Dluz.club Portal Fashion Beauty Parenting Wisata

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 9 Halaman 91 92 93 95, Siapa Tokoh Cerita Teropong Binokular dan Bintang Jatuh?. Perhatikan kembali cerita fiksi di atas, lalu lakukanlah kegiatan berikut ini secara mandiri. Bacalah kembali cerita di atas dan juga hasil pekerjaanmu sebelumnya. Bayangkanlah kamu ada di dalam cerita itu dan ingin menjelaskannya kepada temanmu dengan menggunakan sebuah gambar.

Simaklah deretan kunci jawaban tema 9 kelas 6 halaman 91 92 93 95 , Subtema 2 pembelajaran 2. Siapa Tokohnya? Di mana peristiwanya? Kapan? Apa yang terjadi dan mengapa? Bagaimana penyelesaiannya?

Baca Yuk :

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 9 Halaman 91 92 93 95, Siapa Tokoh Cerita Teropong Binokular dan Bintang Jatuh?

Pada halaman ini, siswa diminta membaca teks berjudul Teropong Binokular dan Bintang Jatuh.

Gunakanlah imajinasimu untuk membuat gambar yang menjelaskan cerita di atas. Gunakanlah kotak di bawah ini untuk menggambarkannya. Lalu, berikanlah keterangan yang menarik di bawah gambarmu!Pertanyaan tersebut akan dijawab pada artikel ini untuk membantu orang tua dalam membimbing anak belajar.

Kunci Jawaban Buku Tematik Tema 9 Kelas 6 Halaman 91 92 93 95, Subtema 2 Pembelajaran 2

Ayo Membaca

Teropong Binokular dan Bintang Jatuh

Oleh Diana Karitas

Dimas sangat senang mendapatkan kejutan hari ini dari Om Dodi, pamannya yang baru kembali dari Bandung. Dimas mendapatkan sebuah teropong binokular! Benda itu sudah lama ia idam-idamkan! Dimas tahu bahwa ia hampir tidak mungkin meminta dari Ayah dan Ibu karena benda itu sangat mahal. Tetapi, pamannya yang bekerja di Bosscha Bandung sore itu membawakannya untuknya!

“Terima kasih, Om! Dimas pasti akan menggunakan dan menjaganya dengan baik,” janji Dimas kepada pamannya sambil mencium tangan pamannya berkalikali. Matanya berkaca-kaca

“Om percaya kepadamu, Dimas. Om tahu kamu ingin sekali mengamati bintang-bintang di langit. Makanya, Om pilihkan yang lensanya mampu menangkap benda langit,” jelas Om Dodi.

“Wah, terima kasih sekali, Om. Sebenarnya memang teropong binokular yang seperti ini yang Dimas inginkan. Teropong yang tidak hanya mampu menangkap benda jauh di daratan, tetapi juga di langit. Pasti mahal, ya Om?” tanya Dimas.

“Ya, benda itu memang mahal, tetapi kalau kamu mau memanfaatkannya dengan baik, rasanya seimbang dengan harganya. Alat ini berukuran 12 x 50, artinya lensanya berdiameter 50 mm dan mampu memperbesar benda yang dilihat hingga 12 kali lipat. Seharusnya alat ini mampu digunakan untuk melihat benda langit seperti kumpulan bintang-bintang,” jelas Om Dodi.

“Wah, senang sekali kelihatannya anak Ibu ini!” sela Ibu ikut bergabung dengan Om Dodi dan Dimas di ruang tamu. “Berarti harapanmu yang pernah kamu ucapkan ketika kamu melihat bintang jatuh beberapa waktu lalu benarbenar terkabul ya Dim?” goda Ibu

“Oh,ya? Di mana Dimas melihat bintang jatuh? Rasanya sulit melihat bintang jatuh kalau di daerah sini,” tanya Om Dodi agak heran.

