Info Beasiswa untuk Peneliti Farmasi dan Kesehatan dari Dexa Group. Dalam upaya membangun sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang inovatif, Dexa Group kembali menghadirkan program Dexa Award Science Scholarship (DASS) 2021 atau DASS tahun ke-4. Pimpinan Dexa Group, Ferry Soetikno mengatakan, program tersebut bertujuan untuk untuk mencetak kader-kader ilmuwan Indonesia di masa depan yang mampu menggerakkan dan memajukan ilmu pengetahuan, teknologi, dan menghasilkan produk dalam bidang farmasi dan kesehatan.

Info Beasiswa untuk Peneliti Farmasi dan Kesehatan dari Dexa Group

“Di tahun penyelenggaraan yang ke-4, DASS berhasil menarik minat ribuan generasi muda Indonesia yang ingin berkontribusi dan memajukan bangsanya,” tutur Ferry dalam keterangan persnya, Jumat (2/7/2021).



Ferry menuturkan riset dan inovasi yang terus dilakukan Dexa Group melalui Dexa Laboratories Biomolecular Sciences (DLBS) untuk menghasilkan bahan baku obat dari bahan alam Indonesia yang selanjutnya dikembangkan menjadi obat-obatan dari bahan alam Indonesia pada kategori obat herbal terstandar (OHT), bahkan fitofarmaka yang kini disebut sebagai obat modern asli Indonesia (OMAI). Menurutnya, hal ini sejalan dengan program pemerintah Indonesia untuk membangun kemandirian bangsa di dalam menyediakan bahan baku obat produksi dalam negeri.

Dikatakan dia, selama 52 tahun perjalanan Dexa Group, berbagai upaya penelitian dan pengembangan obat jadi telah dilakukan sesuai kebutuhan pasien. Dexa Group juga terlibat secara aktif menghadirkan berbagai macam obat-obatan bagi penderita Covid-19 seperti Chloroquine, Hydroxychloroquine, dan Azithromycin, serta memastikan sistem distribusi yang dapat menjangkau setiap pasien.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi,(Kemdikbudristek), Nizam mengatakan pengembangan inovasi di bidang farmasi dan kesehatan sangat penting. Pasalnya, lebih dari 90% obat-obatan dan bahan baku obat masih diimpor. Dengan demikian, Indonesia membutuhkan lebih banyak peneliti di bidang farmasi.

“Program beasiswa ini agar melahirkan inovasi yang berguna bagi pengembangan obat-obatan dan bermanfaat bagi industri obat-obatan di tanah air,” kata Nizam.

Pendapat senada juga disampaikan oleh Kepala Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Penny K Lukito mengatakan, riset dan inovasi kesehatan harus ditopang dengan sumber daya manusia yang kuat dan kompeten.

“BPOM sangat mendukung dan menyambut baik program Dexa Award Science Scholarship yang difokuskan pada pendidikan dan penelitian di kesehatan termasuk obat dan juga obat herbal,” ucap Penny.

Ia menambahkan, komitmen Dexa Group menggelar beasiswa S2 dan penelitian ini, berarti berkontribusi memperkuat sinergi pentahelix dalam penelitian dan pengembangan industri farmasi Indonesia antara lembaga pendidikan, penelitian, industri farmasi yang melakukan hilirisasi penelitian, pemerintah sebagai regulator dan fasilitator.




Lalu ada masyarakat sebagai konsumen produk akhir, serta media yang selalu mendukung komunikasi dan edukasi kepada masyarakat secara umum.

//sumber: https://www.beritasatu.com/nasional/794787/dexa-group-kembali-hadirkan-program-beasiswa-untuk-peneliti-farmasi-dan-kesehatan


Read previous post:
Asal Usul Susu Steril Bear Brand Berlogo Beruang, Iklan Bergambar Naga
Manfaat Susu Beruang

Close