Dluz.club Portal Fashion Beauty Parenting Wisata

Benarkah Indonesia Terima Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru?. Indonesia menerima kedatangan vaksin Covid-19 ke-99 dalam skema kerja sama dose-sharing berupa 684.400 dosis AstraZeneca dari Selandia Baru pada hari Senin (25/10).

“Ini merupakan pertama kalinya Selandia Baru melakukan kerja sama dose-sharing vaksin dengan Indonesia,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Baca Yuk :

Benarkah Indonesia Terima Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru?

Pengiriman vaksin tersebut merupakan bagian komitmen Selandia Baru untuk mendukung vaksinasi Covid-19 di kawasan Asia dan Pasifik, di mana mayoritas kerja sama dilakukan dengan Indonesia.

Menurut Retno, ketika Indonesia mengalami peningkatan kasus Covid-19 beberapa waktu lalu, Selandia Baru pun mengirimkan peralatan medis seperti ventilator dan rapid test, serta memberikan dukungan terhadap peningkatan kualitas tes Covid-19 kepada Lembaga Eijkman.

“Untuk kolaborasi dan kerja sama yang diberikan selama pandemi ini, atas nama pemerintah Indonesia dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada pemerintah dan rakyat Selandia Baru. Tena koutou, Aotearoa! Terima kasih, Selandia Baru,” ujar Retno.

Pada kesempatan yang sama, Retno juga mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir. Pada periode 17-23 Oktober, kasus global naik sebesar 2 persen dan kematian juga naik sebesar 0,9 persen dibanding pekan yang lalu. Sementara, kawasan Asia Tenggara mencatatkan penurunan kasus sebesar -15,5 persen dari pekan sebelumnya.

Data menunjukkan, 9 negara ASEAN mengalami penurunan kasus. Kenaikan kasus hanya terjadi di Singapura, sekitar 15 persen dari pekan lalu. Di Indonesia sendiri, kasus baru menurun sebesar -23 persen dalam pekan terakhir.

Sementara pada beberapa hari terakhir, positivity rate nasional turun di bawah angka 1 persen dengan penambahan kasus harian di bawah 1.000 kasus; dan lebih dari 182 juta dosis vaksin Covid-19 sudah disuntikkan.

Meski tingkat vaksinasi Indonesia terus meningkat, namun masyarakat tetap harus waspada. Retno mencontohkan kenaikan kasus di Eropa belakangan ini, yang mencatat tingkat vaksinasi sekitar 111,55 persen.

“Kewaspadaan harus tetap tinggi dan protokol kesehatan harus tetap dijalankan,” katanya.

Retno menyatakan, pemerintah akan terus memantau dari dekat perkembangan Covid-19 yang terjadi di berbagai belahan dunia, termasuk kemungkinan munculnya varian-varian baru, dan memastikan penanganan situasi Covid-19 di dalam negeri tetap berjalan baik.

Untuk itu, Retno mendorong masyarakat turut mengambil peran aktif dalam percepatan program vaksinasi, sambil terus menjalankan protokol kesehatan yang ketat.

“Mari kita bersama-sama kampanyekan vaksinasi dan protokol kesehatan. Dua sisi dari mata uang yang tidak dapat dipisahkan. Ayo vaksinasi. Terus jalankan protokol kesehatan,” ujar Retno.

Duta Besar Selandia Baru untuk Indonesia Kevin Burnett mengatakan, sejak lama Selandia Baru dan Indonesia memiliki ikatan kerja sama yang dekat. Selandia Baru ditegaskan akan terus melanjutkan dukungan kepada Indonesia dalam merespon pandemi, dan membantu mengatasi berbagai tantangan yang muncul.

“Kami juga akan bekerja sama secara erat dengan Kementerian Kesehatan RI dan Kementerian Luar Negeri RI,” kata Burnett.

Benarkah Indonesia Terima Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru?

Sumber : https://www.cnnindonesia.com/

Baca Yuk :

Artikel Sebelumnya : «
Artikel Selanjutnya : »

Tags: , , , , ,

Streaming Now