Hikmah Isra Miraj, Manfaat Sholat 5 Waktu. Salat merupakan peristiwa intim antara manusia dan sang pencipta. Lima kali dalam sehari, adalah jumlah minimal untuk bermunajat, lalu, kenapa kita diperintahkan untuk salat?

Hikmah Isra Miraj, Manfaat Sholat 5 Waktu

Salat 5 waktu adalah perintah Allah swt yang mulai disyariatkan saat peristiwa Isra Miraj. Ibadah yang berfungsi sebagai tiang agama ini juga menjadi amal yang pertama kali dihisab nantinya.



“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidilharam ke Al Masjidilaqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Melihat,” (QS. Al-Isra’ ayat 1).

Kutipan Surat Al-Isra’ ayat 1 ini menggambarkan tentang sebuah peristiwa penting ketika Rasulullah Muhammad SAW didatangi Malaikat Jibril untuk melakukan perjalanan suci menerima perintah agung, salat lima waktu. Peristiwa itu dikenal dengan Isra Miraj.

Setiap bulan Rajab, umat Islam memperingati Isra Miraj atau perjalanan Nabi Muhammad yang ditempuh dalam waktu semalaman. Perjalanan tersebut dimulai dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa. Kemudian lanjut dari bumi menuju langit ke tujuh dan Sidratul Muntaha. Dari perjalanan Rasulullah, para Muslim dapat mengambil empat pelajaran yang dilansir About Islam Selasa (9/3)

Ustaz Syamsuddin Noor, S.Ag dalam bukunya “Mengungkap Rahasia Shalat Para Nabi” menyampaikan Isra Miraj merupakan awal dari perintah sholat lima waktu.

“Sudah jelas dalam masalah sholat lima waktu para ulama tidak berbeda pendapat bahwa sholat lima waktu diwajibkan Allah kepada Rasulullah dan umatnya pada malam kejadian Isra dan Miraj,” kata Ustaz Syamsuddin Noor.

Adapun kata Ustaz Syamsuddin, perkataan Aisyah istri Rasulullah yang menyatakan bahwa Khadijah (istri pertama Rasulullah) wafat sebelum diwajibkan sholat (sedangkan disebutkan bahwa Nabi Muhammad melakukan shalat wajib bersama Khadijah), menurut pendapat yang kuat (mutamad) menyatakan bahwa sholatnya tersebut adalah sholat sebelum diwajibkannya yang lima waktu.

“Maka yang dimaksud oleh Aisyah dengan perkataan bahwa Khadijah wafat sebelum difardhukan sholat lima waktu. Maka tidaklah ada pertentangan di antara kedua pendapat itu,” katanya.

Benar memang bahwa Khadijah wafat sebelum peristiwa Isra Mi’raj. Hal demikian kata Ustaz Syamsuddin seperti penjelasan Imam Ibnu Hajar.




Ustaz Syamsuddin menambahkan, bahwa Yahya Ibnu salam berkata semua keterangan mengenai wajib sholat dalam Alquran yang turum sebelum terjadinya peristiwa di-Isra dan di-Mirajkan, Nabi Muhammad bukanlah sholat lima waktu. Sebab sholat lima waktu itu baru diwajibkan pada malam Nabi Muhammad di-Isra dan di-Mi’rajkan.

Sumber : https://www.republika.co.id/berita/q7jbgd430/isra-miraj-awal-turunnya-perintah-sholat-lima-waktu

Read previous post:
Program-Insentif-Kartu-Prakerja
Tips Lolos Gelombang 14 Kartu Prakerja? Pastikan Anda Tidak Masuk Dalam Kategori Ini

Close