Tips Mengatasi Stress Di Masa Pandemi. Banyak orang mengalami stres selama pandemi. Stres yang tidak dikelola baik dapat berdampak buruk, salah satunya menurunkan imunitas tubuh yang membuat tubuh lebih rentan terkena penyakit. Maka itu, penting bagi kamu untuk mengenal faktor pemicu stres dan mencari solusi penanganannya agar tidak semakin parah.

Tips Mengatasi Stress Di Masa Pandemi

Mengenal Stres

Stres adalah reaksi tubuh yang muncul saat seseorang menghadapi ancaman, tekanan, atau suatu perubahan. Munculnya stres juga dapat terjadi karena pikiran atau situasi yang membuat seseorang merasa dirinya putus asa, marah, atau bersemangat. Rasa stres dapat memicu respons dari tubuh manusia. Jika tidak tertangani dengan baik, stres dapat menyebabkan gangguan fisik maupun psikologis (gangguan panik, gangguan kecemasan, hingga dapat mengarah ke depresi).



Penyebab Stres

Kondisi pandemi yang mengharuskan masyarakat membatasi aktivitasnya dengan hanya di rumah saja selama berbulan-bulan seringkali menjadi pemicu utama stress. Faktor lainnya yang juga membuat kondisi stres semakin parah bagi sebagian besar orang, antara lain:

– Masalah ekonomi
– Interaksi sosial yang sangat dibatasi atau sangat berkurang.
– Work from home yang ternyata lebih menyita waktu.
– Kecemasan berlebihan akan tertular COVID-19 dan ketidakpastian berakhirnya pandemi, yang seringkali disertai adanya gangguan kepribadian.

Dampak Stres

Pada umumnya, semua orang dapat mengalami stres dengan beragam penyebab dan faktor. Namun, terdapat beberapa pihak lebih rawan stres selama pandemi, seperti pasien terkonfirmasi COVID-19 dan keluarga, tenaga medis dan keluarga, pekerja, hingga anak-anak yang bersekolah dari rumah. Beragam pihak tersebut penting untuk lebih diperhatikan oleh lingkungan sekitar agar stres lebih teratasi.

Berikut sejumlah tanda orang tengah mengalami stres yang perlu dibantu:

– Terjadinya perubahan perilaku sehari-hari, seperti sulit tidur, kurang nafsu makan, dan sebagainya.
– Mengalami perubahan kondisi fisik, seperti dada berdebar-debar, mual, berkeringat dingin, merasa sesak napas atau napas pendek, dan sakit kepala.
– Merasakan perubahan kondisi psikologis, seperti cemas, mudah frustasi atau marah, mudah sedih atau menangis, merasa tertekan, dan kesulitan berkonsentrasi.

Solusi Mengelola Stres

Pengelolaan stres yang benar dapat berdampak baik bagi kesehatan. Jangan sampai salah mengelolanya, sehingga memunculkan masalah baru. Banyak orang yang justru mengatasi stres dengan makan berlebihan, mengonsumsi makanan tidak sehat, menyalahgunakan alkohol dan obat terlarang, serta mulai merokok. Padahal, cara-cara buruk tersebut justru tidak menyelesaikan stres.



Berikut sejumlah cara manajemen stres secara baik dan benar agar membuat fisik dan mental lebih tenang selama pandemi:

– Kenali terlebih dulu sumber stres kamu
– Sadari bahwa kenyataannya kamu harus beradaptasi dalam kondisi normal baru dalam waktu yang lama.
– Ubah pola pikir negatif dengan belajar untuk berpikir positif dalam situasi ini.
– Kurangi penggunaan media sosial dan membaca berita secara berlebihan yang terkadang belum tentu benar, sehingga memicu kecemasan.
– Lakukan hal-hal yang Anda sukai saat waktu luang.
– Perbanyak aktivitas fisik seperti olahraga teratur. Bergerak aktif dapatmenurunkan tingkat stres.
– Belajar cara bernapas yang baik atau relaksasi.

Tips Mengatasi Stress Di Masa Pandemi

Segera konsultasikan diri dengan psikolog terdekat jika kamu merasa stres semakin parah. Mari lakukan manajemen stres dengan baik untuk menjaga produktivitas dan menjalani aktivitas secara lebih sehat selama pandemi!

https://www.siloamhospitals.com/id/

Read previous post:
blt-pkh-program-keluarga-harapan
Daftar BLT PKH 2021

Close