Bansos BLT Kemensos Februari 2021 Cair Rp. 300 Ribu. Bansos BLT Rp300 ribu dari pemerintah cair di Februari 2021. Adanya Bantuan Sosial (Bansos) BLT Rp300 ribu ini adalah upaya pemerintah menggerakkan perekonomian di masa pandemi Covid-19. Para penerima Bansos BLT Rp300 ribu, namanya harus terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial yang dikelola oleh Kementerian Sosial (DTKS kemensos) agar dapat tepat sasaran.

Bansos BLT Kemensos Februari 2021 Cair Rp. 300 Ribu

Dasar pelaksanaan DTKS Kemensos ini antara lain UU No 13 Tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin, Permensos Nomor 28 Tahun 2017 dan Permensos Nomor 5 Tahun 2019.



Jangan Harap Bantuan Langsung Tunai BST Rp300 ribu bisa cair, jika anda tidak termasuk golongan yang ditentukan oleh Kementerian Sosial. Siapa sajakah golongan yang akan dapat BLT BST Rp300 ribu dari Kemensos Ini? selengkapnya akan di ulas dalam artikel ini.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Kemensos hanya memberikan BLT BST Rp300 ribu ini kepada masyarakat yang membutuhkan dan memenuhi persyaratan yang ditentukan. Cara cek daftar penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) senilai Rp 300 ribu melalui dtks.kemensos.go.id.

Pengecekan nama penerima bansos di laman dtks.kemensos.go.id dilakukan menggunakan nomor KIS atau NIK. Sebelum ke tahap pencairan, silakan mengecek terlebih dahulu apakah terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.

Bagi anggota masyarakat yang merasa berhak untuk menerima bantuan sosial bansos kemensos melalui DTKS Kemensos namun belum terdata dalam DTKS, dapat secara aktif mendaftarkan diri kepada lurah/kepala desa/nama lain di tempat tinggalnya.



Data Terpadu Kesejahteraan Sosial DTKS Kemensos meliputi :

  1. Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yaitu Fakir Miskin dan Anak Terlantar
  2. Penerima Bantuan dan Pemberdayaan Sosial yaitu Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) , Keluarga Penerima Manfaat Bantuan Pangan Non Tunai (KPM BPNT).
  3. Potensi dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) yaitu Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS).

Baru-baru ini, DPR RI mengimbau Kemensos untuk memperbarui Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kemensos.

Pembaruan data ini diharapkan dapat penyerapan bansos benar-benar diterima oleh yang membutuhkan karena bansos Kemensos kali ini dikirimkan ke rekening masyarakat dalam bentuk uang bukan lagi dalam bentuk pembagian sembako.

Berikut ini cara daftar bansos kemensos di DTKS Kemensos :

  1. Mendaftarkan diri ke kepala desa atau lurah setempat dengan membawa data KTP dan Kartu Keluarga (KK).
  2. Kemudian kepala desa akan melakukan musyawarah desa atau kelurahan.
  3. Selanjutnya hasil musyawarah desa atau kelurahan akan disampaikan oleh Kepala Desa/Lurah ke Bupati/Walikota melalui Camat. Secara pararel, dinas sosial setempat akan melakukan verifikasi dan validasi data pendaftaran rumah tangga dengan melakukan kunjungan rumah tangga. Perlu dicatat, berdasarkan verifikasi dan validasi, tidak seluruh usulan valid masuk ke dalam DTKS.
  4. Bupati/Walikota akan menyampaikan data hasil verifikasi dan validasi ke Menteri Sosial melalui Gubernur.
  5. Kemudian Menteri Sosial menetapkan DTKS.
  6. Data yang ditetapkan oleh Kemensos dapat dimanfaatkan oleh kementerian, lembaga dan pemerintah daerah untuk melakukan beragam program bansos dan pemberdayaan.




Cara cek penerima BST Rp 300 ribu :

  1. Kunjungi laman dtks.kemensos.go.id.
  2. Pilih ID, ada tiga jenis ID yaitu ID DTKS/BDT, Nomor PBI JK/KIS, dan NIK. Adapun ID DTKS adalah ID Data Terpadu Kesejahteraan Sosial. Biasanya itu tersimpan di dinas sosial kabupaten kota. Jika tidak mempunyai, maka bisa memilih opsi NIK atau Nomor Induk Kependudukan atau nomor PBI JK/KIS.
  3. Masukkan Nomor Kepesertaan dari ID yang dipilih.
  4. Masukkan Nama yang sesuai ID yang dipilih.
  5. Masukkan dua kata yang tertera dalam kotak box captcha.
  6. Klik Cari.

Cara Mencairkan Dana BST Rp 300 Ribu

  1. Ketua RT atau perwakilan pihak desa akan memberikan surat undangan bagi penerima bansos tunai Rp 300 ribu.
  2. Surat undangan ini berisi barcode serta informasi dasar penerima bantuan.
  3. Surat undangan tersebut wajib dibawa ke kantor pos terdekat, biasanya level kecamatan untuk mencairkan bantuan.
  4. Biasanya, kantor pos memiliki jadwal tersendiri dalam pencairan bantuan untuk menghindari kerumunan.
  5. Oleh karenanya, masyarakat diminta datang pada waktu yang telah ditetapkan.
  6. Saat ke kantor pos, masyarakat wajib membawa surat undangan serta KTP atau Kartu Keluarga (KK).
  7. Jangan lupa untuk memakai masker.
  8. Setiba di kantor pos, tunggulah giliran untuk mencairkan bansos Rp 300 ribu.
  9. Setelah menunjukkan KTP atau KK serta surat undangan, petugas akan men-scan barcode pada surat undangan.
  10. Masyarakat akan langsung mendapat bansos Rp 300 ribu.
  11. Petugas akan memfoto satu per satu penerima bansos sebagai bukti bahwa yang bersangkutan sudah mencairkan bantuan tersebut.
  12. Tidak ada potongan apapun saat mencairkan dana bansos Rp 300 ribu di kantor pos.

Golongan yang berhak menerima BST Rp300 ribu dari Kemensos. Pemerintah melalui Kemensos memberikan bantuan BST Rp300 ribu di tahun 2021 ini.



BST Rp300 ribu hanya diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaaat (KPM) di Indonesia, sebanyak 10 juta.

KPM dalam hal ini adalah adalah keluarga miskin, keluarga tidak mampu, dan keluarga terdampak pandemi. Penerima BST merupakan KPM yang tercantum dalam data terpadu kesejahteraan sosial. Jadi jika KPM tidak tercantum dalam data terpadu kesejahteraan sosial, maka tidak berhak mendapatkan BST.

Sumber : https://zonabanten.pikiran-rakyat.com/banten/pr-231405474/jangan-ketinggalan-bansos-blt-300-dari-kemensos-cair-di-februari-2021


Read previous post:
Mahasiswa Inspiratif Yohanes Soubirius de Santo Mahasiswa Undiksha Lolos Pameran Bertaraf Internasional
Mahasiswa Inspiratif Yohanes Soubirius de Santo Mahasiswa Undiksha Lolos Pameran Bertaraf Internasional

Close