“Waktu kami pergi ke puncak bukit di seberang pulau itu, Om. Peristiwanya sudah cukup lama. Dimas melihatnya, seperti bintang jatuh, tetapi cepat sekali. Lalu Dimas ingat, kata orang kalau kita melihat bintang jatuh dan mengucapkan keinginan atau harapan kita, maka keinginan atau harapan tersebut akan menjadi nyata,” jelas Dimas sambil tertawa tersipu.

“Oh, itu mitos Dimas. Jangan percaya! Om tahu karena diberi tahu oleh ibumu. Ibumu mengatakan bahwa kamu sangat menginginkan sebuah alat untuk mengamati benda langit,” kata Om Dodi tertawa sambil mengerling kepada kakak perempuannya.

Ah, Ibu dan Om Dodi ternyata telah bekerjasama, ya! Terima kasih, Ibu. Terima kasih, Om. Dimas janji akan memanfaatkannya dengan baik,” kata Dimas.

“Ya, Dim. Tapi jangan lupa dengan kegiatanmu yang lain, ya! Belajar, mengerjakan tugas di rumah dan sekolah harus tetap diutamakan. Setelah itu baru kamu menggunakan waktumu untuk mengeksplorasi benda-benda langit kesukaanmu,” nasihat Om Dodi.

“Pasti, Om!” jawab Dimas sambil menunjukkan ibu jarinya.

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 91 dan 92

Ayo Menulis

Alur cerita atau jalan cerita sebuah tulisan fiksi membantu pembaca untuk mengetahui rangkaian peristiwa di dalamnya. Alur cerita biasanya menjelaskan masalah atau konflik dan penyelesaiannya.

Perhatikan kembali cerita fiksi di atas, lalu lakukanlah kegiatan berikut ini secara mandiri.

Jawaban:

Judul Cerita: Teropong Binokular dan Bintang Jatuh

Siapa Tokohnya? Dimas dan Om Dodi, Ibu Dimas

Di mana peristiwanya? Rumah Dimas

Kapan? Sore hari

Apa yang terjadi dan mengapa? Dimas sangat menginginkan sebuah teropong binokuler karena Dimas ingin mengamati bintang-bintang di langit

Bagaimana penyelesaiannya? Om Dodi .memberikan hadiah sebuah teropong binokuler

Bacalah kembali cerita di atas dan juga hasil pekerjaanmu sebelumnya. Bayangkanlah kamu ada di dalam cerita itu dan ingin menjelaskannya kepada temanmu dengan menggunakan sebuah gambar.

Gunakanlah imajinasimu untuk membuat gambar yang menjelaskan cerita di atas. Gunakanlah kotak di bawah ini untuk menggambarkannya. Lalu, berikanlah keterangan yang menarik di bawah gambarmu!

Jawaban:

Tukarkanlah gambarmu dengan temanmu yang lain dan mintalah pendapat mereka. Apakah ada persamaan dan perbedaan antara gambar dan keterangan yang kamu buat dengan milik temanmu?

Diskusikan mengapa terjadi persamaan dan perbedaan.

Jawaban:

Gambar masing-masing anak berbeda, namun alur cerita hampir semuanya sama karena berpedoman pada contoh cerita di atas.

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 93

Jika kamu adalah penulis cerita di atas, dan kamu diberikan kesempatan untuk mengubah jalan ceritanya, bagian manakah yang ingin kamu ubah?

Akan seperti apakah cerita di atas jika kamu ubah? Cobalah untuk menuliskannya di tempat yang disediakan berikut ini.

Jawaban:

Dimas seorang anak yang suka sekali mengamati bintang-bintang di langit. Seringkali dia mengamati benda-benda langit pada malam hari di teras rumahnya hingga lupa waktu. Kebiasaan Dimas yang satu ini membuat ibunya jengkel karena melupakan waktu belajar atau mengerjakan pekerjaan rumahnya. Alhasil nilai dan peringkat di kelasnya menjadi melorot. Ibu Dimas berunding dengan adiknya yang bernama Dody. Saat berkunjung ke rumah Dimas, Om Dody memberikan tantangan kepada Dimas.

