hidup penumpang. Kecelakaan di gunung akan mengurangi peluang untuk bertahan hidup secara eksponensial, seperti yang terjadi pada Air NewZealandTE901 menabrak lereng Gunung Erebus di Antartika, menewaskan 257 penumpang dan awak tahun 1979.

Kursi Paling Aman di Pesawat, Dimanakah Itu? Simak Jawaban Ahli Penerbangan

Mendarat di laut juga mengurangi peluang untuk bertahan hidup, seperti yang terjadi pada Air France Penerbangan 447, di mana 228 penumpang dan awak tewas.

Baca Juga :  Kode Redeem Game Point Blank 25 Maret 2024 Update Terbaru Valid

Pilot dilatih untuk meminimalkan potensi risiko dalam keadaan darurat sebaik mungkin. Mereka akan berusaha menghindari menabrak gunung dan mencari tempat yang datar, seperti lapangan terbuka, untuk mendarat senormal mungkin.

Teknik pendaratan di air membutuhkan penilaian kondisi permukaan dan usaha untuk mendarat di antara gelombang pada sudut pendaratan normal.

Pesawat dirancang sangat kuat dalam situasi darurat. Padahal, alasan utama awak kabin mengingatkan kita untuk tetap memasang sabuk pengaman bukan karena risiko kecelakaan, melainkan karena “clear air turbulence” yang bisa dialami kapan saja di ketinggian. Fenomena cuaca inilah yang paling banyak menyebabkan kerusakan pada penumpang dan pesawat.

Produsen sedang merancang pesawat baru dengan lebih banyak bahan komposit yang mampu mengatasi tekanan dalam penerbangan.

Kursi Paling Aman di Pesawat, Dimanakah Itu? Simak Jawaban Ahli Penerbangan

Baca Juga :  Kode Redeem Game Super Sus 25 Maret 2024 Terbaru dan Valid, SImak Cara Mainnya

Dalam desain ini, sayap tidak kaku dan dapat dilenturkan untuk menyerap beban ekstrim guna mencegah kegagalan struktural.

Harus ditegaskan kembali bahwa penerbangan adalah transportasi yang paling aman di dunia. Pada 2019, kurang dari 70 juta penerbangan secara global, dengan 287 kematian.

Menurut data sensus Dewan Keamanan Nasional AS, kemungkinan kematian di pesawat adalah sekitar 1 banding 205.552, dibandingkan dengan 1 banding 102 dari kecelakaan mobil.

Kursi Paling Aman di Pesawat, Dimanakah Itu? Simak Jawaban Ahli Penerbangan

Sumber : https://travel.detik.com/