Radio internet atau radio streaming saat ini sudah menjamur di mana-mana. Bahkan, radio konvensional pun sudah memiliki jalur streamingnya sendiri. Kali ini Phi Radio akan mengulas Asal mula Radio Streaming  di dunia.

Asal mula Radio Streaming

Radio streaming cukup populer bagi kalangan ekspatriat maupun pendengar lain karena banyaknya kepentingan serta kebutuhan yang sering kali tidak cukup baik disediakan oleh stasiun radio lokal.



Seperti radio pada umumnya, Radio Streaming atau radio internet juga tetap memiliki layanan-layanan program yang terdapat dalam radio AM atau FM. Pada tahun 1993, Carl Malamud meluncurkan Internet Talk Radio yang merupakan radio talk show tentang komputer pertama yang setiap minggu mewawancarai seorang pakar komputer. Saat itu, radio internet masih berupa konsep yang dibicarakan.

Sampai akhir 1993, Internet Talk Radio tidak tersedia melalui multicast streaming (teknologi pengiriman informasi ke tujuan-tujuan yang telah ditentukan secara bersamaan menggunakan strategi paling efisien untuk menyampaikan pesan ke link yang ditujukan dengan sekali kirim). Melainkan didistribusikan sebagai data suara dan pengguna komputer mengambil satu demi satu data tersebut.

Bagaimanapun juga karena Malmaud merupakan pendukung utama teknologi multicasting, maka pada akhir 1994, para Internet Service Multicasting ditunjuk untuk memulai RTFM, sebuah multicast stasiun berita radio internet. Pada Januari 1995, program berita RTFM diperluas untuk memasukkan suara siaran langsung hasil sidang atau rapat di Senat maupun Parlemen.

Radio Streaming pada bulan Maret 1996, Virgin Radio yang berada di London, menjadi orang Eropa pertama yang menyiarkan program-program pada radio tradisional secara penuh di radio internet. Siaran ini menggunakan sinyal FM dan dilakukan secara langsung bersamaan di internet 24 jam sehari.

Radio internet secara signifikan menarik perhatian media dan investor pada akhir 1990-an. Kemudian pada Februari 2007, berdasarkan survei 3.000 orang Amerika yang dikeluarkan oleh Bridge Ratings & Research menemukan bahwa sebesar 19 persen dari konsumen AS yang berumur 12 tahun keatas mendengarkan stasiun radio online yang berbasis web. Dengan kata lain, ada sekitar 57 juta pendengar mingguan program radio internet.

Hal ini menunjukan bahwa saat ini lebih banyak orang yang mendengarkan radio online daripada radio satelit, podcast, atau sel-radio berbasis telepon gabungan. Beberapa situs-situs populer yang memiliki daftar stasiun radio streaming adalah Yahoo Radio, AOL Radio, Shoutcast, dan Live 365.

Di Indonesia sendiri sudah banyak radio streaming yang bisa dinikmati, termasuk www.phiradio.net ini. Tinggal klik saja link-nya, maka Sobat Phi akan terhubung dengan Phi Radio. (Cili Tami)


Read previous post:
Kobe Bryant Inspirasi Pebasket Muda
Kobe Bryant Inspirasi Pebasket Muda

Close