Jika Dimas mendapat peringkat pertama di kelasnya pada semester berikutnya Om Dody akan memberi hadiah berupa teropong binokular. Dimas bersemangat, karena tahu kalau teropong itu bisa digunakan untuk melihat benda-benda langit, termasuk bintang jatuh yang menjadi idamannya. Akhirnya Dimas mendapatkan teropong binokular tersebut setelah meraih peringkat pertama pada semester berikutnya.

Bagaimana hasil perubahan yang kamu lakukan terhadap cerita fiksi di atas? Apakah kamu menemui kesulitan untuk melakukannya?

Jawaban: Saya tidak menemui kesulitan saat mengubah jalan cerita

Membuat cerita fiksi merupakan salah satu kegiatan berkreasi yang menggunakan imajinasi dan pengalaman pada saat yang sama. Manusia memang memiliki kemampuan berkreasi untuk menyalurkan perasaan dan pendapatnya.

Banyak cara dan media yang digunakan manusia untuk berkreasi guna menyampaikan perasaan dan pendapat, salah satunya melalui seni tari. Bagaimana masyarakat di sekitar kita menggunakan seni tari untuk berekspresi? Bacalah bacaan berikut ini dengan saksama.

Ayo Membaca

Tari Kreasi Daerah

Tahukah kamu apa yang disebut dengan tari kreasi? Tari kreasi juga disebut sebagai tari modern. Tidak seperti tari tradisional yang memiliki pakem dan aturan tertentu yang harus diikuti, tari kreasi lebih bebas. Akan tetapi, tari kreasi yang ada saat ini sering masih menggunakan sebagian dari gerakangerakan dasar yang diambil dari tari tradisional. Hal ini disebabkan karena pengaruh budaya tradisi di Indonesia yang masih sangat kuat.

Pernahkah kamu melihat pergelaran tari kreasi di daerahmu? Salah satu tari kreasi daerah adalah Tari Jejer Kembang Menur. Tari kreasi tersebut baru saja ditampilkan di Istana Merdeka. Tarian tersebut dibawakan dalam rangka merayakan Kemerdekan Repubilk Indonesia yang ke-72 bulan Agustus 2017. Tari ini merupakan tari kreasi dari Tari Gandrung. Tari Gandrung adalah salah satu tari khas asal Banyuwangi, Jawa Timur.

Saat ini, seniman Banyuwangi banyak mengembangkan Tari Gandrung menjadi kreasi baru. Namun demikian, mereka tidak melepaskan beberapa gerakan dasar Tari Gandrung. Selain itu, properti tari dalam Tari Gandrung juga masih menjadi ciri khas. Tari Gandrung sebenarnya merupakan tari berpasangan. Akan tetapi dalam pergelarannya saat itu, tarian dibuka dengan Tari Jejer Gandrung. Tari Jejer Gandrung ditarikan semua penari secara tunggal. Setelah itu, para penari mengundang pasangannya untuk menari bersama

Di daerah lain di Indonesia, tentu banyak tari kreasi daerah yang diciptakan. Tujuannya adalah agar daerah tetap melestarikan seni budaya daerahnya. Tari kreasi biasanya dibuat sesuai dengan perkembangan masyarakat saat ini. Beberapa gerakan, properti tari, maupun lagu pengiring dikembangkan menjadi lebih dinamis dan modern. Selain itu, tari kreasi juga digunakan untuk menyampaikan pesan-pesan yang lebih sesuai dengan keadaan masyarakat saat ini. Hal ini merupakan salah satu cara untuk mempertahankan dan mengembangkan warisan daerah, upaya ini dilakukan agar generasi muda dapat meneruskan dan melestarikannya.

Sumber: www.banyuwangikab.go.id dengan penyesuaian

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 95

Ayo Berlatih

Bagaimana dengan daerahmu? Apakah daerahmu memiliki tari khas daerah? Adakah usaha-usaha untuk mengembangkannya menjadi tari kreasi daerah?

Bersama dengan teman sekelompokmu, lakukanlah kegiatan berikut ini.

