5 Pekerjaan Yang Dianggap Aman dari Resesi. Saat ini, jurang resesi  sudah terjadi di negara kita, Sobat Phi. Penyebabnya utamanya tak lain adalah pandemi covid-19 yang tak kunjung usai. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya resesi ekonomi, mulai dari tingkat inflasi yang tinggi sampai adanya wabah virus yang memperlambat pertumbuhan ekonomi.

5 Pekerjaan Yang Dianggap Aman dari Resesi

Saat terjadi resesi, kemungkinan hampir seluruh pekerjaan akan terkena dampaknya. Kendati demikian, ada beberapa pekerjaan yang tidak terlalu terkena dampak karena permintaannya cenderung ada terus dari waktu ke waktu. Kira-kira apa saja pekerjaan tersebut? Tenang, berikut PhiRadio telah merangkumnya untuk kamu, seperti dilansir dari situs Glints.



  1. Guru

Apakah kamu seorang guru? Bisa dibilang pekerjaan yang termasuk profesi yang aman saat resesi. Sebab, menurut Indeed, masyarakat akan terus membutuhkan pendidikan, meskipun sedang terjadi resesi ekonomi global. Pendidikan menjadi salah satu dasar yang paling kuat dalam sebuah negara. Tanpa adanya pendidikan, negara tentu akan mengalami kemunduran. Oleh karenanya, guru akan selalu hadir di tengah masyarakat walaupun kegiatan ekonomi sedang buruk.

  1. Pekerja IT

Meskipun keadaan ekonomi sedang mengalami resesi, hal-hal yang berbau teknologi dan informasi, seperti website, database, dan komunikasi, harus tetap berjalan. Oleh karenanya, menurut Money Crasher, pekerja IT juga bisa dibilang tidak terlalu terkena dampak saat sedang mengalami resesi.

Pekerja IT tentu beragam, mulai dari software engineer, data analyst, programmer and developer, database engineer, web designer, dan masih banyak lagi. Pasalnya, internet harus tetap jalan supaya tidak ketinggalan informasi-informasi yang sedang terjadi di tengah resesi ekonomi.

  1. Tenaga Medis

Selain pendidikan, saat terjadi resesi, kesehatan juga menjadi hal yang harus diperhatikan dengan baik. Maka pekerjaan lainnya yang cenderung aman dari resesi adalah para pekerja medis seperti dokter, perawat, apoteker dan pekerjaan lainnya yang berkaitan dengan rumah sakit. Pasalnya, pekerjaan-pekerjaan tersebut cenderung mengalami demand yang tinggi.



Saat terjadi resesi justru masyarakat rentan mengalami penyakit akibat stres. Dengan keadaan seperti itu, tenaga medis berperan penting dan mungkin akan bekerja lebih keras dari biasanya.

  1. Akuntan

Menurut Business News Daily, dalam keadaan resesi, perusahaan tetap membutuhkan seorang akuntan untuk membuat laporan keuangan seperti perpajakan dan memastikan pajak sudah dibayar. Pajak memang harus tetap dibayar meskipun sedang mengalami resesi ekonomi global. Pasalnya, uang dari pajak menjadi salah satu pemasukan yang berharga bagi negara.

  1. Aktuaris

Pekerjaan lainnya yang aman dari resesi adalah aktuaris. Mengapa demikian? Sebab, dalam keadaan resesi, beban yang ditanggung oleh perusahaan, baik swasta maupun pemerintah, akan semakin tinggi. Dengan keadaan seperti itu, permintaan profesi aktuaris akan cenderung mengalami kenaikan. Pasalnya, ia akan membantu dalam menangani masalah perusahaan. Sebagai contoh, aktuaris dapat berperan dalam menganalisis risiko bisnis serta mengambil kebijakan untuk pengeluaran perusahaan agar lebih efektif di tengah resesi ekonomi global.



Itulah lima pekerjaan yang bisa dibilang aman dari resesi. Perlu diingat, bahwa bukan berarti pekerjaan itu sama sekali tak terdampak, tetapi cenderung memiliki permintaan tinggi dalam banyak kondisi. Terlepas dari itu, tak berarti pekerjaan lainnya jadi tak layak dilirik. Masih banyak perusahaan yang membuka lowongan untuk berbagai posisi. Jadi, jangan patah semangat, ya!

*sumber: https://glints.com/id/lowongan/pekerjaan-aman-resesi/#.X0GmEugzbIV

Read previous post:
Petani-Digital-4.0
Pendaftaran Petani 4.0 Jawa Barat

Close