dLuz.club

Cara Menyikat Gigi Saat Puasa Ramadhan 2022, Simak Menurut Ustadz Adi Hidayat, Apakah Membatalkan Puasa?. Saat berpuasa, seringkali kita merasa tidak nyaman dengan aroma mulut. Karena itu, inginnya tentu menyikat gigi, kalau bisa sih sering-sering.

Rasanya berbeda jika sudah menyikat gigi, lalu kumur-kumur yang bersih, mulut terasa segar karena aroma pasta gigi. Puasa Ramadhan 2022 sedang kita jalani. Anda terbiasa menyikat gigi saat puasa? Bagaimana caranya agar tak batal puasa kita? Ustadz Adi Hidayat membahasnya.

Baca Yuk :

Cara Menyikat Gigi Saat Puasa Ramadhan 2022, Simak Menurut Ustadz Adi Hidayat, Apakah Membatalkan Puasa?

Namun apakah dibolehkan menyikat gigi saat menjalankan ibadah puasa Ramadhan? Apakah puasa kita akan batal?

Padahal ada hadits yang berbunyi:

“Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi,” (HR Muslim).

Ustadz Adi Hidayat LC, MA membahas tentang menyikat gigi kala puasa yang diunggah 4 tahun lalu oleh kanal YouTube Info Singkat Official berjudul,”Sikat Gigi Dapat Membatalkan Puasa? Ustadz Adi Hidayat, LC MA.”

“Ini kaidah biasa termasuk amalan mustahab dengan catatan,” kata Ustadz Adi Hidayat.

Mustahab merupakan sesuatu yang telah dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW satu atau dua kali, seperti halnya shalat dhuha atau melakukan pengobatan dengan menggunaan media bekam.

Mustahab ini pada dasarnya adalah perbuatan yang apabila dikerjakan mendapat pahala, dan apabila tidak dikerjakaan tidak mendapat dosa ataupun siksa.

Cara Menyikat Gigi Saat Puasa Ramadhan 2022, Simak Menurut Ustadz Adi Hidayat, Apakah Membatalkan Puasa?

Dalam kaitan menyikat gigi ini Nabi menyampaikan dalam Kitab Shiyam.

“Kalau tidak memberatkan kepada umat, aku tentu aku akan memerintahkan umatku untuk bersiwak setiap kali dia akan solat,” kata Adi Hidayat mengutip bunyi kitab.

Para ulama menganjurkan di siang Ramadhan justru menyikat gigi.

“Amalan di puasa itu ada amalan yang dibolehkan, ada yang makruh. Kalau yang boleh, gak ada pahala gak ada dosa. Misalnya, kumur – kumur saat wudhu, atau saat panas sekali ingin kumur kumur, itu boleh,” papar Ustadz Adi Hidayat.

Namun demikian beda halnya kalau menyengajakan kumur-kumur tapi tidak ada alasan, itu makruh hukumya.

Cara Menyikat Gigi Saat Puasa Ramadhan 2022, Simak Menurut Ustadz Adi Hidayat, Apakah Membatalkan Puasa?

Kenapa makruh (boleh dilakukan tapi Allah dan Nabi tidak menyukai perbuatan itu)? Karena dikhawatirkan sebagian air bisa tertelan.

“Termasuk suntik, kalau suntik untuk obat itu boleh, jaiz. Tapi bukan (suntikan) untuk menambah energi misalnya, bukan suntik vitamin c (tidak boleh),” katanya.

Menyuntik insulin untuk penderita diabetes itu juga dibolehkan, dan tidak membatalkan puasa.

Ia mencontohkan hal lainnya, seperti seorang ibu yang memasak lalu mencium bau masakan dan mencicipinya apakah asin atau tidak, juga seorang ibu yang melembutkan makanan di mulutnya untuk diberikan kepada bayi dimasukan ke mulut. Perbuatan – perbuatan itu makruh masuknya.

“Ada amalan mustahab yaitu amalan yang dianjurkan. Berpahala bila dikerjakan tapi tidak mengandung dosa bila ditinggalkan. Di antaranya bersiwak atau menyikat gigi.”

Akan tetapi menyikat gigi boleh memakai sikat gigi tapi jangan menggunakan pasta – pasta yang bisa bisa mengumpulkan ludah.

Cara Menyikat Gigi Saat Puasa Ramadhan 2022, Simak Menurut Ustadz Adi Hidayat, Apakah Membatalkan Puasa?

Kalau pakai pasta ludahnya akan terkumpul lalu dikhawatirkan sebagian tertelan. Maka itu makruh hukumnya,” katanya.

Makruh merupakan suatu perbuatan yang apabila ditinggalkan mendapat pahala, dan apabila dikerjakan tidak mendapat siksa.

Baca Yuk :


Tags : , , ,

Artikel Sebelumnya : « | Artikel Sesudahnya : »
Streaming Now