Carilah informasi tentang salah satu tari kreasi daerah yang berasal dari daerahmu. Cari tahu tari khas yang dijadikan acuan untuk membuat tari kreasi tersebut.

Kumpulkan informasi tentang tari khas dan tari kreasi tersebut, lalu catatlah dengan menggunakan tabel berikut.

Jawaban:

Nama Tari Kreasi Daerah : Tari Manipuren

Sejarah Tari
Tari Manipuren dikembangkan S. Maridi. Tarian sebenarnya berasal dari Tari Manipuri dari India Timur yang mengisahkan pola hidup para gadis di sungai Gangga.

Properti Tari
Properti yang digunakan para penari Manupuren adalah gelang kaki, hiasan kepala, dan bunga dan wadahnya

Musik Pengiring: Iringan tari manipuren berupa gending

Cara Memainkan: Gerakan tari Yogai yaitu gerakan melingkar sebagai gerak planet-planet mengelilingi matahari.

Tata rias:  Tari Manipuri juga merupakan gabungan antara tata rias Tari Jawa Klasik dengan dandanan ala India yang khas seperti memakai bindhi yang panjang, gelang pada kaki

Asal daerah” Surakarta Jawa Tengan

Nama Tari Kreasi Daerah : Tari Yapong

Sejarah Tari
Tari Yapong yang berasal dari Jakarta yang diciptakan oleh Bagong Kusdiarjo juga dalam pementasan Ulang Tahun Jakarta ke 450 tahun.

Properti Tari
Properti yang digunakan para penari Yapong adalah Selendang, Penghias kepala, dan Kalung

Musik Pengiring: Iringan tari manipuren berupa alat musik rebana

Cara Menarikan: Beberapa gerakan tari Yapong di antaranya adalah gerak megol lembehan kanan, enjer loncat, singgetan ngigel

Tata Rias: Di dalam tari yang satu ini, wajah penari diberi riasan semenarik mungkin dengan menambahkan bedak pada kedua pipinya.

Asal Daerah:DKI Jakarta

Kunci Jawaban Tema 9 Kelas 6 Halaman 96

Ayo Renungkan

Hal apa sajakah yang ingin kamu ketahui lebih banyak tentang alam semesta ini? Sikap dan keterampilan apa sajakah yang menurutmu diperlukan untuk mencari tahu lebih banyak lagi tentang alam semesta?

Jawaban:

Sikap dan keterampilan untuk mencari tahu tentang alam semesta antara lain sikap percaya diri, rasa ingin tahu, kreatif, dan bekerja sama serta keterampilan mengamati dan menganalisis.

Kerja Sama dengan Orang Tua

Diskusikan dengan orang tuamu tentang asal usul daerah mereka. Bersama mereka, cari tahu tari khas daerah orang tuamu, termasuk makna dan sejarahnya.

Bandingkan keterangan tari daerah asal kedua orang tuamu dengan tari daerah yang telah kamu bahas sebelumnya. Adakah perbedaannya? Dalam hal apa?

Jawaban:

Orang tuaku bersal dari Tulumgagung Jawa Timur. Tari Ambarang merupakan garapan kreasi yang menceritakan tentang pengamen jaranan di Tulungagung. Garapan seni tari Ambarang memasukkan beberapa gerak tari tradisional jawatimuran, seperti gerak jaranan serentewe sendiri, gerak tari pentul (tari topeng khas jawatimuran), kemudian dilengkapi dengan gerak tari barongan yang digambarkan dengan perang barong. Jika dibandingkan dengan tari Manipuren, tari Ambarang lebih atraktif dan dinamis (hanya contoh)

Kunci Jawaban Kelas 6 Tema 9 Halaman 91 92 93 95, Siapa Tokoh Cerita Teropong Binokular dan Bintang Jatuh?

Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan kepada orang tua untuk memandu proses belajar anak.

Soal di atas sebagian besar berupa pertanyaan terbuka. Artinya, ada beberapa jawaban alternatif lainnya yang tidak terpaku seperti di atas.

Baca Yuk :

Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , , , , , ,

Streaming Now