Jelang PKM Pemkot Bandung Usulkan Warga Miskin Dapat Bantuan. Covid-19 atau virus corona hingga saat ini masih melanda sebagian wilayah dunia termasuk Indonesia. Covid-19 merupakan salah satu virus yang dapat menular lewat udara. Sejak pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok pada akhir Desember 2019 silam, jumlah kasus positif Covid-19 di dunia terus mengalami peningkatan, termasuk Indonesia.

Jelang PKM Pemkot Bandung Usulkan Warga Miskin Dapat Bantuan

Hingga saat ini sejumlah ilmuwan dunia masih berjibaku untuk menemukan vaksin virus tersebut. Covid-19 telah memberikan dampak negatif terhadap sejumlah sektor kehidupan manusia seperti kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.

Sebelumnya, pemerintah mengumumkan Pulau Jawa-Bali akan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM). Penerapan PKM ini akan berlangsung hingga mulai dari 11 Januari hingga 25 Januari 2021 mendatang.

Jelang pemberlakukan PKM yang dimulai pekan depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung melalui Dinas Sosial dan Penaggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) mengusulkan agar 183.174 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kembang itu memperoleh bantuan.

Bantuan Sosial dari Kemensos ini dikhususkan bagi warga miskin dan tidak mampu sesuai usulan. Seluruh warga yang masuk di DTKS mendapatkan Bansos, para KPM tersebut merupakan keluarga miskin dan kurang mampu.

Mereka diusulkan menerima berbagai bantuan seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Sembako Nasional (BSN), dan Bantuan Sosial Tunai (BST).

Kepala Dinas Sosial dan Penanggulangan Kemiskinan (Dinsosnangkis) Kota Bandung, Tono Rusdiantono mengaku sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait hal itu.

Melalui Kementerian Sosial, bantuan akan diberikan bagi warga yang sudah masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Warga miskin dan tidak mampu di Kota Bandung sesuai data DTKS semuanya akan mendapatkan bantuan sosial. Pemerintah Kota Bandung mengusulkannya ke pemerintah. Bantuannya dari Kemensos,” kata Tono seperti dikutip oleh Pikiran-Rakyat.com dari Humas Kota Bandung.

Tono menyebutkan secara terperinci bantuan berupa Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 42.036 KK. Sedangkan 84.165 KK mendapat Bantuan Sembako Nasional (BSN), dan sebanyak 56.973 KK mendapat Bantuan Sosial Tunai (BST).

Dirinya juga menjelaskan khusus untuk bantuan PKH, akan mendapatkan juga tambahan dari program BSN. “PKH itu lebih besar karena berdampingan dengan BSN. Karena bisa itu warga sangat miskin berada di desil 1. Kalau BSN itu desil 2 dan desil 3. Satu lagi itu BST basisnya DTKS,” ujarnya.

Tono menyatakan, bantuan akan segera dibagikan pada Januari 2021 ini. Diriya memperkirakan bantuan tersebut akan berbentuk uang tunai yang disalurkan melalui Bank BNI. “Perkiraan untuk PKH itu Rp400 ribuan karena gabungan PKH-nya saja sekitar Rp200 ribu ditambah BSN sekitar Rp200 ribu. Sedangkan BST itu sekitar Rp300 ribu,” ucapnya.

Informasi lebih lanjut mengenai bantuan sosial ini Tono menuturkan, akan disampaikan oleh para Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) yang berkoordinasi bersama Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial (Kasi Kesos) di tingkat kewilayahan.

Jelang PKM Pemkot Bandung Usulkan Warga Miskin Dapat Bantuan

“Kalau sudah ada daftar biasanya nanti diumumkan TKSK setelah itu biasanya diundang oleh BNI. Nanti pokoknya diinformasikan kembali oleh TKSK. Tinggal membawa data diri,” tuturnya.*

Sumber : https://www.pikiran-rakyat.com/bandung-raya/pr-011242590/jelang-pemberlakuan-pkm-pemkot-bandung-usulkan-183174-kk-warga-miskin-dapat-bantuan

Read previous post:
Virus Corona Penyebaran dan Penanganannya
Menurut Ahli Soal Berapa Cepat Virus Corona Bermutasi

Program Insentif Kartu Prakerja
Info Jadwal Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 12 Tahun 2021

Program Insentif Kartu Prakerja
Cara Daftar Kartu Prakerja Gelombang 12

Close