Hari Buku Sedunia 2021, tanggal 23 April merupakan peringatan Hari buku Sedunia dan dan Hari Hak Cipta Sedunia atau World Book and Copyright Day.

Hari Buku Sedunia 2021

Baca Yuk :

Dikutip dari Unesco.org, United Nations Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO) menyebutkan bahwa Hari Buku Sedunia adalah kesempatan untuk memperingati tentang  pentingnya membaca, dan menjadikan anak-anak sebagai pembaca,serta mempromosikan sastra.



Sejarah Hari Buku Sedunia

Melansir National Today, tanggal ini merupakan tanggal meninggalnya sejumlah tokoh sastra terkemuka, termasuk Miguel de Cervantes, William Shakespare, Inca Garcilaso de la Vega, William Wordsworth, dan David Halberstam. Penetapan tanggal tersebut sebelumnya didasari oleh berbagai pertimbangan.

Seorang penulis kelahiran Valencia, Vicente Clavel menyarankan bahwa pemilihan tanggal untuk Hari Buku Sedunia seharusnya didedikasikan untuk menghormati penulis Spanyol Miguel de Cervantes. Sehingga ada dua pilihan tanggal, yaitu 7 Oktober sebagai hari lahirnya atau 23 April sebagai hari kematiannya. Pada akhirnya, tanggal 23 April dipilih sebagai Hari Buku , mengingat tanggal tersebut juga bertepatan dengan tanggal kematian tokoh sastra lainnya.

Manfaat Membaca Buku

Kegiatan membaca buku memiliki banyak manfaat yang positif, diantaranya adalah dapat memperkuat otak, memperbesar rasa empati, hingga mengurangi depresi.

  • Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Jurnal NCBI menunjukkan, membaca benar-benar bisa mengubah pikiran. Dengan menggunakan pemindaian MRI, para peneliti telah mengonfirmasi bahwa membaca melibatkan jaringan sirkuit dan sinyal yang kompleks di otak. Saat kemampuan membaca Anda matang, jaringan tersebut juga menjadi lebih kuat dan lebih canggih.
  • Membaca bagaikan senam mental untuk otak. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa membaca dapat memengaruhi proses pemikiran dan mengaktifkan kinerja otak kita. Dengan membaca, Anda bisa membayangkan beragam kondisi atau situasi, dan ini merupakan tantangan yang baik untuk kesehatan otak.
  • Dengan membaca juga bisa belajar dan mengetahui situasi emosional agar menjadi lebih baik lagi. Hal ini berguna untuk anak-anak, remaja, dewasa, dan juga lansia. Dengan demikian, hobi membaca sepanjang waktu memiliki manfaat terkait kecerdasan sosial Anda. Selain itu, membaca juga bisa meminimalkan risiko terkena demensia pada lansia. Semakin aktif otak Anda, maka risiko terkena penyakit yang menyerang ingatan atau proses kognitif Anda bisa semakin berkurang.
  • Membaca dapat membuat Anda memahami perasaan orang dengan lebih baik. Khususnya, literasi fiksi dapat membantu pembacanya menangkap pemikiran atau perasaan orang dengan lebih baik dalam dunia nyata.
  • Dalam dunia sains, istilah ini disebut sebagai “theory of mind”, sekumpulan kemampuan yang berguna untuk membangun dan menjaga hubungan social antar individu. Dengan Membaca cerita fiksi jangka panjang dapat merasakan manfaat ini lebih baik dibanding para pembaca literasi non-fiksi atau individu yang jarang membaca.
  • Hasil riset membuktikan bahwa membaca selama 30 menit dapat menurunkan tekanan darah, detak jantung, dan mengurangi stress yang efeknya hampir sama dengan yoga dan tertawa, kebiasaan membaca sebelum tidur dapat membuat tubuh lebih rileks dan mengirimkan sinyal kepada otak Anda untuk beristirahat.


Buku merupakan bentuk ekspresi budaya yang hidup dan sebagai bagian dari bahasa yang dipilih. Setiap publikasi yang dibuat dalam bahasa yang berbeda dan ditujukan untuk para pembacanya. Demikian artikel tentang Hari Buku Sedunia 2021, semoga bermanfaat. Selamat Hari Buku Sedunia.

Source:

  • https://en.unesco.org/commemorations/worldbookday
  • https://tirto.id/hari-buku-sedunia-2021-cara-merayakannya-di-tengah-pandemi-gdlL
  • https://www.halodoc.com/artikel/manfaat-membaca-buku-untuk-otak
Baca Yuk :