Apa itu Pluviophobia. Setelah hujan turun membasahi tanah yang kering, biasanya akan tercium aroma tanah yang bagi sebagian orang adalah aroma yang disukainya. Keadaan tersebut disebut sebagai ‘petrichor’. Namun demikian, bagi sebagian orang lainnya petrichor ini bisa menjadi tidak menyenangkan bagi para pluviophobia.

Apa itu Pluviophobia

Apa itu Pluviophobia? Pluviophobia adalah kondisi ketakutan akan hujan yang bisa mengakibatkan kecemasan atau kepanikan. Pluviophobia berasal dari bahasa Yunani yitu Pluvio yang artinya hujan. Sementara phobos artinya ketakutan. Pluviophobia bisa dirasakan oleh semua rentang usia, namun anak – anak dikabarkan lebih banyak mengalami pluviphobia.



Pluviophobia ini ada yang takut dengna kondisi hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Tapi ada juga mereka yang takut dengan hujan kecil atau gerimis. Oleh sebab itu ketakutan akan hujan bisa jadi disertai juga oleh beberapa fobia berbeda seperti ketakutan pada petir dan guntur (Astraphobia), takut akan kabut (Homichlophobia) atau takut banjir (Antlophobia) dan takut tenggelam (Aquaphobia). Pengalaman negatif karena hujan bisa menyebabkan orang takut akan hujan terlebih bila orang tersebut mengalaminya secara langsung.

Inilah Gejala ketakutan pada hujan. Anak-anak kecil yang mengalami fobia hujan biasanya memiliki gejala sebagai berikut:

1. Menjerit, menangis terus menerus
2. Gemetar tak terkendali
3. Mengajukan pertanyaan seperti “akankah kita dibanjiri”?
4. Melihat ke langit secara konstan untuk memantau hujan
5. Tak mau keluar rumah saat hujan

Pada orang dewasa, takut pada hujan gejalanya adalah :

1. Gemetar, atau merasa ingin melarikan diri atau bersembunyi
2. Ketidakmampuan untuk berpikir atau berbicara dengan jelas
3. Perasaan panik, cemas, atau ketakutan yang tidak terkendali
4. Mulut kering
5. Sulit bernapas
6. Detak jantung cepat



Mengatasi Pluviophobia

Pluviophobia adalah istilah yang masih asing dan bagi orang awam akan memandang aneh mereka yang mengidap Pluviophobia. Hal ini menjadikan pengidap Pluviophobia mengalami tekanan sosial. Padahal, phobia ini memang nyata dan justru lebih serius diatasi karena melibatkan kondisi psikis.

Keterlibatan orang-orang terdekat untuk membantu menghilangkan kecemasan ini sedikit demi sedikit menjadi peranan yang penting. Mendiskusikan bagaimana perasaannya terhadap hujan dan peristiwa yang dialaminya sampai mengakibatkan trauma adalah salah satu cara menghilangkan Pluviophobia.

Pada akhirnya, bila harus melibatkan sesi terapi, pengidap Pluviophobia akan dipaparkan dengan hujan mulai dari skala kecil untuk menyembuhkan phobianya. Tidak ada cara yang lebih baik untuk mengatasi phobia selain berhadapan langsung dengan rasa takut itu sendiri.

Apa itu Pluviophobia

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20210125140648-282-598048

Read previous post:
sbo-tv-guruku
Soal dan Jawaban Kelas 1 2 3 4 5 6 SBO TV Selasa 9 Februari 2021

Close